logo caroline red
menu

Aplikasi untuk Cek Riwayat Servis dan Odometer Mobil Bekas

author-image
Caroline.id | 8 Feb 2026
Share
share-mobil
Detail Article

Transparansi adalah kunci dalam transaksi mobil bekas. Sebuah mobil dengan kilometer tinggi sebenarnya sah-sah saja dijual, asalkan harganya sesuai dan pembeli mengetahuinya. Masalahnya adalah ketika ada manipulasi data untuk mengerek harga jual.

Untungnya, sebagian besar pabrikan otomotif di Indonesia kini sudah mendigitalkan data servis mereka. Selain itu, ada juga alat bantu diagnostik yang bisa diakses lewat smartphone. Berikut adalah kategori dan daftar aplikasi yang wajib Sobi Caroline ketahui.

1. Aplikasi Resmi Pabrikan (ATPM)

Ini adalah sumber data paling valid. Jika pemilik sebelumnya rajin servis di bengkel resmi, semua riwayatnya (ganti oli, ganti komponen, kilometer terakhir masuk bengkel) akan tercatat di sini.

a. mToyota (Untuk Toyota)

Bagi pembeli mobil bekas Toyota (Avanza, Innova, Fortuner, dll), aplikasi ini hukumnya wajib.

  • Fitur: Kamu bisa memasukkan nomor rangka (VIN) untuk mengecek apakah mobil tersebut terdaftar. Fitur "Histori Servis" memungkinkanmu melihat kapan terakhir mobil masuk bengkel resmi Auto2000 atau jaringan Toyota lainnya dan berapa kilometernya saat itu.
  • Cara Pakai: Registrasi akun, lalu tambahkan data kendaraan menggunakan nomor polisi atau nomor rangka.

b. Honda e-Care (Untuk Honda)

Mengincar Jazz, Brio, atau HR-V bekas? Gunakan aplikasi ini.

  • Fitur: Selain booking service, aplikasi ini menyimpan riwayat perawatan berkala. Kamu bisa mencocokkan buku servis fisik dengan data di aplikasi. Jika di buku tertulis servis 10.000 km tapi di aplikasi tercatat pernah masuk servis 40.000 km, berarti ada indikasi manipulasi buku dan odometer.

c. My Mitsubishi Motors ID (Untuk Mitsubishi)

Untuk pengecekan Xpander atau Pajero Sport.

  • Fitur: Melacak service record kendaraan yang terhubung dengan jaringan bengkel resmi Mitsubishi di seluruh Indonesia. Sangat berguna untuk memastikan apakah pemilik sebelumnya rajin melakukan perawatan rutin atau tidak.

d. My Suzuki (Untuk Suzuki)

Untuk mengecek Ertiga atau XL7.

  • Fitur: Menyediakan informasi riwayat servis dan juga katalog suku cadang resmi.

Catatan Penting: Aplikasi ATPM ini hanya efektif jika pemilik sebelumnya melakukan servis di bengkel resmi. Jika mereka servis di bengkel umum (pinggir jalan), datanya tidak akan muncul di sini.

Baca juga: Tempat Inspeksi Mobil Bekas Terpercaya di Bandung dan Sekitarnya

2. Aplikasi Scanner OBD2 (Pengecekan Teknis)

Bagaimana jika mobil tidak pernah servis di bengkel resmi? Atau bagaimana jika penjual mengklaim "Low KM" tapi datanya kosong? Kamu butuh pendekatan teknis.

Mobil modern memiliki ECU (Electronic Control Unit) yang merekam data operasional mesin. Seringkali, oknum penjual hanya mengubah angka di dashboard (Instrument Cluster), tapi lupa (atau tidak bisa) mengubah data asli yang tersimpan di ECU.

a. Torque Pro (Android)

Ini adalah aplikasi diagnostik mobil paling populer.

  • Cara Kerja: Kamu membutuhkan alat tambahan berupa OBD2 Scanner Bluetooth/WiFi (bentuknya dongle kecil, harganya mulai Rp 50.000 di toko online). Colokkan alat ini ke port OBD mobil (biasanya di bawah setir), lalu koneksikan ke HP via aplikasi Torque.
  • Fungsi: Bisa membaca error code (DTC) dan pada beberapa mobil canggih, bisa membaca real mileage dari ECU.

b. Car Scanner ELM OBD2

Alternatif lain yang user friendly.

  • Fitur: Selain membaca sensor mesin, aplikasi ini bisa mendeteksi jika ada kode error yang baru saja dihapus (cleared DTC). Jika kamu melihat status "DTC Cleared 5 km ago", patut curiga bahwa penjual baru saja menyembunyikan kerusakan mesin sesaat sebelum kamu datang.

Baca juga: Perbandingan Biaya Komisi Jual Mobil Bekas Online yang Perlu Diketahui

3. Aplikasi Samsat Online (Cek Legalitas & Pajak)

Odometer seringkali berkorelasi dengan pajak. Loh kok bisa? Beberapa aplikasi pajak daerah menampilkan data "Pokok Pajak" dan kadang estimasi nilai jual. Namun fungsi utamanya adalah memastikan legalitas. Jangan sampai kamu beli mobil Low KM tapi ternyata blokir polisi atau pajak mati 5 tahun.

