Oli Mobil Listrik, Apakah Benar Tidak Perlu Ganti?

author-image
Dany M. Ridwan | 8 Okt 2026
Share
share-mobil
Detail Article

Benarkah oli mobil listrik tidak perlu diganti sama sekali? Jawabannya, mobil listrik murni memang tidak membutuhkan oli mesin seperti mobil bensin karena tidak memiliki mesin pembakaran internal. 

Namun, bukan berarti mobil listrik bebas dari semua jenis oli atau cairan perawatan. Beberapa komponennya tetap menggunakan fluida tertentu, seperti reduction gear fluid, coolant, dan minyak rem, dengan jadwal pemeriksaan atau penggantian yang mengikuti rekomendasi masing-masing model. Jadi, yuk pahami apa saja yang sebenarnya perlu dirawat pada mobil listrik.

Kenapa Mobil Listrik Tidak Menggunakan Oli Mesin?

Perbedaan utamanya ada pada sumber tenaga dan konstruksi penggeraknya. Mobil bensin atau diesel memiliki mesin pembakaran internal yang terdiri dari banyak komponen bergerak, seperti piston, crankshaft, dan camshaft. Oli mesin dibutuhkan untuk melumasi komponen tersebut sekaligus membantu mengurangi gesekan dan panas.

Sementara itu, mobil listrik menggunakan motor listrik yang mendapatkan tenaga dari baterai. Konstruksinya lebih sederhana dan tidak memiliki sistem pembakaran seperti pada mobil konvensional.

Itulah sebabnya tidak ada jadwal ganti oli mesin mobil listrik seperti yang biasa kamu temui pada mobil bensin. Namun, anggapan bahwa mobil listrik sama sekali tidak memiliki cairan yang perlu dirawat tetap kurang tepat.

Baca juga Artikel: Service Berkala Mobil Listrik, Apa Saja yang Dicek?

Apakah Mobil Listrik Benar-Benar Tidak Perlu Ganti Oli?

Tidak menggunakan oli mesin bukan berarti semua jenis pelumas di mobil listrik bisa diabaikan. Beberapa mobil listrik memiliki reduction gear atau gearbox yang menggunakan fluida khusus untuk membantu pelumasan komponen di dalamnya.

Contohnya, manual pemilik Hyundai untuk salah satu model listrik mencantumkan reduction gear fluid sebagai bagian yang perlu diperiksa dalam jadwal perawatan. Pada kondisi penggunaan tertentu, fluida tersebut bahkan memiliki interval penggantian yang ditentukan pabrikan.

Tesla juga mencantumkan gearbox fluid sebagai salah satu fluida pada sistem kendaraan listriknya. Artinya, kebutuhan perawatan tetap ada, hanya jenis dan intervalnya berbeda dari mobil dengan mesin pembakaran.

Jadi, lebih tepat jika dikatakan mobil listrik tidak perlu ganti oli mesin, bukan tidak perlu mengganti atau memeriksa cairan apa pun.

Cairan Apa Saja yang Tetap Perlu Dirawat?

Supaya tidak salah kaprah, berikut beberapa jenis cairan yang masih bisa ditemukan pada mobil listrik.

1. Reduction Gear Fluid

Motor listrik menyalurkan tenaga ke roda melalui sistem penggerak yang dapat menggunakan reduction gear. Bagian ini membutuhkan fluida khusus untuk membantu pelumasan dan menjaga komponen tetap bekerja sebagaimana mestinya.

Jenis fluida dan jadwal penggantiannya tidak bisa disamaratakan untuk semua mobil listrik. Karena itu, jangan menggunakan oli transmisi atau oli mesin secara sembarangan. Ikuti spesifikasi yang tercantum dalam buku manual kendaraan.

2. Coolant

Baterai, motor listrik, inverter, atau komponen kelistrikan tertentu membutuhkan pengaturan suhu agar dapat bekerja dalam kondisi yang sesuai.

Karena itu, mobil listrik juga dapat memiliki sistem pendingin dengan coolant. Hyundai, misalnya, mencantumkan coolant sebagai bagian dari sistem perawatan kendaraan listrik dan memberikan interval penggantian sesuai model serta kondisi penggunaannya.

