
Cara cek mobil bekas tabrakan memerlukan ketelitian pada detail-detail kecil yang sering disembunyikan oleh penjual. Fokus utama pemeriksaan bukanlah pada mulusnya cat, melainkan pada integritas tulang rangka, konsistensi celah panel, kondisi baut-baut bodi, dan kode produksi kaca.
Mobil yang pernah mengalami tabrakan berat biasanya memiliki bekas las-lasan yang tidak rapi di ruang mesin, warna cat yang sedikit belang (belang), dan suara pintu yang tidak lagi "kedap" saat ditutup.
Sobi Caroline tidak perlu menjadi mekanik ahli untuk melihat tanda-tanda ini. Cukup gunakan mata, tangan, dan sedikit logika.
Ini adalah langkah paling krusial. Buka kap mesin, dan perhatikan bagian depan.
Apron | Bullhead | Sealant (Lem) Kap Mesin |
Adalah besi di kiri-kanan ruang mesin (tempat shockbreaker depan bertumpu). Cek apakah ada bekas ketrikan/lipatan yang tidak wajar atau bekas cat ulang yang kasar. Apron pabrikan harusnya mulus dan lurus.
| Besi melintang di paling depan (di balik bumper/grille). Jika besi ini terlihat baru diganti, atau ada bekas las yang tidak rapi, kemungkinan besar mobil pernah "adu banteng" (tabrakan depan).
| Tekan sealant di pinggiran kap mesin dengan kuku. Sealant asli pabrik itu keras tapi sedikit kenyal. Jika sealant-nya lembek, mudah hancur, atau bahkan tidak ada sealant sama sekali, berarti kap mesin sudah diganti atau diperbaiki. |
2. Cek Konsistensi Celah Bodi (Nut)
Mobil yang keluar dari pabrik dirakit oleh robot dengan presisi tingkat tinggi.
Baut tidak pernah bohong. Baut engsel pintu dan kap mesin yang asli dari pabrik biasanya dicat menyatu dengan bodi dan tidak ada lecet.
Bawa mobil ke tempat terang (di bawah matahari langsung), jangan mengecek di garasi gelap.
Ini trik rahasia inspektor.
Baca juga: 9 Sedan Bekas Murah Perawatan Mudah dan Layak Beli 100%
Jangan lupa bagian buritan. Buka pintu bagasi, lalu:
Baca juga: Kelebihan & Kekurangan Toyota Raize (Mesin 1.0 Turbo)
Mungkin Sobi Caroline berpikir, "Ah, kalau cuma penyok dikit gak apa-apa kan?" Masalahnya, kita bicara soal Tabrakan Struktural, bukan sekadar baret bumper. Risikonya adalah:
Besi yang sudah pernah bengkok dan diluruskan kembali tidak memiliki kekuatan yang sama. Jika terjadi kecelakaan lagi, ia tidak bisa melindungi penumpang.
Sasis yang bengkok membuat setir membuang ke kiri/kanan. Di-spooring berkali-kali pun tidak akan sembuh total. Ban akan cepat habis di satu sisi.
Saat kamu mau jual lagi, dealer atau pembeli cerdas akan menawar dengan harga "rongsok".
Baca juga: Ciri Transmisi Matic Rusak yang Perlu Segera Dicek
Mengecek 150 titik mobil butuh waktu berjam-jam dan mata yang terlatih. Salah sedikit, Sobi Caroline bisa rugi ratusan juta.
Di Caroline.id, kami mengambil alih risiko tersebut:
Beli mobil bekas rasa baru tanpa was-was hanya disini. Hubungi kami untuk bawa pulang mobil impianmu!
Lihat layanan kami lainnya:
Ikuti Kami
Terpopuler

Cara Cek Mobil Bekas Tabrakan agar Tidak Salah Beli
Tips & Trik | 5 Feb 2026
Tarif Tol Jakarta–Solo Lengkap dengan Alternatif Rute
Berita Terkini | 5 Feb 2026
Tarif Tol Jakarta–Merak dan Akses Menuju Pelabuhan
Berita Terkini | 5 Feb 2026
Tarif Tol Cikopo–Palimanan dan Titik Rest Area Populer
Berita Terkini | 5 Feb 2026
Daftar Mobil Hybrid yang Tersedia di Indonesia
Bedah Mobil | 5 Feb 2026Jual Beli Bergaransi!
Proses serba cepat dan transparan. Inspeksi cepat 30 menit dan gratis kemudian team kami akan memberikan penawaran harga sesuai hasil inspeksi. Jika sepakat jual, pembayaran akan langsung ditransfer ke rekening Anda kurang dari 1 jam.