logo caroline red
menu

Apa Nama 13 Merek Mobil Asli Buatan Indonesia? Ini Daftarnya!

author-image
Caroline.id | 20 Feb 2026
Share
share-mobil
Detail Article

Selama puluhan tahun, jalanan kita mungkin didominasi logo-logo dari luar negeri. Tapi di balik itu, ada semangat nasionalisme yang nggak pernah padam dari para putra-putri terbaik bangsa untuk menciptakan kendaraan yang "Indonesia banget." Mulai dari mobil keluarga, kendaraan niaga, sampai mobil listrik sporty, semuanya ada!

Berikut adalah daftar 13 merek mobil buatan Indonesia yang perlu kamu ketahui:

1. Esemka (Simbol Kebangkitan Industri Lokal)

Siapa yang nggak kenal merek satu ini? Muncul dari tangan kreatif siswa-siswa SMK di Solo pada 2007, Esemka membuktikan bahwa pendidikan vokasi kita punya kelas dunia.

  • Model Populer: Bima 1.2 dan Bima 1.3.
  • Fokus: Kendaraan niaga yang irit dan fungsional.
  • Harga: Berkisar Rp95 juta – Rp150 juta. Cocok buat kamu yang baru mau merintis usaha!

2. Timor (Legenda Mobil Rakyat)

Di era 90-an, Timor adalah primadona. Lewat PT Timor Putra Nasional, mobil ini sempat menjadi simbol prestise yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

  • Model Populer: Timor S515 (Sedan).
  • Fokus: Menjadi mobil nasional yang kompetitif.
  • Status: Meski produksinya sudah lama berhenti, unit bekasnya masih sering dicari kolektor di bursa mobil bekas karena mesinnya yang tergolong bandel.

3. Maleo (Mimpi Sang Teknokrat, BJ Habibie)

Didesain oleh Bapak Teknologi kita, Prof. BJ Habibie pada 1996. Maleo dirancang sebagai sedan canggih yang siap bersaing dengan mobil impor.

  • Keunikan: Teknologi modern di zamannya.
  • Status: Sayangnya, krisis ekonomi dan dinamika politik membuat proyek ini terhenti sebelum sempat diproduksi massal.

4. AMMDes (Si Tangguh dari Desa)

AMMDes (Alat Mekanis Multiguna Pedesaan) adalah bukti kalau kita sangat peduli dengan sektor pertanian.

  • Keunggulan: Mampu mengangkut beban 700 kg di medan berat pedesaan.
  • Fakta Keren: Sudah diekspor ribuan unit ke luar negeri, lho! Harganya berkisar Rp70 juta – Rp100 juta.

5. Fin Komodo (Raja Off-Road Indonesia)

Dibuat oleh insinyur pesawat terbang, Ibnu Susilo. Fin Komodo bukan mobil biasa, melainkan buggy tangguh untuk medan off-road.

  • Spesifikasi: Ringan, jarak tempuh hingga 400 km, dan sangat stabil.
  • Harga: Mulai dari Rp116 jutaan untuk tipe standar.

6. Tawon (Kecil, Gesit, dan Irit)

Sesuai namanya, mobil ini dirancang untuk "menyengat" kemacetan dan gang sempit.

  • Spesifikasi: Mesin 650 cc, bahan bakar bensin, muat 4 orang.
  • Status: Pernah dibanderol Rp43 juta – Rp65 juta. Tawon adalah impian kendaraan hemat energi di masanya.

7. Selo & Tucuxi (Masa Depan Listrik Indonesia)

Dua mobil ini adalah bukti kalau Indonesia sudah melirik teknologi listrik sejak lama (2012-2013).

  • Selo: Berdesain sporty mirip supercar, karya Ricky Elson. Bisa lari sampai 220 km/jam!
  • Tucuxi: Dikembangkan oleh Danet Suryatama, memiliki desain futuristik yang mencuri perhatian dunia.

