
Saat Sobi Caroline sedang membandingkan Suzuki Ertiga dengan kompetitor lawasnya (seperti Toyota Avanza generasi lama atau Daihatsu Xenia lama), pasti terlintas pertanyaan tentang sistem penggeraknya.
Jawabannya: Sejak lahir pertama kali pada tahun 2012 hingga generasi terbaru Hybrid di tahun 2026 ini, Suzuki Ertiga SELALU menggunakan sistem penggerak roda depan atau FWD (Front Wheel Drive).
Berbeda dengan Avanza lama yang setia dengan RWD (sebelum akhirnya berubah ke FWD pada 2021), Suzuki sejak awal merancang Ertiga sebagai MPV modern yang mengutamakan kenyamanan penumpang, bukan sekadar mobil pengangkut beban.
Mari kita bedah apa implikasi dari sistem FWD ini terhadap performa dan kenyamanan Ertiga.
Keputusan Suzuki menggunakan FWD bukan tanpa alasan. Sistem ini memiliki sederet keunggulan yang membuat Ertiga dikenal sebagai LMPV paling nyaman di kelasnya:
Ini adalah keunggulan mutlak FWD.
Hukum fisika sederhana: Semakin ringan mobil, semakin irit bensinnya.
Di jalanan aspal yang datar namun licin karena hujan, FWD memiliki keunggulan. Beban mesin yang berat menekan roda depan (roda penggerak), sehingga cengkeraman ban ke aspal (traksi) menjadi lebih baik dan minim selip saat berakselerasi.
Baca juga: Faktor Mobil Kuat Nanjak yang Perlu Diperhatikan
Inilah kekhawatiran terbesar "Kaum RWD". Apakah Ertiga yang FWD kuat menanjak di Puncak atau Sitinjau Lauik saat bermuatan penuh?
Jawabannya: SANGAT KUAT, asalkan tekniknya benar.
Stigma "FWD tidak kuat nanjak" sebenarnya kurang tepat di era modern ini. Ertiga sudah dibekali teknologi untuk mengatasi kelemahan traksi FWD di tanjakan:
Jadi, ketidakmampuan menanjak seringkali bukan karena mobilnya FWD, melainkan karena ban yang gundul atau pengemudi yang kehilangan momentum.
Fitur | FWD (Suzuki Ertiga) | RWD (Avanza Lama/Confero) |
Penyaluran Tenaga | Mesin -> Roda Depan | Mesin -> Roda Belakang |
Lantai Kabin | Rata & Lega | Ada Gundukan Gardan |
Konsumsi BBM | Lebih Irit | Cenderung Lebih Boros |
Kenyamanan | Lebih Empuk & Senyap | Lebih Keras & Bergetar |
Kemampuan Nanjak | Butuh Momentum | Lebih Gigih (Traksi Belakang) |
Radius Putar | Terbatas (karena ada Drive Shaft) | Lebih Patah (Bisa belok tajam) |
Baca juga: Apa Itu AWD, FWD, dan RWD serta Perbedaannya
Karena Ertiga menggunakan FWD, ada satu komponen yang bekerja ekstra keras: As Roda (Drive Shaft) dan CV Joint. Komponen ini bertugas menyalurkan tenaga sekaligus berbelok.
Jika Sobi Caroline ingin meminang Ertiga bekas, perhatikan ini:
Baca juga: Rekomendasi Mobil Hybrid 200 Jutaan yang Layak Dipertimbangkan
Takut beli Ertiga bekas yang as rodanya bunyi atau matic-nya selip? Tenang, di Caroline.id semua sudah dicek.
Dapatkan kenyamanan Ertiga sekarang, hubungi kami untuk dapatkan unit bekasnya!
Cek artikel kami yang lain:
Ikuti Kami
Terpopuler

Syarat Leasing Mobil dan Proses Pengajuannya
Tips & Trik | 5 Feb 2026
Toyota Mobil Kecil yang Cocok untuk Perkotaan
Tips & Trik | 5 Feb 2026
Ertiga FWD atau RWD Ini Sistem Penggeraknya
Tips & Trik | 5 Feb 2026
Rekomendasi Mobil Hybrid 200 Jutaan yang Layak Dipertimbangkan
Tips & Trik | 5 Feb 2026
Pilihan Mobil Harga 100 Jutaan yang Masih Layak Dibeli
Tips & Trik | 5 Feb 2026Jual Beli Bergaransi!
Proses serba cepat dan transparan. Inspeksi cepat 30 menit dan gratis kemudian team kami akan memberikan penawaran harga sesuai hasil inspeksi. Jika sepakat jual, pembayaran akan langsung ditransfer ke rekening Anda kurang dari 1 jam.