logo caroline red
menu

Destinator vs Rush, Pilih SUV Toyota atau Daihatsu?

author-image
Caroline.id | 20 Feb 2026
Share
share-mobil
Detail Article

Pertarungan Mitsubishi Destinator vs Toyota Rush adalah dilema klasik antara mencari keandalan ekonomis atau kemewahan modern. Dengan sistem penggerak roda belakang (RWD), Rush adalah raja tanjakan dan jalanan rusak yang perawatannya sangat murah serta suku cadangnya bisa ditemukan di seluruh pelosok Indonesia. Sebaliknya, Destinator menawarkan sensasi berkendara yang jauh lebih mewah, mesin turbo yang buas, dan sederet fitur keselamatan pintar.

Meski sama-sama berpostur tinggi dan sanggup memuat 7 penumpang, DNA keduanya sangat bertolak belakang. Mari kita bedah perbandingannya agar kamu tidak salah menjatuhkan pilihan.

Sistem Penggerak dan Performa

Ini adalah letak perbedaan paling fundamental yang wajib kamu pertimbangkan.

  • Toyota Rush (RWD + Mesin Konvensional):

Mengandalkan mesin 1.5L Dual VVT-i (2NR-VE) bertenaga 104 PS dan torsi 136 Nm. Disalurkan melalui transmisi otomatis konvensional (4AT) ke roda belakang. Karakter tarikannya tidak meledak-ledak, tapi sangat stabil dan merayap pasti saat harus melibas tanjakan ekstrem dalam kondisi full load (penumpang penuh).

  • Mitsubishi Destinator (FWD + Mesin Turbo):

Dipersenjatai mesin 1.5L Turbo DOHC yang memuntahkan tenaga hingga 163 PS dan torsi 250 Nm. Dipadukan dengan transmisi CVT yang menggerakkan roda depan. Akselerasinya jauh lebih superior, responsif, dan memberikan sensasi sporty yang kental. Sangat asyik untuk bermanuver di jalan tol.\

Baca juga: Perbedaan Mobil Toyota Rush Typy G dan S

Desain dan Postur Tubuh

  • Toyota Rush:

Mengusung gaya Sporty dan aerodinamis khas mobil keluarga tangguh. Varian tertingginya (GR Sport) dilengkapi dengan body kit yang membuatnya tampil lebih agresif. Ground clearance mencapai 220 mm, sangat aman untuk melibas jalanan berlubang di perkotaan.

  • Mitsubishi Destinator:

Tampil dengan desain Dynamic Shield yang sangat lebar, mengotak, dan mengintimidasi. Velg berukuran besar dan postur tubuhnya yang jangkung memberikan ground clearance mencapai 244 mm. Di jalan raya, Destinator terlihat jauh lebih mahal dan bongsor.

Baca juga: Daihatsu Terios, Toyota Rush vs Mitsubishi Xpander

Apa Kelemahan Mobil Toyota Rush?

Meski sangat populer dan laris manis, Toyota Rush tetap memiliki beberapa kelemahan yang sering menjadi sorotan penggunanya:

  1. Bantingan Suspensi Keras

Karena dirancang untuk mengangkut beban berat dan penggerak belakang, suspensi Rush di-setel cukup kaku (stiff). Jika kamu menyetir sendirian atau bangku belakang kosong, guncangan saat melewati jalan keriting akan sangat terasa di perut.

  1. Kekedapan Kabin (NVH) Kurang

Suara raungan mesin di putaran tinggi dan suara gemuruh ban masih cukup bising merasuk ke dalam kabin saat melaju di kecepatan tol.

  1. Transmisi Masih 4AT

Di saat para rivalnya sudah beralih ke CVT yang halus, Rush masih bertahan dengan matik konvensional 4-percepatan yang membuat perpindahan giginya terasa kurang seamless dan putaran mesin cenderung tinggi di kecepatan konstan.

Apakah Rush Cocok Untuk Perjalanan Jauh?

Jawabannya: Cocok secara durabilitas, namun butuh kompromi secara kenyamanan. Secara teknis, Toyota Rush adalah mobil penjelajah yang luar biasa. Ketahanan mesinnya, AC Double Blower yang super dingin khas Toyota, serta ground clearance yang tinggi membuatnya tak gentar diajak melintasi jalur antar-provinsi yang kondisi aspalnya tidak tertebak. Namun, dari segi ergonomi dan kenyamanan, suspensinya yang keras dan kabinnya yang kurang senyap bisa membuat penumpang (terutama anak-anak dan lansia) merasa lebih cepat lelah dibandingkan jika duduk di dalam SUV premium seperti Destinator.

Mahal Terios apa Rush?

Meskipun lahir dari pabrik yang sama (Astra Daihatsu Motor), Toyota Rush selalu dibanderol lebih mahal dibandingkan Daihatsu Terios. Toyota memposisikan Rush sedikit lebih premium dengan menyematkan fitur standar yang lebih lengkap. Misalnya, Toyota Rush (terutama tipe GR Sport) sudah dilengkapi dengan 6 Airbags dan indikator Seatbelt untuk semua penumpang, sementara Terios lebih berfokus pada pendekatan value for money dengan harga yang lebih miring. Selain itu, emblem "Toyota" biasanya juga memberikan jaminan harga jual kembali (resale value) yang sedikit lebih stabil di pasaran mobil bekas.

Baca juga: Terios vs Rush, Perbandingan Lengkap & Pilihan Terbaik

Berapa Top Speed Mitsubishi Destinator?

Berbekal mesin 1.5L Turbo bertenaga 163 PS dan aerodinamika desain terbaru, Mitsubishi Destinator memiliki potensi kecepatan yang sangat mengerikan untuk ukuran Medium SUV. Namun, untuk alasan keselamatan, stabilitas sasis ber-ground clearance tinggi, serta regulasi pabrikan, top speed Mitsubishi Destinator biasanya dibatasi secara elektronik (electronic speed limiter) di kisaran 190 hingga 200 km/jam. Angka ini tentu sudah jauh melebihi batas kecepatan legal di jalan tol manapun di Indonesia.

Solusi Beli SUV Bekas Berkualitas di Caroline.id

Di Caroline.id, setiap SUV yang masuk ke etalase kami telah melewati proses inspeksi ketat 150 titik. Kami memastikan sasis dan gardan belakang Rush masih presisi tanpa bunyi dengung, dan memastikan sensor ADAS serta komponen CVT pada Destinator bekerja 100% sempurna.

Setiap unit juga didampingi oleh Garansi 7G+, sebuah perlindungan komprehensif selama satu tahun untuk mesin, transmisi, rem, AC, hingga komponen vital lainnya. Kami juga memberikan garansi uang kembali (Buyback Warranty) jika terbukti mobil tersebut tak sesuai inspeksi. 

Bersama Caroline.id, kamu bisa langsung tancap gas berlibur dengan hati tenang. Hubungi kami via WhatsApp sekarang juga!

Layanan unggulan kami siap memudahkan langkahmu:

2.png

AUTHOR
author-image