olga class= olga   •   5 bulan lalu

Cara Mengecek Keaslian Odometer Mobil Bekas

Ada beberapa cara mengecek keaslian odometer mobil.
Ada beberapa cara mengecek keaslian odometer mobil.

Ada beberapa cara mengecek keaslian odometer mobil bekas. Bisa dilakukan sendiri ataupun perlu adanya bantuan mekanik profesional.

Sudah bukan rahasia bahwa salah satu kekhawatiran ketika hendak membeli mobil bekas ialah keaslian angka jarak tempuh yang ada di odometer. Terkadang ada oknum yang memanipulasi odometer agar angkanya terlihat lebih sedikit dari aslinya.

Padahal, akal-akalan tersebut sangat merugikan. Calon pembeli bukan hanya akan mendapatkan mobil yang kondisinya tak sesuai kenyataan, melainkan juga berisiko menanggung risiko kerusakan tak terduga.

Pasalnya, calon pembeli akan kesulitan mengetahui kapan sebenarnya mobil harus dibawa ke bengkel untuk servis rutin atau ganti oli.

Namun demikian, masih ada upaya yang dapat Anda lakukan untuk mengantisipasi tertipu penjual mobil bekas nakal. Cobalah cara-cara ini untuk mengetahui apakah odometer mobil asli atau sudah dimanipulasi.

Cara mengecek keaslian odometer bisa dilakukan sendiri atau dengan bantuan bengkel.

1. Periksa Kartu Perawatan Kendaraan

Periksalah kartu perawatan kendaraan atau kartu penggantian oli yang biasanya tergantung pada switch wiper untuk mengecek riwayat atau catatan servis. Di kartu tersebut, umumnya ada catatan tentang waktu kapan dan pada kilometer berapa mobil diservis terakhir kali.

Cermatilah dengan baik dan cocokkan dengan angka yang tertera di odometer. Anda juga boleh menghubungi bengkel yang bersangkutan untuk memastikan atau mengonfirmasi kebenaran informasinya. Jika angka pada odometer sama atau bahkan lebih kecil dari angka yang tercatat di kartu, besar kemungkinan odometer mobil tersebut sudah diputar dan tak lagi asli.

2. Perhatikan Kondisi Fisik Mobil

Apabila mobil bekas yang hendak Anda beli tidak dilengkapi dengan kartu perawatan kendaraan atau bentuk catatan servis lainnya, perhatikanlah kondisi fisik kendaraan untuk mengetahui keaslian odometer mobil. Kondisi fisik (khususnya bagian interior, mesin, dan kaki-kaki) bisa sangat mencerminkan jarak tempuh yang sebenarnya sudah dilalui mobil.

Pada bagian interior, mobil yang sudah tak lagi ‘muda’ akan menunjukkan tanda-tanda seperti setir yang mulai halus atau pudar, jok yang mulai kusam atau pecah-pecah dan ambles, serta pedal yang mulai aus. Pada bagian mesin, mobil yang sudah lama dan sering dipakai berkendara bisa ditandai dengan ruang mesin yang berkerak dan suara mesin yang kasar.

Terakhir, komponen kaki-kaki (seperti bushing, boot, dan link stabilizer) dari mobil yang kilometernya sudah tinggi biasanya pun mulai terlihat aus atau pecah. Waspadalah jika Anda menemukan salah satu kondisi di atas pada mobil yang odometernya masih menunjukkan angka kecil atau rendah. Kendaraan tersebut berarti tidak benar-benar jarang dipakai dan odometer mobil bisa jadi sudah dimanipulasi.

3. Lihat Tahun Pembuatan Mobil

Anda juga dapat mengetahui apakah odometer mobil asli atau tidak dengan mencocokkan angka kilometer dan usia mobil. Lihatlah tahun pembuatan mobil yang tercantum di dokumen kendaraan dan hitung usianya. Perkiraan rata-rata pemakaian mobil niaga atau mobil yang dipakai untuk aktivitas harian kurang lebih sebesar 20.000 kilometer per tahun.

Sebagai contoh, jarak tempuh normal untuk mobil produksi tahun 2017 yang Anda beli di tahun ini adalah 40.000-60.000 kilometer. Meskipun tak menutup kemungkinan odometer mobil menunjukkan angka yang lebih rendah karena jarang dipakai, ada baiknya Anda bertanya lebih lanjut pada pemilik kendaraan jika hal tersebut terjadi.

Pastikan hal tersebut terjadi memang karena pola pemakaian dan bukan karena angka odometer dimundurkan, terlebih jika perbedaan kilometer mobil dan perkiraan jarak tempuh berdasarkan usianya terlalu jauh atau signifikan. 

Cermati Kondisi Ban Mobil

5. Cermati Kondisi Ban Mobil

Melihat kondisi ban juga bisa jadi salah satu cara mengecek keaslian odometer. Oleh sebab itu, sama seperti kondisi fisik mobil, kondisi ban juga dapat mencerminkan jarak tempuh yang sudah dilalui kendaraan. Jika angka yang ditunjukkan odometer masih kecil atau di bawah 35.000 kilometer, seharusnya semua ban mobil masih orisinil dan ketebalannya masih baik.

Pasalnya, ban mobil umumnya baru perlu diganti setelah pemakaiannya mencapai 30.000 – 35.000 kilometer. Jika ada tanda-tanda bahwa ban sudah sangat menipis atau bahkan sudah diganti dan bukan lagi ban asli sesuai bawaan kendaraan padahal kilometer masih rendah, Anda patut curiga dan perlu menyelidiki lebih lanjut soal keaslian odometernya. \

6. Deteksi Keberadaan Bekas Congkelan

Khusus untuk odometer manual atau analog, ada satu tips tambahan untuk memastikan keasliannya. Deteksilah keberadaan bekas congkelan ataupun goresan yang cukup dalam pada dashboard mobil. Bekas congkelan bisa jadi salah satu indikasi odometer yang sudah dimanipulasi karena dashboard memang harus dibuka paksa atau dicongkel supaya odometer analog dapat diputar.

>>> Baca Juga: Test Drive Mobil Bekas, Ini yang Mesti Dilakukan!

Beli Mobil di CAROLINE.id Pasti Bebas Masalah!

Tak perlu takut tertipu jika Anda membeli mobil bekas di CAROLINE.id. Seluruh mobil yang ditawarkan sudah dijamin bebas dari masalah yang merugikan. CAROLINE.id selalu melakukan inspeksi menyeluruh pada setiap mobil bekas yang hendak dijual.

Dokumen hasil inspeksi atau penilaian terhadap kendaraannya pun dipublikasikan secara terbuka di situs CAROLINE.id dan Anda diperkenankan menyurvei langsung ke titik-titik lokasi inspeksi sehingga kondisi mobil bisa diperiksa sendiri oleh calon pembeli.

Sebagai jaminan, CAROLINE.id bahkan berani memberikan buyback warranty mesin jika kondisi mobil yang Anda bawa pulang ternyata tak sesuai dengan kondisi yang dijanjikan. 

Banner Promo Romantis Caroline
olga class=

olga   •   administrator

Carol adalah perempuan dengan minat dan ketertarikan tinggi terhadap dunia otomotif. Di waktu luangnya, Carol senang mengamati dan menghimpun informasi tentang tren-tren mobil terkini.