Mada Prastya class= Mada Prastya   •   2 bulan lalu

Cara Jumper Aki Mobil, Alat dan Langkahnya

Cara jumper aki mobil, tapi mesti hati-hati. (Foto: Stock)
Cara jumper aki mobil, tapi mesti hati-hati. (Foto: Stock)

Cara jumper aki mobil sebenarnya cukup mudah dilakukan. Hanya saja membutuhkan kehati-hatian dalam melakukannya.

Cara ini adalah solusi sementara untuk menyalakan mesin mobil ketika mengalami aki soak. Ada baiknya setelah mobil berhasil menyala segera periksa kondisinya ke bengkel profesional.

Untuk memulainya, mari simak informasi berikut:

Alat jumper aki mobil

Alat yang dibutuhkan adalah kabel khusus bernama jumper cable. Kabel ini terdiri dari dua warna, yaitu merah dan hitam. Di kedua ujung kabel terdapat semacam pencapit untuk menghubungkan kabel ke aki.

Kabel merah adalah kabel positif, sedangkan yang hitam adalah negatif atau ground.

Seorang pemilik mobil disarankan memiliki jumper cable untuk berjaga-jaga. Di pasaran harganya cukup bervariasi, mulai dari 50 ribu rupiah sampai 150 ribu rupiah.

Cara jumper aki mobil

Tahap persiapan

Persiapan yang diperlukan adalah mencari mobil dengan aki yang masih sehat (selanjutnya disebut mobil A) untuk “menghidupkan” mobil yang akinya soak (selanjutnya disebut mobil B).

Kemudian, posisikan kedua mobil secara berhadapan dengan menyisakan jarak sekitar 1,5 meter sampai 2 meter. Sehingga cukup memberikan ruang gerak dan dirasa aman.

Langkah dan cara jumper aki mobil

Diasumsikan alat dan persiapan sudah lengkap. Sekarang proses jumper bisa dimulai. Langkah-langkahnya bisa disimak melalui informasi di bawah ini.

  • Hubungkan kabel positif ke baut metal yang berada di bagian atas aki mobil B. Pastikan untuk menghubungkannya ke baut positif pula yang ditandai dengan cover atau kabel berwarna merah.
  • Setelah itu, amankan kabel negatifnya dengan memastikan ujung kabel tidak menyentuh bagian metal apapun.
  • Setelah itu kita bisa mulai memasang kabel di mobil A. Hubungkan kabel positifnya ke ke baut positif dan kabel negatif ke baut negatif.
  • Jika sudah, kita kembali ke mobil B untuk memasang kabel negatifnya. Namun bukan ke baut aki. Melainkan, menjadikannya sebagai kabel ground dengan cara menghubungkannya ke bagian mobil yang terbuat dari metal, namun bukan komponen kelistrikan. Salah satu opsi yang aman adalah ke baut shockbreaker yang ada di kap mesin. Posisi baut ini cukup jauh dari komponen-komponen kelistrikan sehingga bisa meminimalisir risiko.
  • Sebelum melanjutkan ke langkah selanjutnya, pastikan lagi semua kabel terpasang dengan benar.
  • Jika sudah, mulai nyalakan mesin mobil A sekitar dua menit untuk mengisi daya aki mobil B.
  • Setelah dua menit, mulai nyalakan mesin mobil B. Dalam kasus kali ini diasumsikan mesin mobil B berhasil menyala.
  • Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah melepas kabel jumper. Mulailah dengan melepas kabel negatif yang menempel pada mobil B. Dilanjutkan dengan melepas kabel positifnya. Pastikan selama prosesnya kedua ujung kabel tidak menyentuh apapun atau saling bersentuhan.
  • Selanjutnya kita bisa menaruh ujung kabel tersebut di aspal.
  • Terakhir, lepas kabel yang menempel di mobil A. Pertama, lepas kabel positif dilanjutkan dengan kabel negatif.

Pada umumnya jika dilakukan dengan benar maka proses ini bisa berhasil. Namun jika mesin mobil belum juga bisa menyala, bisa jadi menandakan aki telah rusak total atau adanya gangguan lain pada mobil.

Mada Prastya class=

Mada Prastya   •   administrator

Bepengalaman menulis untuk media otomotif cetak dan online sejak 2012. Kini punya tanggung jawab sebagai Editor CAROLINE.id yang merupakan portal jual beli mobil pilihan Anda.