Sejarah Nissan GT-R: Dari Skyline hingga Jadi Mobil Legendaris

author-image
Dany M. Ridwan | 1 Okt 2026
Share
share-mobil
Detail Article

Sobi Caroline, Tahukah kamu ada mobil yang dikenal sebagai salah satu ikon sport Jepang ini punya perjalanan panjang sebelum akhirnya hadir sebagai GT-R seperti yang dikenal sekarang? 

Sejarah Nissan GT-R bermula dari Skyline GT-R pada 1969, melewati beberapa generasi, sempat vakum selama 16 tahun, lalu kembali lewat R32 hingga akhirnya berdiri sebagai model tersendiri melalui R35.

Lantas, bagaimana sebuah Skyline bisa berkembang menjadi mobil yang mendapat julukan “Godzilla”? Yuk, Sobi Caroline, kita mundur ke awal perjalanannya dan kenali sejarah Nissan GT-R dari generasi ke generasi.

Awal Mula Nissan GT-R Berasal dari Skyline

Sebelum dikenal sebagai GT-R, nama Skyline sudah lebih dulu digunakan pada mobil buatan Prince Motor Company. Setelah Prince bergabung dengan Nissan pada 1966, Skyline kemudian menjadi bagian dari jajaran Nissan dan menjadi dasar lahirnya GT-R.

Tonggak pentingnya terjadi pada 1969 ketika Skyline generasi ketiga atau C10 mendapatkan varian Skyline 2000GT-R PGC10. Mobil ini dibekali mesin S20 2.0 liter enam silinder segaris dengan teknologi DOHC empat katup per silinder.

Menariknya, GT-R sejak awal memang tidak sekadar dibuat untuk tampil sporty. Nissan memasukkan banyak teknologi yang dikembangkan dari pengalaman balap, termasuk mesin dan suspensi yang mendukung performa tinggi.

Hasilnya pun terlihat di lintasan. Skyline GT-R mencatat total 52 kemenangan dalam balapan touring domestik Jepang selama periode 1969 hingga 1972. Dari sinilah reputasi GT-R sebagai mobil performa tinggi mulai terbentuk.

Baca juga Artikel: Sejarah Nissan: Pernah Hampir Bangkrut, Kini Jadi Raksasa Otomotif

Skyline GT-R Generasi Kedua Hadir, Tapi Singkat

Setelah PGC10 dan versi hardtop KPGC10, Nissan memperkenalkan Skyline GT-R generasi berikutnya dengan basis Skyline C110 pada 1973. Mobil ini kemudian dikenal sebagai Kenmeri GT-R, mengikuti kampanye pemasaran Skyline yang populer saat itu.

Di atas kertas, generasi ini tetap membawa mesin S20 2.0 liter dengan tenaga sekitar 160 PS. Namun, perjalanan Kenmeri GT-R tidak berlangsung lama. Mobil tersebut hanya diproduksi selama sekitar empat bulan dan jumlah produksinya kurang dari 200 unit. Salah satu faktor utamanya adalah semakin ketatnya regulasi emisi pada masa itu. 

Selain itu, program balap Nissan juga mengalami perubahan sehingga GT-R tidak sempat melanjutkan kiprahnya seperti generasi sebelumnya. Setelah itu, nama GT-R menghilang cukup lama dari jajaran Skyline. Justru masa vakum inilah yang membuat kemunculannya kembali pada akhir 1980-an terasa begitu penting.

Perjalanan Nissan GT-R dari R32 hingga R35

Setelah sempat menghilang selama sekitar 16 tahun, nama GT-R kembali membawa babak baru dalam sejarah Nissan. Yuk, Sobi Caroline, lihat bagaimana perubahan GT-R dari satu generasi ke generasi berikutnya.

1. R32 Menghidupkan Kembali Nama GT-R

Setelah sekitar 16 tahun tidak digunakan, nama GT-R akhirnya kembali melalui Skyline GT-R R32 pada 1989. Kemunculan ini menjadi salah satu titik penting dalam sejarah Nissan GT-R karena membawa kembali formula performa yang sebelumnya melekat pada GT-R.

