admin class= admin   •   4 bulan lalu

Immobilizer Mobil Rusak Bisa Jadi Karena Hal Ini

Immobilizer mobil rusak bisa sangat merepotkan pemilik mobil. (Foto: Shutterstock)
Immobilizer mobil rusak bisa sangat merepotkan pemilik mobil. (Foto: Shutterstock)

Keamanan mobil menjadi salah satu perhatian bagi para pemiliknya, apalagi ketika membeli mobil baru. Kemajuan teknologi menjadi inovasi bagi para produsen mobil untuk meningkatkan sistem keamanan mobil, salah satunya dengan menggunakan sistem immobilizer. Karena bekerja secara elektris, ada kemungkinan immobilizer mobil rusak karena satu dan lain hal.

Sistem ini mungkin bukan menjadi hal baru bagi beberapa penggiat otomotif. Immobilizer memiliki sistem pemancar sinyal kode untuk menjalankan mesin di dalam anak kunci kendaraan. Sistem keamanan seperti ini di Indonesia sudah diterapkan untuk beberapa produk motor dan mobil. Immobilizer ini mulai eksis di Eropa sekitar 1998. 

>>> Baca juga: Power Window Sering Macet, Ternyata Ini Masalahnya!

Mencegah kehilangan mobil

Pasalnya, Eropa sudah mewajibkan para produsen mobil untuk membuat sistem keamanan mobil yang ketat lantaran pihak asuransi tidak ingin menanggung biaya kehilangan. Bagaimana cara kerja sistem immobilizer?

Sistem immobilizer umumnya terdapat di beberapa mobil kelas menengah ke atas. Mobil yang menggunakan sistem seperti ini tidak dapat dinyalakan atau dioperasikan menggunakan kunci cadangan. Hanya ada satu kunci yang dapat menghidupkan mobil. Ini menjadi sebuah tanggung jawab bagi para pemilik mobil untuk menjaga mobilnya sendiri. Apabila kunci Anda hilang atau mengalami kerusakan, maka tidak ada solusi lain, kecuali Anda membeli kunci baru ke dealer mobil tempat Anda membeli mobil.

Mengapa demikian? Karena, untuk sistem keamanan seperti ini prinsipnya sederhana, mobil hanya bisa dihidupkan dengan satu kunci yang memiliki chip di dalamnya. Kemudian, di dalam mobil terdapat penerima sinyal yang sudah disesuaikan dengan chip anak kunci. Tak heran jika immobilizer mobil rusak atau kehilangan mengharuskan Anda untuk membeli anak kunci baru dan mengganti penerima sinyal.

Bagaimana cara mengetahui bahwa kunci mobil mengalami kerusakan?

1. Daya baterai habis

Kerusakan sistem immobilizer ini terbilang jarang terjadi, karena dengan menggunakan sistem ini membuat pemilik mobil sadar untuk berhati-hati dan menjaga kunci mobilnya. Meski demikian, salah satu hal yang bisa saja terjadi adalah daya baterai yang habis. Solusinya, Anda harus mengganti baterai immobilizer tersebut.

2. Benturan keras

Immobilizer yang mengalami benturan mungkin tidak melulu mengalami kerusakan. Namun, tidak menutup kemungkinan jika hal tersebut terjadi bisa mengakibatkan kerusakan pada chip immobilizer yang berujung harus membeli immobilizer yang baru. 

3. Kerusakan case

Hal ini terjadi karena keteledoran dalam menyimpan immobilizer di saku bagian belakang. Dengan demikian, diperlukan ketelatenan dalam menjaga immobilizer. Selain keteledoran, kerusakan pada case juga bisa diakibatkan karena faktor usia.

4. Kerusakan rolling code

Rolling code berfungsi sebagai pemancar gelombang radio ke tuner mobil. Sejatinya, rolling code ini memiliki daya tahan hingga 5 tahun. Jika bagian ini mengalami kerusakan, maka tak jauh berbeda dengan rusaknya chip pada immobilizer. Solusinya harus menggantinya melalui dealer mobil. 

Melihat fungsi dan keuntungan menggunakan immobilizer menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan faktor keamanan kendaraan. Meski demikian, perlu disadari bahwa immobilizer pun rentan terhadap kerusakan dan kehilangan. Maka, pemilik mobil bisa menjaga dan merawat immobilizer supaya selalu berfungsi dengan baik. 

Banner Jual Mobil Caroline

Penulis: Anita Nur Fitriany

admin class=

admin   •   administrator