

Punya budget maksimal Rp150 juta tapi ingin mencoba mobil listrik? Ada beberapa pilihan mobil listrik bekas di bawah Rp150 juta, terutama model mungil seperti Wuling Air ev dan DFSK Seres E1. Beberapa unit bahkan sudah bisa ditemukan di kisaran Rp100 jutaan, meski harga akhirnya tetap bergantung pada tahun, varian, kondisi, dan jarak tempuh.
Menarik, bukan? Dengan harga tersebut, mobil listrik bisa menjadi pilihan untuk kamu yang lebih banyak beraktivitas di dalam kota. Namun, jangan hanya terpaku pada harga murah. Kondisi baterai, riwayat pemakaian, hingga kemudahan servis tetap perlu diperhatikan. Yuk, kita lihat pilihan dan pertimbangannya satu per satu.
Kalau mencari mobil listrik dengan budget maksimal Rp150 juta, pilihannya memang belum sebanyak mobil bensin. Pasar saat ini masih didominasi city car listrik yang ukurannya ringkas dan lebih cocok untuk kebutuhan perkotaan. Berikut beberapa model yang bisa masuk radar kamu.
Untuk budget Rp150 jutaan, Wuling Air EV menjadi salah satu pilihan yang paling mudah ditemukan. Model ini sudah hadir di Indonesia sejak 2022 dan dikenal sebagai mobil listrik mungil yang praktis untuk penggunaan perkotaan.
Di pasar bekas, harga Air ev cukup bervariasi. Pantauan sejumlah pasar mobil bekas pada 2026 menunjukkan unit tahun 2022–2024 sudah tersedia mulai sekitar Rp100 jutaan, sementara beberapa unit tahun muda bisa mendekati batas Rp150 juta.
Dari sisi penggunaan, dimensinya yang kompak membuat Air ev cukup menarik untuk kamu yang sehari-hari menghadapi jalan perkotaan dan membutuhkan mobil yang gampang bermanuver maupun diparkir.
Untuk varian Standard Range, jarak tempuh yang diklaim berada di sekitar 200 km, sedangkan Long Range dapat mencapai sekitar 300 km dalam kondisi pengujian tertentu. Karena itu, kalau mobil akan dipakai cukup sering, varian Long Range bisa menjadi pilihan yang lebih fleksibel.
Baca juga Artikel: Mobil Listrik Terbaik di Indonesia 2026, yang Mana Pilihanmu?
Selain Air EV, DFSK Seres E1 juga patut dilirik. City car listrik ini punya ukuran kompak dan sejak awal memang diposisikan sebagai kendaraan listrik yang relatif terjangkau.
Di pasar mobil bekas, Seres E1 sudah ditemukan dengan harga sekitar Rp90 jutaan hingga Rp130 jutaan, tergantung tahun dan kondisi unit. Bahkan terdapat listing unit 2024 dengan harga sekitar Rp90 juta.
Seres E1 tersedia dengan pilihan baterai dan jarak tempuh yang berbeda. Secara umum, model ini lebih cocok untuk penggunaan dalam kota dibanding perjalanan jauh antarkota.
Jika kebutuhan kamu sebatas pergi bekerja, kuliah, mengantar anak, atau beraktivitas di sekitar kota, model seperti Seres E1 bisa menjadi alternatif menarik dengan dana yang lebih terbatas.
Berbeda dari dua model sebelumnya, NETA V memiliki bodi yang lebih besar dengan format crossover. Kenyamanan kabin dan kapasitasnya membuat model ini menarik bagi kamu yang membutuhkan mobil lebih lega.
Namun, ada catatan penting. NETA V tidak sebanyak Air ev atau Seres E1 yang konsisten berada di bawah Rp150 juta. Pantauan pasar menunjukkan sebagian besar unit berada di atas angka tersebut, meski ada unit tertentu yang ditawarkan tepat di sekitar Rp150 juta.
Jadi, kalau budget kamu benar-benar mentok Rp150 juta, NETA V sebaiknya dimasukkan sebagai pilihan yang perlu dicari lebih teliti, bukan pilihan utama.
Jangan sampai hanya karena harganya menarik, kamu malah memilih mobil yang kurang sesuai dengan rutinitas. Untuk penggunaan sehari-hari, pertimbangkan jarak perjalanan, jumlah penumpang, serta akses pengisian daya di rumah. Supaya lebih gampang melihat perbedaannya, berikut gambaran karakter masing-masing model:
*Harga merupakan gambaran dari listing/pantauan pasar dan dapat berubah berdasarkan tahun, varian, kondisi, lokasi, serta kilometer.
Jika prioritasmu praktis dan mudah digunakan di kota, Air ev cukup menarik. Sementara itu, Seres E1 bisa dilirik kalau kamu ingin menekan budget pembelian. Untuk NETA V, kamu perlu lebih fleksibel terhadap harga dan ketersediaan unit.
Baca juga Artikel: Mobil Listrik 300 Jutaan, Ada Apa Saja di Indonesia?
Harga murah memang menggoda, tetapi membeli mobil listrik bekas membutuhkan pengecekan yang sedikit berbeda dari mobil bermesin bensin.
Baterai merupakan komponen paling penting pada mobil listrik. Jangan hanya melihat indikator jarak tempuh di dashboard. Tanyakan riwayat pemakaian dan pengisian daya, lalu bila memungkinkan lakukan pemeriksaan kesehatan baterai melalui bengkel atau teknisi yang memahami kendaraan listrik.
Riwayat servis bisa membantu kamu mengetahui bagaimana mobil dirawat oleh pemilik sebelumnya. Perhatikan juga apakah mobil rutin menggunakan sistem pengisian yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
Pastikan fitur seperti AC, layar hiburan, lampu, kamera, sensor, hingga sistem pengisian bekerja normal. Komponen kelistrikan tetap perlu diperiksa meskipun mobil listrik tidak menggunakan mesin pembakaran internal.
Bodi, kaki-kaki, rem, ban, dan interior juga harus diperiksa. Lebih baik meluangkan waktu untuk inspeksi daripada tergiur harga murah tetapi harus mengeluarkan biaya tambahan setelah mobil dibawa pulang.
Jadi, jangan hanya tergiur harga murah, pastikan kondisi mobil benar-benar sesuai dengan kebutuhan kamu. Lakukan pengecekan menyeluruh sebelum membeli agar tidak muncul biaya tak terduga setelah mobil dibawa pulang.
Baca juga Artikel: Mobil Toyota Harga 200 Jutaan, Mana yang Paling Layak Dibeli?
Mobil listrik bekas di bawah Rp150 juta bisa cocok untuk harian, terutama kalau aktivitas kamu lebih banyak di dalam kota dan jarak perjalanan tidak terlalu jauh. Namun, kalau kamu belum siap dengan kebutuhan pengisian daya atau sering bepergian ke luar kota, mobil bensin yang irit bisa jadi pilihan yang lebih praktis.
Jika ingin membandingkan dengan mobil bekas di kisaran harga yang sama, beberapa pilihan di Caroline.id juga bisa kamu pertimbangkan:
Toyota Agya — Ringkas, irit, dan cocok untuk mobilitas harian.
Honda Brio — Gesit di jalan kota dan mudah diparkir.
Toyota Calya — Pilihan menarik kalau butuh mobil 7 penumpang.
Daihatsu Xenia — Kabin lega untuk kebutuhan keluarga.
Toyota Avanza — Serbaguna untuk penggunaan harian maupun perjalanan luar kota.
Ada, meski pilihannya masih terbatas. Harga mobil listrik bekas tahun 2022 di bawah Rp150 juta biasanya dipengaruhi kondisi kendaraan, jarak tempuh, kesehatan baterai, serta kelengkapan dokumennya.
Ada beberapa pilihan mobil listrik bekas yang harganya bisa mendekati atau berada di bawah Rp100 juta. Namun, sebelum membeli, pastikan mengecek kondisi baterai, riwayat pemakaian, kelengkapan surat, dan biaya perawatannya.
Mobil listrik bekas murah dapat ditemukan melalui berbagai platform jual beli mobil. Jangan hanya melihat harga, tetapi pertimbangkan juga kondisi baterai, tahun kendaraan, riwayat servis, dan kelengkapan dokumen agar mendapatkan mobil yang sesuai kebutuhan.
Sobi Caroline, mencari kendaraan di budget Rp150 juta memang bukan cuma soal menemukan harga paling rendah. Kondisi unit, kebutuhan harian, biaya kepemilikan, dan rasa tenang setelah transaksi juga perlu diperhitungkan. Jika kamu sudah menemukan mobil yang sesuai, yuk beli mobil bekas di Caroline.id.
Caroline.id memberikan perlindungan melalui Garansi 7G+ selama satu tahun untuk unit yang memenuhi ketentuannya. Perlindungan ini mencakup komponen penting seperti mesin, transmisi, AC, rem, kelistrikan, kemudi, dan drivetrain, sehingga kamu bisa berkendara dengan lebih tenang.
Ada pula jaminan buyback untuk kondisi tertentu. Jika di kemudian hari terbukti unit memiliki riwayat kerusakan berat akibat kecelakaan atau banjir sesuai ketentuan garansi, terdapat jaminan pengembalian dana 100%.
Jika masih bingung menentukan pilihan atau ingin berkonsultasi soal kebutuhan mobil, hubungi kami via WhatsApp.
Mau Cari Kendaraan Sesuai Budget? Yuk, Mulai dari Sini