Coolant ini juga tidak boleh asal ditambah atau dicampur. Spesifikasi yang digunakan harus mengikuti rekomendasi pabrikan.

3. Minyak Rem

Mobil listrik tetap menggunakan sistem pengereman dan membutuhkan minyak rem. Walaupun pengereman regeneratif dapat membantu mengurangi penggunaan rem mekanis dalam kondisi tertentu, komponen rem konvensional tetap ada.

Karena itu, kondisi minyak rem, selang, cakram, kampas, dan komponen pengereman lainnya tetap perlu diperiksa secara berkala. Manual kendaraan Hyundai, misalnya, mencantumkan pemeriksaan dan spesifikasi minyak rem dalam jadwal perawatan.

4. Cairan AC dan Washer

Sama seperti mobil pada umumnya, mobil listrik juga memiliki sistem pendingin kabin dan cairan washer untuk membersihkan kaca depan. Keduanya memang bukan pengganti oli mesin, tetapi tetap termasuk bagian dari perawatan kendaraan yang perlu diperhatikan jika muncul masalah atau volumenya berkurang.

Jadi, meski mobil listrik tidak membutuhkan oli mesin, beberapa cairan lain tetap perlu diperiksa dan dirawat. Pastikan penggantian atau pengisian cairan selalu mengikuti spesifikasi serta jadwal dari pabrikan agar mobil tetap bekerja optimal.

Baca juga Artikel: Komponen Mobil Listrik dan Fungsinya yang Wajib Dipahami

Perawatan Mobil Listrik Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?

Karena tidak memiliki oli mesin dan beberapa komponen mesin konvensional, perawatan mobil listrik umumnya berfokus pada komponen yang berbeda.

Komponen

Perlu diperiksa?

Catatan

Oli mesin

Tidak

Mobil listrik murni tidak memiliki mesin pembakaran

Reduction gear fluid

Ya

Ikuti spesifikasi dan jadwal pabrikan

Coolant

Ya

Berkaitan dengan sistem pendinginan

Minyak rem

Ya

Tetap digunakan pada sistem pengereman

Ban

Ya

Periksa tekanan dan keausannya

Baterai

Ya

Pantau kondisi dan sistem kelistrikannya

Filter kabin

Ya

Diganti sesuai kondisi atau jadwal

Wiper washer

Ya

Isi ulang jika diperlukan

Jadi, perawatan mobil listrik bukan berarti berhenti setelah tidak perlu mengganti oli mesin. Fokusnya saja yang bergeser ke baterai, sistem pendingin, motor listrik, reduction gear, rem, ban, dan perangkat kelistrikan.

Apakah Servis Mobil Listrik Lebih Sederhana?

Dalam beberapa aspek, iya. Mobil listrik tidak memiliki sejumlah komponen yang umum ditemukan pada mobil bensin, seperti busi, injektor bahan bakar, filter oli mesin, serta sistem pembuangan.

Namun, bukan berarti mobil listrik bisa dirawat tanpa mengikuti jadwal servis. Komponen seperti baterai, sistem pendingin, rem, ban, dan sistem kelistrikan tetap membutuhkan pemeriksaan.

Hal yang paling penting adalah jangan menjadikan tidak adanya oli mesin sebagai alasan untuk melewatkan servis berkala. Setiap model bisa mempunyai kebutuhan dan interval yang berbeda.

Bagaimana dengan Mobil Hybrid, Apakah Sama?

Nah, bagian ini sering tertukar. Mobil hybrid berbeda dengan mobil listrik murni. Hybrid masih menggunakan mesin pembakaran internal yang bekerja bersama motor listrik. Karena masih memiliki mesin bensin, mobil hybrid tetap membutuhkan oli mesin dan penggantian sesuai jadwal pabrikan.

Sederhananya:

  • Mobil listrik murni (BEV): tidak menggunakan oli mesin.
  • Mobil hybrid: tetap menggunakan oli mesin karena masih memiliki mesin pembakaran.
  • Mobil bensin/diesel: menggunakan oli mesin dan membutuhkan penggantian berkala.

