

Jika kamu mencari mobil listrik dengan jarak tempuh terjauh di Indonesia, pilihannya sekarang sudah jauh berkembang. Mercedes-Benz EQS 450+ tercatat mampu mencapai hingga 770 km berdasarkan standar WLTP, sementara XPENG X9 Long Range juga menawarkan klaim hingga sekitar 715 km berdasarkan NEDC. Di kelas yang lebih mudah dijangkau, BYD Seal Premium memiliki klaim hingga 650 km NEDC.
Jadi, apakah mobil listrik benar-benar bisa dipakai untuk perjalanan jauh tanpa sering mengisi daya? Jawabannya, bisa. Yuk, lihat pilihan dan hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menentukan pilihan.
Jarak tempuh menjadi salah satu pertimbangan penting ketika seseorang mulai melirik mobil listrik. Semakin jauh kemampuan baterainya, semakin kecil pula kekhawatiran harus mencari stasiun pengisian di tengah perjalanan.
Namun, perlu dicatat bahwa angka jarak tempuh di bawah merupakan klaim berdasarkan standar pengujian masing-masing pabrikan. Hasil penggunaan sehari-hari bisa berbeda karena kecepatan, kondisi jalan, beban kendaraan, penggunaan AC, suhu, hingga gaya berkendara.
Berikut beberapa mobil listrik dengan jarak tempuh panjang yang tersedia di pasar Indonesia:
*Angka merupakan klaim pabrikan dan bukan jaminan jarak tempuh dalam kondisi penggunaan nyata.
Baca juga Artikel: Honda Super One vs Wuling Aira, Mana yang Lebih Menarik?
Kalau pertanyaannya murni soal angka jarak tempuh, Mercedes-Benz EQS 450+ menjadi salah satu yang paling menonjol. Data resmi Mercedes-Benz Indonesia mencantumkan jarak tempuh hingga 770 km berdasarkan WLTP.
Sedan listrik premium ini menggunakan baterai berkapasitas 107,8 kWh dan motor yang menghasilkan tenaga 333 hp. Karakternya memang lebih mengarah ke mobil premium dengan kenyamanan dan teknologi sebagai daya tarik utama.
Buat kamu yang membutuhkan kabin besar untuk keluarga, XPENG X9 menarik untuk diperhatikan. Model MPV listrik tujuh penumpang ini sudah resmi hadir di Indonesia dan bahkan produksinya telah dilokalkan di dalam negeri.
Untuk varian Long Range, angka yang beredar di pasar Indonesia mencapai sekitar 715 km berdasarkan NEDC. Dengan kapasitas tujuh penumpang, model ini cukup menarik bagi pengguna yang ingin menggabungkan ruang kabin luas dengan kemampuan perjalanan jarak jauh.
Berikutnya ada BYD Seal. Berdasarkan data resmi BYD Indonesia, varian Premium dengan baterai 82,56 kWh memiliki jarak mengemudi hingga 650 km berdasarkan NEDC.
Angka tersebut membuat BYD Seal menjadi salah satu pilihan menarik bagi kamu yang mencari sedan listrik dengan kemampuan jelajah panjang. Selain jarak tempuh, model ini juga menawarkan performa yang cukup agresif sehingga bukan hanya mengutamakan efisiensi.
Kalau kamu mencari SUV listrik dengan jarak tempuh panjang, Hyundai KONA Electric juga layak masuk daftar. Hyundai menyebut baterai 66 kWh pada varian tertentu mampu membawa mobil hingga 600 km berdasarkan NEDC.
Menariknya, dimensinya relatif kompak dibanding SUV listrik berukuran besar. Jadi, buat penggunaan harian di kota, karakter ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri.
Sementara itu, Hyundai IONIQ 6 menawarkan pendekatan yang berbeda. Desainnya dibuat sangat aerodinamis sehingga membantu efisiensi ketika melaju dalam kecepatan tinggi. Di Indonesia, IONIQ 6 Signature tercatat memiliki perkiraan jarak tempuh hingga 519 km berdasarkan WLTP.
Jarak tempuh memang penting, tetapi pastikan kamu juga mempertimbangkan kebutuhan, kenyamanan, dan biaya kepemilikan sebelum memilih kendaraan.
Secara teknologi, mobil listrik dengan klaim jarak tempuh sekitar 1.000 km memang sudah mulai dikembangkan dan diperkenalkan di beberapa pasar. Namun, angka tersebut belum bisa dijadikan patokan bahwa mobil listrik yang tersedia di Indonesia saat ini mampu menempuh 1.000 km dalam kondisi penggunaan normal.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah standar pengujian. NEDC cenderung menghasilkan angka yang lebih tinggi dibandingkan WLTP. Karena itu, jangan langsung membandingkan angka 650 km NEDC dengan 600 km WLTP seolah keduanya diuji menggunakan metode yang sama.
Untuk penggunaan sehari-hari, jarak tempuh aktual juga bisa lebih rendah dari angka klaim pabrikan. Kecepatan tinggi di jalan tol, penggunaan AC terus-menerus, tanjakan, lalu lintas padat, dan muatan penuh dapat meningkatkan konsumsi energi.
Baca juga Artikel: Mobil Listrik Paling Laris di Indonesia, Mana Juaranya?
Jadi, jangan hanya melihat angka terbesar di brosur. Ada beberapa faktor yang ikut menentukan seberapa jauh mobil bisa berjalan dalam sekali pengisian.
Semakin besar kapasitas baterai bukan berarti otomatis paling efisien. Teknologi baterai, bobot kendaraan, serta sistem manajemen energi juga ikut berpengaruh.
Mobil dengan desain aerodinamis biasanya lebih efisien ketika melaju kencang. Sebaliknya, bodi besar dan bobot berat membutuhkan energi lebih banyak untuk bergerak.
Kebiasaan menginjak pedal akselerator secara agresif bisa membuat konsumsi listrik meningkat. Begitu juga dengan kecepatan tinggi secara terus-menerus.
AC, suhu lingkungan, kemacetan, tanjakan, hingga jumlah penumpang dapat memengaruhi konsumsi energi. Karena itu, angka di brosur sebaiknya digunakan sebagai acuan, bukan janji jarak tempuh yang pasti.
Jarak tempuh mobil listrik tidak hanya ditentukan oleh kapasitas baterai. Jadi, jangan terpaku pada angka klaim di brosur dan pertimbangkan juga kondisi penggunaan sehari-hari agar pilihan mobil benar-benar sesuai kebutuhanmu.
Baca juga Artikel: 10 Mobil Diesel Terbaik yang Masih Layak Dipilih
Jika kebutuhanmu sebatas aktivitas kantor, antar-jemput keluarga, belanja, atau mobilitas dalam kota, sebenarnya kamu tidak selalu membutuhkan mobil dengan jarak tempuh paling jauh. Justru, pertimbangkan juga kemudahan pengisian daya, ukuran mobil, kenyamanan, kebutuhan penumpang, serta biaya kepemilikannya.
Untuk kamu yang belum siap beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik, pilihan mobil irit BBM atau hybrid juga bisa menjadi jalan tengah.
Jadi, kalau kamu sedang membandingkan EV dengan mobil konvensional atau hybrid untuk penggunaan sehari-hari, kamu bisa melihat pilihan kendaraan yang tersedia di Caroline.id sesuai kebutuhan dan budget.
Mercedes-Benz EQS 450+ memiliki klaim hingga 770 km WLTP, sedangkan XPENG X9 Long Range mencapai sekitar 715 km NEDC. Standar pengujiannya berbeda, jadi angka tidak bisa dibandingkan secara langsung.
Wuling Cloud EV dapat menempuh hingga 460 km dalam kondisi baterai penuh menurut informasi resmi Wuling.
Teknologi EV dengan klaim sekitar 1.000 km sudah dikembangkan di sejumlah pasar, tetapi angka tersebut belum menjadi patokan umum untuk mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia.
Bisa. Kecepatan, gaya mengemudi, penggunaan AC, kondisi jalan, suhu, muatan, dan kondisi baterai dapat memengaruhi jarak tempuh aktual.
Sobi Caroline, mobil dengan jarak tempuh panjang memang menarik, tetapi bukan berarti selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua orang. Yang lebih penting adalah mencocokkannya dengan rutinitas, kebutuhan keluarga, budget, dan rute yang paling sering kamu lalui.
Jika kamu sedang mempertimbangkan kendaraan lain yang lebih sesuai untuk penggunaan sehari-hari, yuk cek pilihan dan layanan Caroline.id. Tim Caroline.id siap membantu kamu mencari pilihan kendaraan yang paling masuk akal untuk kebutuhanmu.
Yuk hubungi kami via WhatsApp.
Ada beberapa opsi yang bisa kamu manfaatkan:


