admin class= admin   •   3 bulan lalu

Perbedaan Double Blower dan Air Circulation, Jangan Salah Kaprah

Ilustrasi Perbedaan Double Blower dan Air Circulation (Foto: Stock)
Ilustrasi Perbedaan Double Blower dan Air Circulation (Foto: Stock)

Dalam artikel kali ini CAROLINE.id akan mengajak Anda memahami perbedaan double blower dan air circulation. Meski keduanya sekilas punya fungsi yang sama, namun cara kerjanya berbeda.

Fasilitas pendingin ruangan dalam mobil atau AC (air conditioner) menjadi salah satu faktor kenyamanan bagi pengendara dan penumpang mobil. Jika seluruh bagian mobil tidak kebagian sejuknya, rasanya kurang nyaman.

Hal ini biasanya terjadi pada beberapa mobil yang memiliki single blower. Maka, tak heran jika beberapa orang menganggap bahwa mobil dengan fasilitas double blower akan lebih sejuk. Hal itu ada benarnya dan memengaruhi harga jualnya.

Mobil dengan fasilitas double blower tentunya memiliki harga yang lebih mahal, daripada single blower. Namun, untuk beberapa mobil segmen kelas entry level saat ini, seperti Sigra dan Calya sudah dilengkapi dengan fasilitas air circulation alih-laih double blower.

“Air circulation? Apa bedanya dengan double blower?”

Bagi orang awam yang melihat fasilitas tersebut akan menganggap air circulation sebagai AC double blower. Keduanya adalah dua hal yang berbeda. Air circulation bukanlah komponen AC yang ada di tengah kabin mobil. Komponen yang digunakan adalah ibarat kipas angin. Fungsinya adalah untuk meneruskan udara dingin supaya bisa tersebar hingga ke bagian belakang kabin mobil.

Beberapa orang yang memiliki pengalaman ketika mencoba mobil yang menggunakan air circulation, udara dingin memang sampai ke baris kedua. Sedangkan, untuk baris ketiga tentu tidak sedingin di baris pertama dan kedua. Meski demikian, baris ketiga tetap terkena udara dingin.

Hal tersebut terjadi karena air circulation tidak menghasilkan udara dingin, karena tidak memiliki evaporator yang bisa mengubah cairan menjadi uap dingin. Cara kerjanya hanya menghisap udara dingin yang dihasilkan oleh AC utama. Penggunaan air circulator ini diklaim bisa lebih menghemat bahan bakar, karena kinerja kompresor akan lebih ringan  ketimbang AC double blower. Mengapa demikian?

Fitur AC double blower disinyalir menjadi beban bagi mesin mobil. Secara otomatis, penggunaan AC double blower ini akan memakan bahan bakar lebih banyak. Apalagi jika ditambah dengan medan jalan yang rumit, seperti tanjakan, tentu saja akan menguras bahan bakar dan tarikan mesin akan menjadi berat.

Bicara soal AC double blower dan air circulation sebenarnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Umumnya, untuk kendaraan masing-masing yang memiliki fitur tersebut juga tidak selamanya mendapati udara sejuk. Karena, hal tersebut disesuaikan dengan jumlah penumpang. Semakin mencapai jumlah maksimal, udara dingin semakin tipis yang dirasakan hingga ke bagian belakang.

Setelah mengetahui perbedaan double blower dan air circulation, kini waktunya mencari mobil yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Kunjungi halaman Jual Mobil CAROLINE.id untuk melihat pilihan lengkapnya!

>>> Temukan mobil impian Anda sekarang!

Penulis: Anita Nur Fitriany

admin class=

admin   •   administrator