R32 menggunakan mesin RB26DETT 2.6 liter, enam silinder segaris, DOHC, dan twin-turbo. Tenaga resminya tercatat 280 PS. Bukan hanya mesinnya yang menarik, Nissan juga membekali R32 dengan sistem penggerak empat roda ATTESA E-TS dan suspensi multilink.

Kombinasi tersebut membuat R32 mampu menyalurkan tenaga dengan lebih efektif sekaligus memberikan karakter berkendara yang berbeda dari sport sedan biasa. Kiprahnya di ajang Japan Touring Car Championship juga sangat menonjol, dengan 29 kemenangan tanpa kekalahan selama empat musim dari 1990 hingga 1993.

2. R33 Membawa GT-R ke Arah yang Lebih Matang

Memasuki 1995, Nissan memperkenalkan Skyline GT-R R33 sebagai penerus R32. Formula utamanya masih dipertahankan melalui mesin RB26DETT dan sistem penggerak ATTESA E-TS, tetapi Nissan memberikan sejumlah pengembangan pada dimensi, sasis, dan aerodinamika.

R33 juga hadir dalam beberapa varian performa, termasuk GT-R V-Spec. Ada pula GT-R 400R yang dikembangkan NISMO dengan pendekatan lebih ekstrem. Kehadiran R33 menjadi bagian penting dalam perjalanan GT-R menuju generasi yang semakin matang dan berorientasi pada performa.

3. R34 Menjadi Ikon GT-R di Era 2000-an

Pada 1999, Skyline GT-R R34 diperkenalkan sebagai generasi penerus sekaligus generasi terakhir yang menggunakan nama Skyline GT-R. Mobil ini tetap mengandalkan mesin RB26DETT 2.6 liter twin-turbo, tetapi mendapatkan berbagai penyempurnaan dari generasi sebelumnya.

Salah satu hal yang membuat R34 terasa lebih modern pada masanya adalah kehadiran layar multifungsi yang dapat menampilkan berbagai informasi kendaraan. Nissan juga menawarkan varian seperti V-Spec dan V-Spec II, sebelum menghadirkan edisi terbatas V-Spec II Nür dan M-Spec Nür pada 2002.

Selain performa dan teknologinya, R34 semakin dikenal melalui budaya JDM, motorsport, serta kemunculannya dalam berbagai media populer. Tak heran jika generasi ini kemudian menjadi salah satu wajah GT-R yang paling mudah dikenali.

Baca juga Artikel: Nissan Terra vs Pajero, Mana yang Lebih Tangguh?

4. R35 Memisahkan GT-R dari Nama Skyline

Tahun 2007 menjadi titik perubahan besar. Nissan memperkenalkan GT-R R35, tetapi nama Skyline tidak lagi digunakan. Artinya, GT-R tidak lagi menjadi varian performa dari Skyline, melainkan berdiri sebagai model tersendiri.

R35 juga membawa perubahan besar dari sisi teknis. Mobil ini menggunakan mesin VR38DETT V6 3.8 liter twin-turbo dan sistem penggerak empat roda. Platform serta berbagai teknologinya dikembangkan secara berbeda dari Skyline GT-R generasi sebelumnya.

Meski berbeda dari generasi sebelumnya, R35 tetap membawa filosofi yang sama: menggabungkan performa tinggi dengan teknologi untuk menghasilkan karakter GT-R yang khas. Sepanjang masa produksinya, R35 terus mendapatkan berbagai pembaruan hingga akhirnya menjadi generasi GT-R dengan masa produksi terpanjang.

Perjalanan dari R32 hingga R35 menunjukkan bahwa GT-R tidak berhenti berkembang setelah kembali pada 1989. Setiap generasi membawa pendekatan dan teknologi baru, tetapi tetap mempertahankan identitas performa yang sudah melekat pada nama GT-R.

Kenapa Nissan GT-R Bisa Jadi Mobil Legendaris?