Jadi, sebelum mencari informasi tentang oli, pastikan dulu jenis sistem penggerak mobil yang kamu gunakan.

Baca juga Artikel: Cara Charge Mobil Listrik di SPKLU, Gampang Banget!

FAQ 

1. Apakah ada oli di mobil listrik?

Mobil listrik murni tidak menggunakan oli mesin karena tidak memiliki mesin pembakaran internal. Namun, beberapa model tetap menggunakan fluida pelumas untuk komponen seperti reduction gear, sehingga perawatannya tetap mengikuti rekomendasi pabrikan.

2. Apakah mobil BYD pakai oli?

Mobil listrik BYD tidak menggunakan oli mesin seperti mobil bensin. Namun, komponen tertentu tetap dapat menggunakan fluida khusus, sehingga pemeriksaan dan penggantian tetap perlu mengikuti jadwal servis serta spesifikasi yang ditentukan BYD.

3. 15W-40 cocok untuk mobil apa?

Oli 15W-40 umumnya digunakan pada mesin bensin atau diesel tertentu, terutama kendaraan yang membutuhkan oli dengan viskositas lebih tinggi. Kecocokannya tetap bergantung pada spesifikasi mesin dan rekomendasi pabrikan, jadi jangan memilih hanya berdasarkan angka viskositas.

4. Oli mobil 5W-30 cocok untuk mobil apa?

Oli 5W-30 banyak digunakan pada berbagai mesin bensin maupun diesel modern yang memang mensyaratkan viskositas tersebut. Namun, selain 5W-30, kamu juga perlu memastikan standar API, ACEA, atau spesifikasi khusus dari pabrikan sesuai dengan mobil yang digunakan.

Pilih Mobil Sesuai Kebutuhan, Bukan Sekadar Jenis Mesinnya

Memahami perawatan kendaraan penting sebelum kamu menentukan mobil yang akan digunakan sehari-hari. Mobil listrik punya karakter perawatan yang berbeda, sedangkan mobil bensin menawarkan sistem yang sudah lebih familiar bagi banyak pemilik kendaraan.

Kalau kamu masih mempertimbangkan pilihan mobil yang praktis untuk aktivitas harian, mobil dengan konsumsi bahan bakar efisien seperti LCGC atau hybrid juga bisa masuk dalam daftar pertimbangan. Yang terpenting, sesuaikan dengan kebutuhan perjalanan, akses pengisian daya, anggaran perawatan, dan kebiasaan berkendara kamu.

Biar Makin Tenang, Kenali Juga Jaminan Mobil yang Kamu Pilih

Setelah memahami perawatan kendaraan, hal lain yang tidak kalah penting adalah mengetahui perlindungan setelah mobil digunakan. Di Caroline.id, setiap unit yang tersedia mendapatkan perlindungan Garansi 7G+ selama satu tahun untuk sejumlah komponen penting, seperti mesin, transmisi, AC, rem, kelistrikan, kemudi, dan penggerak.

Ada pula Buyback Warranty sebagai perlindungan tambahan. Jika kemudian terbukti kendaraan merupakan bekas tabrakan berat atau terdampak banjir bandang sesuai ketentuan yang berlaku, terdapat jaminan pengembalian uang 100%.

Butuh informasi lebih lanjut? Hubungi kami via WhatsApp dan ceritakan kebutuhan mobil kamu!

Mau Mulai Cari Mobil yang Sesuai? Cek Layanan Lain di Caroline.id: 

5.png

AUTHOR
author-image

Ikuti Kami

Jual Beli Bergaransi!

Proses serba cepat dan transparan. Inspeksi cepat 30 menit dan gratis kemudian team kami akan memberikan penawaran harga sesuai hasil inspeksi. Jika sepakat jual, pembayaran akan langsung ditransfer ke rekening Anda kurang dari 1 jam.

Oli Mobil Listrik, Apakah Perlu Diganti? Ini Penjelasannya