admin class= admin   •   5 bulan lalu

Waspadai 5 Kerusakan Ini, Bisa-bisa Mobil Turun Mesin

Mobil turun mesin bisa disebabkan banyak hal. (Foto: Pexels.com)
Mobil turun mesin bisa disebabkan banyak hal. (Foto: Pexels.com)

Bagi pecinta otomotif mungkin istilah tersebut sudah tidak asing lagi. Hal ini kerap dialami bagi para pemilik mobil yang memiliki masalah serius pada mobilnya. Mobil turun mesin atau overhaul merupakan suatu proses pelepasan mesin untuk memperbaiki kondisinya. Umumnya perlu dilakukan ketika adanya kerusakan serius mesin mobil.

Ketika kita mendengar istilah ‘turun mesin’, seolah ini menjadi hal yang merepotkan. Faktanya memang demikian, namun mau tak mau mesti dilakukan karena merupakan upaya untuk membenahi mobil yang memiliki masalah. Pelepasan mesin mobil yang dilakukan membuat mekanik lebih leluasa dalam memeriksa dan memperbaiki mobil. Bicara soal masalah pada mesin mobil, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui terkait dengan gejala turun mesin. Apa saja? Berikut ulasannya.

>>> Baca juga: 3 Penyebab Mobil Mogok di Jalan Tiba-tiba

1. Suhu mesin overheat tiba-tiba

Apabila mobil Anda mengalami kenaikan suhu secara tidak wajar, hal ini patut diwaspadai. Bagaimana cara mengetahui bahwa mesin mengalami overheat secara tidak wajar? Kenali gejalanya pada saat Anda menyetir mobil secara pelan, namun tiba-tiba mesin mobil panas hingga mengeluarkan asap.

Perlu diketahui bahwa overheat dapat mengakibatkan tabung silinder mesin memuai atau melengkung, serta mengakibatkan oli bercampur dengan air. Untuk menghindari terjadinya overheat, apabila lampu indikator menunjukkan tanda H, maka segera matikan mesin mobil. Apabila masih tidak bisa diperbaiki, maka bawalah mobil Anda ke bengkel, karena solusi utamanya adalah dengan membongkar mesin dan melepas silinder heat dan meratakan silinder yang melengkung.

2. Kontaminasi oli pada busi

Ruang kompresi mesin yang terkena oli akan menyebabkan kebakaran, karena ruang kompresi tersebut terkontaminasi dengan oli. Apabila kebakaran itu terjadi, maka busi pada kendaraan akan selalu basah. Kompresi mesin pada kendaraan yang sudah tidak presisi bentuknya, harus segera dilakukan bongkar mesin.

3. Kurangnya air radiator

Ketika mobil Anda mogok, lalu membuka kap mobil, pernahkah Anda mengalami semburan air pada mesin mobil? Hal tersebut terjadi karena kurangnya air radiator, sehingga ketika menyalakan mesin mobil, air radiator yang tersisa menyembur. Untuk memperbaikinya, mobil Anda perlu dibawa ke bengkel dan dilakukan turun mesin. 

4. Suara mesin kasar

Hal ini seharusnya paling mudah dideteksi gejala turun mesin yang dihadapi. Apabila mobil Anda berbahan bakar bensin, seharusnya suara mobil lebih halus, ketimbang mobil yang berbahan bakar diesel. Jika Anda merasa suara mobil yang dikeluarkan terlalu kasar, maka perlu dilakukan pemeriksaan. Jika suara tersebut diakibatkan oleh pulley atau timing chain, maka tidak perlu dilakukan turun mesin, karena sudah diketahui penyebabnya. Sebaliknya, apabila tidak terdeteksi, solusinya harus dilakukan turun mesin. 

5. Mengeluarkan asap

Ketika mesin menyala dan tiba-tiba mobil Anda mengeluarkan asap putih, hal tersebut terjadi karena oli mesin masuk ke ruang kompresi dan membakar hingga busi mobil. Akibatnya, akan berdampak pada komponen lainnya, seperti silinder head, packing head, seal valve, PCV valve dan sebagainya.

Apabila Anda mengalami beberapa gejala tersebut, ada baiknya segera periksa kendaraan dan membawanya ke bengkel agar ditangani oleh mekanik profesional. Turun mesin atau tidaknya kendaraan Anda akan terlihat jika masalahnya sudah terdeteksi oleh mekanik.

Banner Jual Mobil Caroline

Penulis: Anita Nur Fitriany

admin class=

admin   •   administrator