Ada beberapa alasan yang membuat sejarah Nissan GT-R begitu menarik.

  • Pertama, GT-R memiliki akar yang kuat dari dunia balap. Sejak generasi pertama, Nissan memang menjadikan pengalaman motorsport sebagai bagian dari pengembangan mobilnya.
  • Kedua, GT-R memiliki kesinambungan teknologi. Mesin enam silinder, sistem penggerak empat roda, hingga berbagai teknologi pengendalian terus dikembangkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
  • Ketiga, GT-R berhasil membangun identitas yang kuat di luar Jepang. R32, R33, R34, dan R35 ikut memperkenalkan performa mobil Jepang kepada penggemar otomotif global.

Itulah sebabnya GT-R tidak hanya dikenal karena angka tenaga atau kecepatannya. Ada sejarah panjang, motorsport, teknologi, dan budaya otomotif yang ikut membentuk namanya.

Baca juga Artikel: Harga Mobil Bekas Ayla di Bawah Rp100 Juta, Cek Tahun dan Varian

FAQ

1. Mengapa Nissan GT-R disebut Godzilla?

Julukan “Godzilla” pertama kali populer untuk Skyline GT-R R32 melalui media otomotif Australia pada akhir 1980-an. Julukan tersebut menggambarkan performanya yang dianggap sangat kuat dan dominan di ajang balap.

2. GT-R singkatan dari apa?

GT-R umumnya merujuk pada “Gran Turismo Racing”, dengan “GT” berasal dari Gran Turismo dan “R” dari Racing. Nama ini mencerminkan karakter GT-R sebagai mobil performa tinggi yang juga dikembangkan dengan orientasi balap.

3. Apa perbedaan antara Nissan Skyline dan GT-R?

Skyline merupakan nama lini mobil Nissan, sedangkan GT-R awalnya merupakan varian performa tinggi dari Skyline. Mulai R35 pada 2007, GT-R tidak lagi menggunakan nama Skyline dan berdiri sebagai model tersendiri.

4. Nissan GT-R keluaran tahun berapa?

GT-R pertama kali muncul sebagai Skyline 2000GT-R pada 1969. Setelah sempat vakum, nama GT-R kembali melalui R32 pada 1989, sedangkan GT-R R35 diperkenalkan pada 2007.

Kenalan dengan Dunia Mobil Bersama Caroline

Sejarah GT-R menunjukkan bahwa sebuah mobil bisa memiliki cerita yang jauh lebih panjang daripada sekadar spesifikasi mesin. Kalau kamu sedang mencari mobil untuk kebutuhan harian, perjalanan, atau sekadar ingin memahami lebih banyak pilihan kendaraan, kamu bisa mengunjungi Caroline.id dan melihat berbagai informasi serta pilihan mobil yang tersedia.

Biar Kamu makin tenang, Caroline juga memberikan perlindungan tambahan melalui Garansi 7G+ selama satu tahun pada unit yang memenuhi ketentuannya. Perlindungan ini mencakup komponen penting seperti mesin, transmisi, AC, rem, kelistrikan, kemudi, dan penggerak.

Ada pula buyback warranty dengan jaminan pengembalian uang 100% apabila kemudian terbukti kendaraan memiliki riwayat kerusakan berat akibat tabrakan atau banjir sesuai ketentuan garansi.

Jika ingin berdiskusi soal pilihan mobil atau layanan Caroline, hubungi kami via WhatsApp dan ceritakan kebutuhanmu, ya, Sobi Caroline.

Kalau kamu ingin mulai mencari mobil, beberapa layanan Caroline yang bisa kamu manfaatkan:

4.png

AUTHOR
author-image

Ikuti Kami

Jual Beli Bergaransi!

Proses serba cepat dan transparan. Inspeksi cepat 30 menit dan gratis kemudian team kami akan memberikan penawaran harga sesuai hasil inspeksi. Jika sepakat jual, pembayaran akan langsung ditransfer ke rekening Anda kurang dari 1 jam.

Sejarah Nissan GT-R: Dari Skyline hingga Mobil Legendaris