logo caroline red
menu

Brio Lama vs Baru, Mana yang Lebih Menguntungkan?

author-image
Caroline.id | 16 Feb 2026
Share
share-mobil
Detail Article

Jika Sobi Caroline sedang menimbang antara membeli Honda Brio Lama (Generasi 1, 2013-2018) atau Honda Brio Baru (Generasi 2, 2018-Sekarang), jawabannya bergantung pada dua hal: budget dan kebutuhan bagasi. Pilihlah Brio Lama jika kamu memiliki anggaran terbatas (di bawah Rp 120 juta) namun menginginkan performa mesin 1.2L i-VTEC yang paling agresif di kelasnya. Pilihlah Brio Baru jika kamu membutuhkan mobil utama untuk keluarga kecil yang sering membawa barang banyak (seperti stroller bayi atau belanjaan mingguan). 

Brio Generasi 1 terkenal dengan bodinya yang mungil, ringan, dan lincah. Desain pintu bagasi belakang yang full kaca memberikan karakter unik yang tak dimiliki mobil lain. Sementara itu, Generasi ke-2 hadir dengan dimensi bodi yang lebih panjang serta setelan suspensi yang jauh lebih nyaman untuk perjalanan jauh.

Desain Eksterior

Perbedaan visual paling mencolok ada di bagian buritan.

  • Brio Lama (Gen 1):

Ciri khas paling ikonik. Pintu belakang terbuat dari kaca tempered utuh tanpa bingkai besi. Menjadikannya mobil dengan desain unik, visibilitas ke belakang sangat luas tanpa halangan, dan bobot pintu ringan. Namun jika ditabrak dari belakang, risiko kaca pecah total sangat tinggi. Privasi barang di bagasi kurang terjaga dan kabin cenderung lebih panas karena kaca menyerap sinar matahari langsung ke punggung penumpang belakang.

  • Brio Baru (Gen 2):

Menggunakan pintu plat besi seperti mobil pada umumnya. Alhasil, ini menjadi lebih aman dari benturan ringan, privasi barang terjaga, dan kekedapan kabin lebih baik. Desain lampu belakang juga berubah menjadi lebih lebar, memberikan kesan mobil yang lebih besar dan mapan.

Pada varian facelift 2023, Brio RS tampil lebih agresif dengan grille dark chrome dan lampu LED modern, meninggalkan kesan "mobil murah".

Baca juga: Daihatsu vs Toyota, Perbandingan Mobil Populer di Indonesia

Interior dan Fitur Modern

  • Brio Lama (Facelift 2016-2018):

Menggunakan desain dashboard yang sama dengan Brio Baru (diambil dari Honda Jazz GK5). AC sudah digital. Jok depan model semi-bucket dengan sandaran kepala menyatu. Posisi duduk rendah dan sporty.

  • Brio Baru (RS Facelift 2023):

Sudah dilengkapi tombol Start/Stop Engine (Keyless Ignition), fitur yang tidak ada di Brio Lama. Layar sentuh 7 inci yang sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto (pada tipe RS). Ini fitur krusial bagi anak muda zaman now untuk navigasi dan musik. Panel instrumen (spidometer) memiliki desain baru dengan layar MID yang lebih informatif.

Dimensi dan Kapasitas Bagasi

Ini adalah alasan utama orang melakukan upgrade ke Brio Baru.

  • Brio Lama:

Panjang bodi hanya sekitar 3.610 mm. Ruang bagasi sangat terbatas. Memasukkan satu koper ukuran kabin saja sudah penuh. Galon air harus ditaruh miring atau di jok penumpang. Ruang kaki baris kedua pas-pasan untuk orang dewasa tinggi.

  • Brio Baru:

Bodi memanjang sekitar 190 mm (total 3.800 mm). Penambahan ini didedikasikan untuk ruang kaki belakang dan bagasi. Kapasitas bagasi naik drastis menjadi 258 liter. Sobi Caroline bisa memasukkan stroller bayi lipat, dua galon air, dan tas belanja sekaligus dengan mudah. Wheelbase yang lebih panjang juga membuat ruang kaki belakang lebih lega (tambah sekitar 60 mm).

Baca juga: Mobilio vs Ertiga, Pilih Mana untuk Kebutuhan Keluarga Anda?

Performa Mesin dan Rasa Berkendara

Mesinnya sama, tapi rasanya beda. Kenapa?

  • Spesifikasi Mesin: Keduanya menggunakan mesin L12B 1.2L i-VTEC 4-Silinder. Tenaga 90 PS dan Torsi 110 Nm. Ini adalah mesin 1.200cc paling bertenaga di kelasnya (LCGC).
  • Brio Lama:
    • Bobotnya lebih ringan (sekitar 930 kg).
    • Karakter: Tarikan awal terasa lebih jambak dan agresif. Sangat lincah (agile) untuk selap-selip. Suspensi disetel agak kaku, memberikan handling yang tajam tapi bantingan terasa keras di jalan rusak.
  • Brio Baru:
    • Bobot bertambah sedikit (sekitar 965-975 kg) karena bodi lebih besar dan peredaman lebih tebal.
    • Karakter: Tarikan terasa lebih halus (smooth). CVT-nya diprogram untuk kenyamanan dan efisiensi BBM. Suspensi disetel ulang menjadi lebih empuk. Stabilitas di jalan tol (kecepatan 100 km/jam) jauh lebih baik berkat wheelbase panjang, mobil tidak gampang melayang.

Efisiensi Bahan Bakar

Siapa yang lebih irit?

Secara teknis, Brio Lama sedikit lebih irit di rute dalam kota karena bobotnya yang lebih ringan, membuat mesin bekerja lebih santai saat stop-and-go. Namun, Brio Baru lebih irit di rute tol/luar kota karena aerodinamika yang lebih baik serta tuning CVT yang menjaga RPM rendah.

Perbedaannya sangat tipis, keduanya sama-sama juara irit (bisa 14-16 km/liter dalam kota, 20+ km/liter tol).

Baca juga: XL7 vs Ertiga, Mana yang Lebih Layak Dipilih untuk Keluarga?

Kesimpulan, Pilih Sesuai Kehidupan yang Kamu Jalani

  • Pilih Brio Lama jika Sobi Caroline adalah mahasiswa, pelajar, atau pekerja single yang butuh mobil pertama yang murah, kencang, dan fun to drive. Sisa budget bisa dipakai untuk modifikasi atau tabungan.
  • Pilih Brio Baru jika Sobi Caroline adalah pasangan muda yang baru menikah atau memiliki satu anak. Bagasi yang luas dan kenyamanan suspensi akan sangat Anda syukuri saat membawa keluarga bepergian.

Beli Brio Bekas Bebas Risiko di Caroline.id

Baik kamu memilih Brio Lama yang lincah atau Brio Baru yang nyaman, belinya tetap di Caroline.id! Kami menyediakan Honda Brio bekas yang telah lolos seleksi ketat. Setiap unit wajib melewati inspeksi mendalam di 150 titik.

Menariknya lagi, kami berani memberi Garansi 7G+ yang melindungi kamu dari perbaikan tak terduga pada komponen vital seperti mesin selama satu tahun penuh. 

Hubungi kami sekarang juga dan temukan Brio terbaik yang pas di kantong!

Layanan kami siap membantu kebutuhan Sobi Caroline:

4.png

AUTHOR
author-image