Mobil Listrik Terbaik di Indonesia 2026, yang Mana Pilihanmu?
15 Sep 2026
Honda Super One vs Wuling Aira, Mana yang Lebih Menarik?
15 Sep 2026
Mobil Listrik 300 Jutaan, Ada Apa Saja di Indonesia?
15 Sep 2026
Mobil Listrik Paling Laris di Indonesia, Mana Juaranya?
15 Sep 2026
Apakah Mobil Listrik Bisa Dijual Lagi? Simak Faktanya
14 Sep 2026
Umur Baterai Mobil Listrik Bisa Bertahan Berapa Lama?
14 Sep 2026Ikuti Kami
Terpopuler
Jual Beli Bergaransi!
Proses serba cepat dan transparan. Inspeksi cepat 30 menit dan gratis kemudian team kami akan memberikan penawaran harga sesuai hasil inspeksi. Jika sepakat jual, pembayaran akan langsung ditransfer ke rekening Anda kurang dari 1 jam.

Rekomendasi Mobil Listrik Bekas di Bawah 150 Juta, Ada Pilihan Apa Saja?
15 Sep 2026
Mobil Listrik Terbaik di Indonesia 2026, yang Mana Pilihanmu?
15 Sep 2026
Honda Super One vs Wuling Aira, Mana yang Lebih Menarik?
15 Sep 2026
Mobil Listrik 300 Jutaan, Ada Apa Saja di Indonesia?
15 Sep 2026
Mobil Listrik Paling Laris di Indonesia, Mana Juaranya?
15 Sep 2026