  • Sambara (Jawa Barat)
  • Sakpole (Jawa Tengah)
  • Signal (Nasional)

4. Caroline.id (Solusi Tanpa Aplikasi Ribet)

Jujur saja, Sobi Caroline, mengunduh 5 aplikasi berbeda, membeli alat scanner OBD2, dan belajar cara bacanya itu merepotkan. Belum lagi jika pemilik mobil (penjual) tersinggung mobilnya diutak-atik saat kamu inspeksi.

Ada cara yang jauh lebih simpel, aman, dan terjamin akurat di tahun 2026 ini: Membeli di Platform yang Menjamin Odometer Asli.

Di Caroline.id, kami melakukan pekerjaan berat itu untukmu. Mengapa kamu tidak perlu repot cek aplikasi sana-sini jika beli di Caroline.id?

a. Garansi Anti-Putaran

Salah satu syarat mutlak mobil yang dijual atau diterima di Caroline.id adalah Odometer sesuai (tidak diputar/dirubah). Tim inspektor profesional kami melakukan verifikasi berlapis, mulai dari cek fisik, cek ECU, hingga cek database service record sebelum mobil tersebut dipajang di etalase.

b. Inspeksi 150 Titik yang Transparan

Ketika kamu melihat mobil di katalog Caroline.id, kamu sudah melihat mobil yang lulus sensor.

  • Inspeksi Menyeluruh: Pengecekan tidak hanya pada angka spidometer, tapi korelasi keausan komponen lain (setir, pedal gas, piringan rem) yang tidak bisa bohong.
  • Laporan Objektif: Tim Appraisal kami bekerja secara profesional dan terpercaya untuk memberikan penilaian objektif.

c. Perlindungan Buyback

Apa jaminannya jika ternyata kecolongan? Caroline.id memberikan jaminan keamanan transaksi karena merupakan bagian dari perusahaan Tbk. Jika terbukti mobil yang kamu beli kilometernya putaran atau bekas banjir/tabrak, ada garansi uang kembali dan Garansi 7G+ untuk mesin.

Baca juga: Step by Step Jual Mobil Bekas Aman Tanpa Perlu Calo

Tanda-Tanda Fisik Odometer Putaran (Manual Check)

Meskipun sudah pakai aplikasi, mata jeli Sobi Caroline tetap dibutuhkan. Berikut tanda fisik yang sering terlewatkan aplikasi:

1. Kondisi Setir & Tuas Transmisi

Mobil yang diklaim jalan 20.000 km seharusnya tekstur "kulit jeruk" pada setirnya masih kasar. Jika setir sudah licin, mengilap, atau botak, tapi odometernya rendah, itu Red Flag (Tanda Bahaya).

2. Karet Pedal Gas & Rem

Perhatikan karet pembungkus pedal. Jika sudah tipis atau bahkan bolong di bagian sudut kanan, itu tandanya mobil sudah sering diinjak (jarak tempuh tinggi).

3. Ban Mobil

Cek kode produksi ban (4 digit angka di dinding ban). Mobil Low KM (misal 20.000 km) biasanya masih menggunakan ban bawaan pabrik yang tahun produksinya sama dengan tahun mobil. Jika mobil tahun 2023, diklaim KM 15.000, tapi bannya sudah ganti baru semua dengan tahun produksi 2025, patut dicurigai.

4. Buku Servis

Lihat kontinuitas cap bengkel. Apakah ada halaman yang sobek? Atau apakah tulisan tangan di riwayat servis terlihat ditulis oleh pulpen yang sama sekaligus (rekayasa)?

Beli Mobil Bekas Aman, Full Garansi!

Menggunakan aplikasi cek riwayat servis dan alat OBD2 adalah langkah cerdas untuk memfilter mobil bekas. Namun, alat-alat tersebut memiliki keterbatasan dan membutuhkan keahlian teknis untuk membacanya.

Jika Sobi Caroline ingin cara yang paling efektif, efisien, dan bebas risiko, carilah mobil di tempat yang berani memberikan Garansi Odometer Asli secara tertulis. Jangan pertaruhkan uang ratusan juta hanya demi selisih harga sedikit di tempat yang tidak jelas.

Ingin mendapatkan mobil bekas dengan kilometer jujur dan bergaransi? Hubungi kami disini!

Cek juga layanan lainnya:

  1. Hitung cicilan mobil agar sesuai dengan budget bulananmu di kalkulator simulasi kredit.
  2. Punya mobil lama? Tukar dengan unit yang lebih terjamin di layanan Tukar Tambah.
  3. Mencari unit yang spesifik dan langka? Biarkan tim kami mencarikannya untukmu lewat layanan Preorder.
  4. Ingin menjual mobilmu yang terawat dengan harga pantas? Jadwalkan inspeksi gratis di rumahmu sekarang di Jual Mobil Cepat Caroline.id.

2.png

AUTHOR
author-image

Jangan Lewatkan