8. Si Elang (Inovasi Mahasiswa)

Datang dari mahasiswa Universitas Tidar (UNTIDAR) Magelang. Si Elang adalah prototipe mobil listrik hemat energi berkapasitas 350 watt. Bukti bahwa regenerasi inovator otomotif kita terus berjalan!

9. Mahesa (Sahabat Petani Klaten)

Dirancang oleh Sukiyat (sosok di balik awal mula Esemka). Mahesa hadir dengan varian pick up dan double cabin untuk menunjang sektor pertanian.

  • Harga: Mulai dari Rp50 jutaan.

10. GEA (Karya BUMN PT INKA)

PT INKA ternyata nggak cuma bikin kereta api, tapi juga mobil bernama GEA (Gulirkan Energi Alternatif).

  • Spesifikasi: City car 640 cc, 2 silinder. Sayangnya, gaungnya kini sudah mulai meredup.

11. Kancil (Si Lincah Penghuni Kota)

Kancil (Kendaraan Niaga Cilik Irit Lincah) sempat digadang-gadang menggantikan angkutan umum roda tiga di Jakarta pada tahun 1999.

  • Spesifikasi: Kapasitas 404 cc, muat 4 orang. Sangat mungil dan mudah bermanuver.

12. Beta97 (Ambisi yang Terjegal Krisis)

Proyek dari Bakrie Motor pada 1997. Sudah melalui berbagai uji coba teknis yang ketat, namun terpaksa berhenti total karena krisis moneter 1998.

Kenapa Memahami Sejarah Mobil Nasional Itu Penting?

Mengenal merek-merek di atas membuat kita sadar bahwa Indonesia punya sumber daya manusia yang luar biasa. Meski banyak hambatan mulai dari regulasi hingga modal, semangat menciptakan kendaraan sendiri tetap ada. Ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus mendukung industri dalam negeri.

Nah, bicara soal dukungan, Sobi Caroline nggak harus langsung bikin pabrik mobil sendiri kok. Cara paling simpel untuk mendukung ekosistem otomotif Indonesia adalah dengan merawat kendaraanmu dengan baik dan memilih platform yang terpercaya saat ingin membeli atau menjual mobil.

Urusan Mobil? Caroline.id Adalah Sahabat Terpercaya Kamu!

Mungkin mobil nasional yang kamu incar sulit ditemukan di pasaran saat ini. Tapi, jangan khawatir! Di Caroline.id, kami punya ribuan pilihan mobil berkualitas yang diproduksi di pabrik-pabrik besar di Indonesia.

Kenapa Sobi Caroline harus cek ke Caroline.id?

  • Inspeksi 150+ Titik: Semua unit di Caroline.id sudah melalui pengecekan ketat. Dari mesin sampai kaki-kaki, kami pastikan semuanya sehat walafiat!
  • Garansi 7G+: Kami nggak cuma jual, tapi juga kasih perlindungan. Ada garansi mesin, transmisi, hingga AC. Beli mobil bekas berasa rasa baru, kan?
  • Transparansi Tanpa Tapi: Semua riwayat mobil kami buka secara jujur. Bebas banjir? Pasti! Bebas kecelakaan besar? Tentu saja!
  • Tukar Tambah (Trade-In) Super Mudah: Mau upgrade mobil lamamu? Prosesnya cepat dan harganya transparan. Kami kasih harga terbaik untuk mobil kesayanganmu.

Indonesia punya potensi besar untuk jadi pemain utama di kancah otomotif global. Dari Esemka sampai Fin Komodo, semuanya adalah bukti nyata kreativitas anak bangsa. Sebagai bangsa Indonesia, kita patut bangga!

Jadi, mobil mana nih yang paling bikin kamu penasaran? Atau kamu lagi nyari mobil keluarga yang tangguh hasil produksi pabrikan lokal?

Yuk, langsung cek stok unit terbaik kami di website Caroline.id!

Klik Ini untuk Kami Bantu Pilih Mobil.webp
 

AUTHOR
author-image

Jangan Lewatkan