Beda Pajero dan Pajero Sport dari Mesin hingga Fitur

author-image
Caroline.id | 22 Jul 2026
Share
share-mobil
Detail Article

Halo, Sobi Caroline! Sering mendengar orang di jalanan menyebut "Pajero" padahal mobil yang lewat sebenarnya adalah "Pajero Sport"? Kesalahan penyebutan ini sangat lumrah terjadi. Beda Pajero dan Pajero Sport terletak pada akar kelahirannya: keduanya adalah dua model mobil yang sepenuhnya berbeda, berdiri di atas platform sasis yang berbeda, dan menyasar segmen kelas otomotif yang berlainan. 

Mitsubishi Pajero adalah SUV full-size kelas premium yang legendaris berkat DNA juara Reli Dakar, sedangkan Pajero Sport adalah Medium SUV bersasis ladder-frame (turunan dari pick-up Triton) yang dirancang untuk pasar Asia dan sangat populer di Indonesia.

1. Sejarah, Kasta, dan Platform Sasis

Perbedaan paling mendasar dari kedua mobil ini ada pada platform sasis yang digunakan.

Mitsubishi Pajero:

Lahir pertama kali pada tahun 1982, Pajero murni diciptakan sebagai flagship atau kasta tertinggi SUV Mitsubishi. Mobil ini dibangun untuk menaklukkan medan off-road terganas di dunia dan memegang rekor kemenangan terbanyak di ajang balap Reli Dakar. 

Sejak generasi ketiga, Pajero sudah menggunakan sasis monocoque (monokok) yang menyatu dengan built-in ladder frame, dipadukan dengan sistem suspensi independen di keempat rodanya (fully independent suspension). Racikan ini membuat Pajero sangat tangguh di medan lumpur namun tetap menyajikan kenyamanan paripurna ala sedan mewah di jalan aspal.

Mitsubishi Pajero Sport:

Mobil ini lahir jauh lebih muda, tepatnya pada tahun 1996 (di beberapa negara awalnya dikenal sebagai Mitsubishi Challenger). Pajero Sport diciptakan sebagai alternatif SUV tangguh yang lebih terjangkau untuk pasar negara berkembang. 

Oleh karena itu, Pajero Sport menggunakan platform sasis ladder frame utuh yang berbagi basis produksi dengan mobil niaga pick-up Mitsubishi Triton. Suspensinya menggunakan double wishbone di depan dan as roda kaku (rigid axle / live axle) di belakang. Karakteristik ini membuatnya sangat tahan banting untuk disiksa, meski kenyamanan bantingannya tidak sehalus Pajero murni.

2. Perbandingan Spesifikasi Mesin

Karena mengincar target pasar yang berbeda, kapasitas jantung mekanis yang digendong oleh kedua SUV tangguh ini juga memiliki kasta yang berlainan.

Dapur Pacu Pajero:

Sebagai mobil kelas atas, Pajero lawas yang beredar di Indonesia (biasanya berstatus CBU/Completely Built-Up) dibekali dengan pilihan mesin raksasa. Untuk varian bensin, terdapat mesin V6 berkapasitas 3.000cc hingga 3.800cc yang sangat halus namun haus bahan bakar. 

Sementara varian dieselnya sering kali menggunakan mesin legendaris berkode 4M41 dengan kapasitas 3.200cc DI-D (Direct Injection Diesel) yang mampu menghasilkan torsi badak untuk merayap di tanjakan curam dengan sangat presisi.

Dapur Pacu Pajero Sport:

Pajero Sport yang kita kenal di Indonesia difokuskan pada efisiensi harian dan keandalan merawatnya. Generasi lamanya (seperti varian Exceed) menggunakan mesin diesel konvensional 2.500cc berkode 4D56. 

Sementara pada generasi terbarunya (Dakar), Mitsubishi membenamkan mesin diesel modern berkapasitas 2.400cc berkode 4N15 dengan teknologi MIVEC dan VGT (Variable Geometry Turbo). Mesin ini lebih bertenaga, sangat responsif untuk bermanuver di jalan tol, sekaligus jauh lebih irit bahan bakar untuk pemakaian rute komuter perkotaan.

3. Desain Eksterior dan Dimensi Bodi

Melihat bentuk fisiknya, kamu akan langsung menyadari bahwa bahasa desain kedua mobil ini berangkat dari filosofi yang berbeda.

Pajero murni memiliki dimensi yang jauh lebih bongsor, lebih lebar, dan secara desain mempertahankan bentuk "kotak" yang klasik dan macho. Ia memiliki ban serep yang umumnya "digendong" di pintu bagasi belakang (konde), menjadikannya ikon mobil petualang tulen.

