
Subaru BRZ vs Toyota 86 (GR86) mana yang lebih keren? Sebenarnya, secara teknis kedua mobil ini adalah kembar identik yang berbagi 95% komponen yang sama (mesin, sasis, interior). Kamu bisa pilih Toyota GR86 jika ingin drifting atau sliding di tikungan. Sebaliknya, pilihlah Subaru BRZ jika kamu menginginkan stabilitas. Insinyur Subaru menyetel suspensi BRZ dengan spring rate dan mounting yang lebih kaku di belakang untuk menjaga mobil tetap menempel di aspal saat menikung tajam (cornering).
Di tahun 2026 ini, kedua mobil ini telah memasuki generasi kedua yang jauh lebih bertenaga berkat mesin baru 2.4L. Proyek kolaborasi "Toyobaru" ini sukses besar karena menghadirkan mobil sport murni dengan harga yang masih masuk akal (di kisaran Rp 900 juta - 1 Miliar untuk kondisi baru, dan lebih terjangkau untuk bekas).
Mesin adalah jiwa dari kedua mobil ini, dan di sini tidak ada perbedaan.
Peningkatan dari mesin 2.0L lama sangat terasa. Torsi kini tersedia di putaran bawah, menghilangkan gejala torque dip (tenaga kempos di putaran tengah) yang menjadi keluhan utama pada generasi pertama (GT86/BRZ lama). Karena konfigurasi Boxer (piston bergerak horizontal berlawanan), pusat gravitasi mesin sangat rendah, membuat mobil sangat stabil. Suara mesinnya khas, sedikit kasar namun berkarakter, yang diperkuat oleh Active Sound Control (suara buatan via speaker) di dalam kabin.
Di sinilah letak perbedaan "5%" yang mengubah segalanya.
Menggunakan stabilizer bar depan yang solid dan spring rate (per) belakang yang sedikit lebih kaku namun rebound-nya disetel berbeda. Knuckle roda depan menggunakan besi cor (cast iron). Hasilnya, mobil terasa lebih tajam saat inisiasi belokan, namun bagian belakangnya lebih mudah oversteer (membuang) jika gas ditekan dalam. Ini sengaja dibuat agar pengemudi bisa merasakan sensasi drifting dengan mudah dan terkontrol.
Menggunakan knuckle roda depan dari Aluminium (lebih ringan, mengurangi unsprung weight). Stabilizer bar belakang dipasang langsung ke bodi, membuatnya lebih kaku dan responsif. Maka dari itu, BRZ terasa lebih tenang dan stabil. Saat dipacu di tikungan, ban belakang berusaha mencengkram aspal sekuat tenaga. Mobil ini lebih memaafkan kesalahan pengemudi dan lebih fokus pada kecepatan tikungan.
Sobi Caroline bisa membedakan keduanya dari jarak jauh hanya dengan melihat bumper depan.
Menggunakan grille depan bermotif jaring (G-Mesh) berbentuk persegi panjang besar yang disebut "Matrix Grille". Lampu DRL (Daytime Running Light) berbentuk huruf "L" tajam. Tampilannya lebih agresif dan terlihat seperti "mulut yang sedang marah" atau serius.
Menggunakan grille depan berbentuk heksagonal yang lebih rendah dan lebar, dengan bilah horizontal. Lampu DRL berbentuk huruf "C" (C-Shape), ciri khas Subaru modern. Tampilannya terlihat seperti "wajah yang tersenyum licik" dengan kumis tipis di bagian samping bumper. Secara umum, desain BRZ sedikit lebih elegan dibanding GR86.
Masuk ke dalam kabin, perbedaannya sangat minim.
Perbedaan utama hanya pada logo di setir (Toyota vs Subaru) dan animasi pembuka di layar instrumen digital 7 inci saat mesin dinyalakan (animasi piston boxer vs logo GR). Jahitan (stitching) pada jok, setir, dan tuas rem tangan biasanya berbeda warna (Merah untuk Toyota, Merah/Perak untuk Subaru tergantung varian).
Keduanya memiliki posisi duduk yang sangat rendah. Pinggul pengemudi hampir sejajar dengan as roda, memberikan feeling menyatu dengan mobil (Jinba Ittai). Kursi bucket berbahan Ultrasuede dan kulit sangat memeluk tubuh saat bermanuver ekstrem.