Mobil Listrik dengan Fitur V2L, Bisa Jadi Sumber Listrik di Mana Saja
16 Sep 2026
7+ Mobil Listrik 7 Seater yang Bisa Jadi Pilihan Keluarga di Indonesia
16 Sep 2026
Mobil Listrik dengan Fitur Kursi Pijat, Nyaman untuk Perjalanan Jauh
16 Sep 2026
Mobil Listrik Bagus Merek Apa? Ini Pilihan yang Layak Dipertimbangkan
16 Sep 2026
Rekomendasi Mobil Listrik Bekas di Bawah 150 Juta, Ada Pilihan Apa Saja?
15 Sep 2026
Mobil Listrik Terbaik di Indonesia 2026, yang Mana Pilihanmu?
15 Sep 2026Ikuti Kami
Terpopuler
Jual Beli Bergaransi!
Proses serba cepat dan transparan. Inspeksi cepat 30 menit dan gratis kemudian team kami akan memberikan penawaran harga sesuai hasil inspeksi. Jika sepakat jual, pembayaran akan langsung ditransfer ke rekening Anda kurang dari 1 jam.

Mobil Listrik dengan Fitur V2L, Bisa Jadi Sumber Listrik di Mana Saja
16 Sep 2026
7+ Mobil Listrik 7 Seater yang Bisa Jadi Pilihan Keluarga di Indonesia
16 Sep 2026
Mobil Listrik dengan Fitur Kursi Pijat, Nyaman untuk Perjalanan Jauh
16 Sep 2026
Mobil Listrik Bagus Merek Apa? Ini Pilihan yang Layak Dipertimbangkan
16 Sep 2026
Mobil Listrik dengan Jarak Tempuh Terjauh di Indonesia, Mana Pilihannya?
16 Sep 2026