
FIVA (Fédération Internationale des Véhicules Anciens) selaku organisasi yang menangani seputar mobil-mobil klasik tampak tidak setuju dengan perkembangan mobil listrik dunia. Terutama mobil listrik yang dimaksud organisasi tersebut ialah mobil-mobil klasik bertenaga listrik, seperti halnya VW Combi listrik ini.
Menurut FIVA, mobil klasik merupakan salah satu bagian dari sejarah dunia dan memiliki nilai keunikan tersendiri. Jika menggunakan sumber tenaga listrik, keistimewaan mobil-mobil klasik diklaim akan menurun.
Namun, pernyataan tersebut mendapatkan respons negatif dari beberapa produsen aftermarket dunia. Produsen aftermarket justru berpendapat bahwa mobil klasik bertenaga listrik dapat menjadi salah satu solusi bagi para kolektor atau pecinta mobil klasik.

Dengan mengusung tenaga listrik, maka mobil-mobil tersebut akan lebih ramah terhadap lingkungan dan tetap dapat eksis di berbagai negara. Dengan begitu, mobil-mobil klasik tidak berakhir di tempat pembuangan barang bekas.
Memang era mobil listrik akan dimulai pada 2021 dan beragam produsen mobil dunia sedang berlomba-lomba untuk menciptakan mobil masa depan dengan sumber tenaga listrik. Namun karena adanya beberapa strategi baru, beberapa produsen bahkan kembali menghidupkan mobil klasik andalannya dengan mengusung tenaga listrik.
Salah satu brand yang mendapatkan sorotan dari FIVA yaitu VW di mana mempromosikan e-Up dan e-Golf sebagai salah satu produk mobil listrik bergaya vintage. Produsen mobil asal Jerman ini bahkan kembali menghidupakan VW Combi 1972 dengan mengusung motor listrik e-Golf 2017.

Dengan mengusung sumber tenaga listrik tersebut, VW Combi 1972 ini dapat menghasilkan tenaga 134 hp dengan daya baterai mencapai 35,8 kWh. Uniknya, sumber tenaga listrik tersebut berada di bagian belakang mobil yang sebelumnya merupakan tempat mesin konvensional.
Selain mendapatkan ubahan pada bagian sumber tenaganya, VW justru tidak melakukan ubahan pada bagian eksteriornya dan interiornya. Hal tersebut dilakukan Volkswagen untuk mempertahankan ciri khas Combi yang sangat dicintai konsumen dunia.

Mobil klasik yang mendapatkan nama baru yakni Type 2 Bus ini dipastikan tidak akan menghasilkan gas emosi dan mampu memenuhi kebutuhan konsumen saat ini.

One Way Lebaran 2026 Jadwal dan Aturan Rekayasa Lalu Lintas
14 Mar 2026
Rest Area Jegur Tempat Istirahat di Jalur Jawa Timur
14 Mar 2026
Rest Area Karangploso Tempat Singgah Strategis di Malang
14 Mar 2026
Rest Area Sukapura Tempat Istirahat Nyaman di Jalur Probolinggo
14 Mar 2026
Rest Area Wisata Sekar Pajang Tempat Singgah di Jalur Solo
14 Mar 2026
Rest Area di Tol Trans Jawa yang Paling Lengkap untuk Istirahat
14 Mar 2026Ikuti Kami
Terpopuler

Apa Itu Rest Area, Tipe, Fasilitas Wajib dan Contoh Terbaiknya!
Tips & Trik | 16 Mar 2026
Ini Fasilitas Lengkap Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek: Titik Transit Favorit Menuju Bandung dan Cipali
Tips & Trik | 16 Mar 2026
9 Mobil 7-Seater Dibawah 400 Juta yang Layak Dipertimbangkan
Bedah Mobil | 15 Mar 2026
One Way Lebaran 2026 Jadwal dan Aturan Rekayasa Lalu Lintas
Berita Terkini | 14 Mar 2026
Rest Area Jegur Tempat Istirahat di Jalur Jawa Timur
Berita Terkini | 14 Mar 2026Jual Beli Bergaransi!
Proses serba cepat dan transparan. Inspeksi cepat 30 menit dan gratis kemudian team kami akan memberikan penawaran harga sesuai hasil inspeksi. Jika sepakat jual, pembayaran akan langsung ditransfer ke rekening Anda kurang dari 1 jam.