Keduanya adalah 2+2 Coupe. Kursi belakang hanya cocok untuk tas belanja atau anak kecil (sangat sempit untuk orang dewasa). Jok belakang bisa dilipat rata, menciptakan ruang bagasi yang cukup untuk memuat 4 buah ban cadangan (desain ini disengaja untuk para hobi track day yang membawa ban serep ke sirkuit).
Perdebatan klasik: pilih yang mana?
Pilihan wajib bagi purist. Perpindahan giginya pendek (short throw), presisi, dan mekanikal ("klik-klik"). Pedal koplingnya cukup ringan untuk harian. Memberikan kontrol penuh atas tenaga mesin.
Sangat cerdas. Bisa melakukan rev-matching (menyamakan putaran mesin) saat turun gigi (downshift) secara otomatis. Dilengkapi mode Sport dan Snow. Pada Subaru BRZ Automatic, fitur keselamatan Subaru EyeSight (rem otomatis, adaptive cruise control) sudah menjadi standar, menjadikannya mobil sport yang sangat aman untuk harian. Toyota GR86 Automatic juga kini dilengkapi fitur serupa (mengadopsi teknologi Subaru).
Ini faktor penting untuk kepemilikan jangka panjang.
Jaringannya tidak tertandingi. Sobi Caroline bisa servis GR86 di bengkel resmi Toyota mana saja, meskipun mungkin untuk part bodi spesifik harus inden.
Subaru Indonesia kini dipegang oleh APM baru yang sangat serius (Plaza Subaru). Layanan 3S (Sales, Service, Sparepart) mereka sangat premium dan fokus pada kepuasan pelanggan, namun jumlah bengkelnya belum sebanyak Toyota. Garansi resmi Subaru Indonesia biasanya 3-5 tahun.
Membeli mobil sport bekas seperti Toyota 86 atau Subaru BRZ adalah langkah yang penuh risiko jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Untuk menghindari mimpi buruk, Caroline.id hadir sebagai solusi.
Setiap unit yang masuk ke inventori kami wajib melewati pengecekan mendalam di 150 titik oleh tenaga ahli. Untuk memberikan rasa aman lebih, kami menyertakan layanan Garansi 7G+ pada setiap pembelian. Garansi ini memberikan perlindungan komprehensif terhadap komponen vital dan mahal seperti mesin dan transmisi selama satu tahun penuh.
Hubungi kami sekarang juga untuk konsultasi dan temukan mobil sport idamanmu!
Layanan kami siap membantu kebutuhan Sobi Caroline:

Daihatsu vs Toyota, Perbandingan Mobil Populer di Indonesia
14 Feb 2026
Mobilio vs Ertiga, Pilih Mana untuk Kebutuhan Keluarga?
14 Feb 2026
Honda vs Toyota, Perbandingan Dua Raksasa Otomotif Dunia
14 Feb 2026
Subaru BRZ vs Toyota 86, Perbandingan Mobil Sport Jepang
14 Feb 2026
XL7 vs Ertiga, Mana yang Lebih Layak Dipilih untuk Keluarga?
14 Feb 2026
Agya vs Calya, Mana yang Lebih Cocok untuk Keluarga Anda?
14 Feb 2026Ikuti Kami
Terpopuler

Daihatsu vs Toyota, Perbandingan Mobil Populer di Indonesia
Bedah Mobil | 14 Feb 2026
Mobilio vs Ertiga, Pilih Mana untuk Kebutuhan Keluarga?
Bedah Mobil | 14 Feb 2026
Honda vs Toyota, Perbandingan Dua Raksasa Otomotif Dunia
Bedah Mobil | 14 Feb 2026
Subaru BRZ vs Toyota 86, Perbandingan Mobil Sport Jepang
Bedah Mobil | 14 Feb 2026
XL7 vs Ertiga, Mana yang Lebih Layak Dipilih untuk Keluarga?
Bedah Mobil | 14 Feb 2026Jual Beli Bergaransi!
Proses serba cepat dan transparan. Inspeksi cepat 30 menit dan gratis kemudian team kami akan memberikan penawaran harga sesuai hasil inspeksi. Jika sepakat jual, pembayaran akan langsung ditransfer ke rekening Anda kurang dari 1 jam.