Oline class= Oline   •   8 bulan lalu

Ini Biaya yang Harus Anda Persiapkan untuk Mutasi dan Balik Nama Mobil Bekas

biaya mutasi dan balik nama mobil bekas
biaya mutasi dan balik nama mobil bekas

Membeli mobil bekas dengan kondisi mesin dan bodi yang masih sangat terawat tentu lebih menguntungkan. Terutama bagi Anda yang memiliki budget terbatas untuk membeli kendaraan roda empat ini. Harga mobil bekas relatif lebih murah dibandingkan dengan mobil baru, sehingga lebih mudah Anda dapatkan. Namun, di samping menyiapkan dana untuk transaksi pembelian, ada juga biaya mutasi dan balik nama mobil bekas yang perlu dipersiapkan. Berikut rincian selengkapnya.

Menghitung biaya mutasi mobil bekas

Melalui proses mutasi mobil, secara otomatis plat nomor mobil bekas akan berubah  menjadi plat nomor baru ketika berpindah domisili. Hal ini penting untuk diperhatikan terutama bagi Anda yang berniat membeli mobil bekas dari wilayah lain di luar domisili saat ini. Lantas, berapa biaya mutasi mobil bekas?

Biaya yang harus dipersiapkan untuk menerbitkan STNK adalah sebesar Rp 200.000, sementara pengesahan STNK mobil sebesar Rp 50.000. Jumlah ini masih akan ditambah dengan biaya cetak atau ganti BPKB baru, yaitu Rp 375.000. Jadi, apabila ditotal secara keseluruhan, maka biaya mutasi mobil bekas akan menghabiskan dana sekitar Rp 625.000.

Rincian biaya balik nama mobil bekas

Saat membeli mobil bekas, Anda juga harus mempersiapkan budget lebih yang akan dialokasikan untuk biaya mutasi dan balik nama mobil bekas. Pasalnya, seluruh biaya pengurusan akan dibebankan kepada pemilik baru dan disesuaikan dengan harga mobil bekas yang dibeli. Termasuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) yang nilainya sebesar 1% dari harga beli mobil. Jadi, apabila Anda membeli mobil bekas seharga Rp 100 juta, maka biaya BBN-KB yang perlu dipersiapkan sebesar Rp 1 juta.

Di samping itu, Anda perlu menyisihkan sejumlah dana untuk Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLL) senilai Rp 143.000 untuk mobil pribadi, serta biaya pendaftaran di masing-masing Samsat sekitar Rp 75.000 – Rp 100.000 untuk setiap proses pengurusan dokumen kendaraan bermotor.

(Baca juga: Begini Cara Menghitung Pajak Mobil yang Benar)

Membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

Meski Anda membeli mobil bekas, masih ada tanggung jawab membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang perlu diperhatikan. Masing-masing kendaraan memiliki nilai pajak yang berbeda, namun secara umum akan mengalami penurunan apabila mobil bekas sudah berusia lebih dari lima tahun. Anda bisa menemukan besaran Pajak Kendaraan Bermotor ini pada STNK mobil bekas yang didapatkan dari petugas Samsat.

Dokumen persyaratan yang dibutuhkan

Setelah mengetahui rincian biaya mutasi dan balik nama mobil bekas, Anda juga wajib tahu dokumen apa saja yang dibutuhkan selama proses pengurusan dokumen. Di antaranya KTP asli dan fotokopi, kuitansi pembelian mobil bekas, dan fotokopi yang disertai materai Rp 6.000. Selain itu, Anda juga wajib membawa BPKB asli dan fotokopi untuk mengurus mutasi dan balik nama mobil bekas. Pastikan Anda mendatangi kantor Samsat sesuai dengan wilayah yang tertera di dalam BPKB mobil bekas tersebut.

Itulah tadi perkiraan biaya mutasi dan balik nama mobil bekas yang perlu Anda persiapkan sebelum melakukan transaksi pembelian mobil bekas. Namun demikian, selalu periksa kondisi mesin dan mobil bekas yang dibeli agar Anda bisa mendapatkan kendaraan terbaik dengan harga yang terjangkau. Dengan begitu, tidak lagi jadi masalah ketika Anda membeli mobil bekas sesuai dengan kebutuhan dan budget yang dimiliki.

Caroline ID Banner - Beli Mobil Tanpa Was-Was

Oline class=

Oline   •   administrator