logo caroline red
menu

Daihatsu vs Toyota, Perbandingan Mobil Populer di Indonesia

author-image
Caroline.id | 14 Feb 2026
Share
share-mobil
Detail Article

Daihatsu vs Toyota, mana yang terbaik untuk keluarga? Pahamilah bahwa pada dasarnya kamu sedang memilih di antara dua saudara kandung. Toyota cocok jika kamu mengutamakan fitur keselamatan dan kenyamanan yang lebih lengkap. Sebaliknya, pilihlah Daihatsu jika kamu menginginkan "mobil yang sama" secara teknis namun dengan harga beli yang jauh lebih terjangkau. Daihatsu memangkas beberapa fitur kemewahan yang mungkin tidak terlalu krusial bagi pemula, demi menekan harga jual agar ramah di kantong first-time buyer atau keluarga muda.

Di tahun 2026 ini, kolaborasi keduanya semakin erat melalui platform DNGA (Daihatsu New Global Architecture) yang digunakan bersama pada model-model kembar seperti Agya-Ayla, Calya-Sigra, Avanza-Xenia, Raize-Rocky, hingga Rush-Terios. Seringkali, mesin yang digunakan pun identik (misalnya mesin 1.2L WA-VE atau 1.5L 2NR-VE).

Namun, perbedaan harga antara model kembar ini bisa mencapai Rp 20 juta hingga Rp 40 juta untuk tipe tertinggi. Ke mana selisih uang itu pergi? Biasanya pada fitur-fitur detail seperti peredam suara tambahan, kualitas audio dan fitur Toyota Safety Sense (TSS) yang lebih canggih.

Fenomena Mobil Kembar, Apa Bedanya?

Mari kita bedah perbedaan pada model-model populer mereka:

  • Avanza vs Xenia:
    • Toyota Avanza: Desain grille biasanya lebih elegan/konservatif. Fitur interior seringkali lebih lengkap (misal: pengaturan setir tilt & telescopic di semua tipe atas).
    • Daihatsu Xenia: Desain eksterior seringkali lebih sporty dengan aksen merah (pada tipe ADS). Namun, beberapa fitur seperti soft touch di dashboard mungkin diganti plastik keras.
  • Rush vs Terios:
    • Toyota Rush: Hanya tersedia 5-seater atau 7-seater dengan fitur keselamatan 6-Airbags pada tipe tertinggi (GR Sport). Suspensi disetel sedikit lebih lembut.
    • Daihatsu Terios: Menawarkan fitur unik seperti kamera 360 derajat (pada tipe tertentu) yang kadang tidak ada di Rush, namun jumlah airbag biasanya lebih sedikit. Terios diposisikan sebagai SUV petualang yang rugged.
  • Calya vs Sigra:
    • Toyota Calya: Bagian depan lebih mirip Innova (Keen Look). Fitur standar sudah cukup baik.
    • Daihatsu Sigra: Menawarkan varian mesin 1.0L (yang tidak dimiliki Calya) untuk harga termurah. Ini menjadikan Sigra pilihan favorit taksi online atau mobil operasional.

Fitur Keselamatan: TSS vs ASA

Di era modern, fitur keselamatan aktif menjadi pembeda utama.

  • Toyota Safety Sense (TSS):

Paket keselamatan Toyota biasanya lebih komprehensif. Pada Veloz atau Raize, TSS mencakup Adaptive Cruise Control (bisa atur kecepatan otomatis mengikuti mobil depan). Jumlah titik sensor dan radar biasanya lebih banyak.

  • Daihatsu Advanced Safety Assist (ASA):

ASA pada Rocky atau Xenia memiliki fungsi dasar yang mirip (rem otomatis, peringatan keluar jalur). Namun, seringkali fitur Adaptive Cruise Control absen di Daihatsu, atau hanya tersedia Cruise Control pasif. Ini adalah salah satu cara Daihatsu menekan harga.

Baca juga: Honda vs Toyota, Perbandingan Dua Raksasa Otomotif Dunia

Nilai Jual Kembali (Resale Value)

Faktor "Toyota Tax" sangat nyata di pasar mobil bekas.

  • Toyota:

Logo "T" di depan mobil seolah menjadi jaminan harga jual kembali yang tinggi. Masyarakat Indonesia memiliki persepsi kuat bahwa Toyota adalah investasi paling aman. Depresiasi harga Avanza atau Calya cenderung lebih lambat dibanding saudara kembarnya.

  • Daihatsu:

Harga jual kembalinya tetap sangat baik dan stabil (jauh lebih baik dibanding merek non-Jepang), namun biasanya sedikit di bawah Toyota untuk tahun dan kondisi yang sama. Hal ini wajar karena harga beli barunya juga lebih murah.

Desain dan Estetika

  • Toyota

Menggunakan bahasa desain yang aman, elegan, dan bisa diterima semua kalangan usia (mature). Lihat saja desain Innova Zenix atau Avanza yang main aman.

  • Daihatsu

Cenderung lebih berani bereksperimen dengan desain sporty dan anak muda. Varian ADS (Astra Daihatsu Styling) seringkali penuh dengan body kit agresif dan stiker, yang sangat disukai demografi pembeli muda atau modifikator.

Kesimpulan: Mana yang Harus Dibeli?

  • Pilih Toyota jika anggaran Sobi Caroline fleksibel, menginginkan fitur keselamatan maksimal (TSS lengkap), dan memprioritaskan kenyamanan keluarga.
  • Pilih Daihatsu jika Sobi Caroline memiliki anggaran ketat namun ingin mobil baru, tidak terlalu butuh fitur canggih seperti Adaptive Cruise Control, dan mengutamakan biaya operasional serendah mungkin. Ingat, secara mekanis (mesin dan transmisi), kamu mendapatkan kualitas yang sama dengan Toyota!

Baca juga: Mobilio vs Ertiga, Pilih Mana untuk Kebutuhan Keluarga Anda?

Solusi Cerdas Membeli "Mobil Kembar" di Caroline.id

Membeli mobil bekas dari merek Toyota atau Daihatsu adalah pilihan paling rasional di Indonesia. Namun, karena popularitasnya yang tinggi, risiko mendapatkan unit bekas taksi online atau mobil operasional perusahaan sangatlah besar. Mobil-mobil ini seringkali memiliki kilometer tinggi atau kopling yang sudah tipis.

Untuk menghindari risiko tersebut, Caroline.id hadir sebagai platform jual beli mobil bekas yang mengutamakan transparansi. Baik kamu memilih Toyota atau Daihatsu, setiap unit yang kami tawarkan telah melewati inspeksi ketat di 150 titik. 

Kami juga melengkapinya dengan layanan Garansi 7G+. Garansi ini memberikan perlindungan menyeluruh terhadap komponen vital seperti mesin, transmisi, rem, AC, dan sistem penggerak selama satu tahun penuh. 

Hubungi kami sekarang dan temukan mobil impianmu!

Layanan kami siap membantu kebutuhan Sobi Caroline:

4.png

AUTHOR
author-image