Di sisi lain, Pajero Sport hadir dengan siluet yang lebih aerodinamis dan modern. Generasi terbarunya sudah mengadopsi bahasa desain Dynamic Shield khas Mitsubishi dengan lekukan garis tajam dan lampu LED masa kini. Dimensinya sedikit lebih ramping, menjadikannya lebih lincah untuk dipakai blusukan di jalanan kota yang padat.

4. Kenyamanan Kabin dan Fitur Premium

Masuk ke bagian interior, perbedaan kasta keduanya semakin terasa. Kabin Mitsubishi Pajero dilapisi dengan material kulit premium asli, aksen kayu yang tebal (pada generasi lawas), serta memiliki fitur andalan seperti sistem audio kelas atas dari Rockford Fosgate dan sunroof raksasa. Ruang kaki dan ruang bahu di baris pertama dan kedua jauh lebih lega berkat dimensinya yang ekstra lebar.

Sedangkan interior Pajero Sport lebih mengedepankan fungsionalitas dan kepraktisan. Mengingat ia berbagi desain dasbor dengan Triton, auranya terasa sedikit lebih tangguh namun tetap berkelas dengan paduan soft touch dan panel digital modern (seperti Multi Information Display full color). Fitur keselamatannya sangat canggih dan kekinian, mencakup Adaptive Cruise ControlBlind Spot Warning, hingga Forward Collision Mitigation.

5. Eksklusivitas dan Harga

Faktor terakhir ini adalah jurang pemisah yang paling nyata. Karena penjualannya yang terus menurun akibat tren efisiensi global, produksi Mitsubishi Pajero (Sang Raja) secara resmi telah disuntik mati oleh prinsipal di Jepang pada tahun 2021. Unit bekasnya kini menjadi barang buruan kolektor (hobi) dengan harga yang sangat gelap dan mahal.

Sebaliknya, Mitsubishi Pajero Sport justru sedang berada di puncak kejayaannya. Mobil ini dirakit lokal (CKD) di Indonesia, perawatannya sangat terjangkau, ketersediaan spare part-nya melimpah, dan harga bekasnya sangat stabil di pasaran karena permintaannya yang sangat tinggi dari masyarakat.

Sektor Perbandingan

Mitsubishi Pajero (Murni)

Mitsubishi Pajero Sport

Segmen Kelas

Full-Size Premium SUV

Medium SUV (Mass Market)

Sasis & Platform

Monokok Built-in Ladder Frame

Ladder Frame murni (basis Triton)

Sistem Suspensi

Independen di ke-4 roda (Multi-Link)

Double Wishbone (depan), Rigid Axle (belakang)

Pilihan Mesin

3.2L Diesel / 3.0L & 3.8L V6 Bensin

2.5L Diesel (4D56) / 2.4L Diesel (4N15)

Karakter Desain

Klasik, boxy, dan elegan

Modern, tajam (Dynamic Shield), aerodinamis

Status Saat Ini

Discontinued (sudah tidak diproduksi)

Terus diproduksi & rajin facelift

Wujudkan SUV Impianmu Tanpa Rasa Was-Was di Caroline.id!

Baik kamu sedang mencari SUV kelas berat berwibawa maupun SUV harian tangguh seperti Pajero Sport, membelinya dalam kondisi bekas memberikan keuntungan finansial yang jauh lebih masuk akal. Namun, mencari SUV bekas berkualitas menuntut kejelian, mengingat mobil bersasis besar sering kali diajak blusukan melewati medan yang keras.

Tak perlu pusing mengecek sela-sela mesin dan kolong sasis sendirian! Di Caroline.id, kami memastikan setiap armada SUV yang kamu lirik telah lulus inspeksi ketat 150 titik oleh tenaga mekanik andal. 

Kamu juga akan dilindungi secara maksimal lewat fasilitas Garansi 7G+ selama satu tahun. Garansi super komprehensif ini menanggung biaya tak terduga pada sektor vital seperti transmisi, mesin, sistem pendingin (AC), kelistrikan, dan kemudi. Ditambah lagi, kami berkomitmen penuh memberikan jaminan uang kembali 100% jika unit terbukti merupakan bekas tabrakan hebat atau pernah terendam banjir dalam.

Stok SUV unggulan seperti Pajero Sport biasanya cepat sekali laku! Jangan tunda lagi, yuk hubungi kami sekarang juga untuk berkonsultasi mengenai mobil yang kamu incar!

Biar urusan jual, beli, dan cari kendaraan makin lancar, jangan lupa gunakan berbagai kemudahan di ekosistem layanan digital kami:

banner 2.jpg.jpeg

AUTHOR
author-image

Ikuti Kami

Jual Beli Bergaransi!

Proses serba cepat dan transparan. Inspeksi cepat 30 menit dan gratis kemudian team kami akan memberikan penawaran harga sesuai hasil inspeksi. Jika sepakat jual, pembayaran akan langsung ditransfer ke rekening Anda kurang dari 1 jam.

Beda Pajero dan Pajero Sport dari Mesin hingga Fitur