
Cara paling cepat dan akurat untuk cek pajak kendaraan Jakarta adalah melalui situs resmi samsat-pkb2.jakarta.go.id atau aplikasi nasional SIGNAL (Samsat Digital Nasional). Cukup masukkan Nomor Polisi (Plat B) dan NIK pemilik (sesuai STNK), rincian tagihan Pokok Pajak (PKB), SWDKLLJ, hingga denda keterlambatan akan muncul di layar HP-mu. Jika kamu sedang tidak memiliki kuota internet, opsi USSD Code dengan menekan *368*1# dari ponsel juga bisa menjadi solusi praktis untuk mengetahui status pajak kendaraan di wilayah hukum Polda Metro Jaya (DKI Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi).
Membayar pajak tepat waktu adalah kewajiban. Telat bayar pajak berarti STNK mati. Jika STNK mati 2 tahun berturut-turut setelah masa berlaku 5 tahun habis, data kendaraanmu bisa dihapus permanen (jadi mobil bodong). Ngeri, kan?
Selain itu, mengetahui nominal pajak sebelum ke Samsat atau bayar online membantumu menyiapkan dana. Tidak ada lagi drama "kurang uang" di depan loket.
Ini cara paling simpel tanpa perlu install aplikasi tambahan.
Langkah-langkah:
Catatan: Website ini juga akan menampilkan status blokir jual. Jika kamu pernah lapor jual, statusnya akan terlihat di sini.
Baca juga: Rekomendasi Sedan Bekas Nyaman untuk Pengemudi Pemula
Aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional) adalah pengganti aplikasi Samolnas. Ini adalah aplikasi resmi Korlantas Polri yang berlaku nasional, termasuk Jakarta.
Kelebihan:
Langkah-langkah:
Solusi buat HP jadul atau saat kuota habis. Layanan ini disediakan oleh Polda Metro Jaya.
Langkah-langkah:
Baca juga: Mobil Bekas Terbaik untuk Mudik Jalur Jawa yang Nyaman dan Tangguh
Setelah tahu nominalnya, saatnya membayar.
A. Bayar Online (Kaum Rebahan)
Kamu bisa bayar pajak tahunan (bukan ganti kaleng 5 tahunan) lewat:
Penting: Setelah bayar online, kamu punya waktu 30 hari untuk ke Samsat/Gerai Samsat guna pengesahan STNK (stempel) dan cetak lembar pajak (TBPKP). Kecuali jika menggunakan SIGNAL dan memilih opsi pengiriman Pos, kamu tidak perlu ke Samsat.
B. Bayar Offline (Drive Thru)
Jakarta punya banyak layanan Samsat Drive Thru (misal di Samsat Polda Metro Jaya).
Saat cek pajak, kamu mungkin kaget. "Kok mahal banget? Padahal mobilnya cuma Avanza lama?"
Cek status Pajak Progresif. Di Jakarta, kepemilikan kendaraan kedua, ketiga, dan seterusnya dikenakan tarif pajak yang lebih tinggi (naik 0,5% setiap penambahan kendaraan).
❌Penyebab Umum: Kamu pernah jual mobil lama, tapi LUPA BLOKIR STNK (Lapor Jual). Akibatnya, di sistem Samsat, mobil lama itu masih tercatat atas namamu. Saat kamu beli mobil baru, sistem menganggap itu mobil kedua. Kena deh pajak progresif!
✅Solusi: Segera lakukan Blokir Kendaraan secara online lewat situs pajakonline.jakarta.go.id. Gratis dan mudah.
Rumus denda pajak (PKB) di Jakarta umumnya adalah: Denda = (PKB x 25% x Bulan Keterlambatan / 12) + Denda SWDKLLJ.
Jangan anggap remeh. Telat sehari saja, dendanya bisa lumayan. Namun, Pemprov DKI Jakarta sering mengadakan program Pemutihan Denda Pajak (biasanya saat ulang tahun Jakarta atau momen kemerdekaan). Manfaatkan momen ini jika pajaknya sudah mati lama.
Baca juga: Peringkat MPV Bekas Terbaik di Kisaran 100–150 Jutaan
Ini poin penting buat Sobi Caroline yang mau jual mobil. Calon pembeli mobil bekas di Jakarta sangat kritis.
Jadi, sebelum jual mobil, pertimbangkan untuk melunasi pajaknya dulu agar posisi tawarmu kuat. Atau, jual ke tempat yang terima kondisi pajak mati dengan harga fair.
Sobi Caroline, urusan pajak itu memusingkan kalau tidak paham alurnya. Apalagi kalau ternyata mobil incaranmu pajaknya mati 3 tahun dan KTP pemilik lama sudah tidak bisa dipinjam (nembak KTP).
Jangan ambil pusing. Beli mobil di Caroline.id itu Terima Beres! Kami pastikan seluruh unit yang kami jual pajaknya hidup dan surat-surat (BPKB/Faktur) lengkap.
Hubungi kami sekarang untuk solusi otomotif bebas ribet!
Layanan kami siap membantu kebutuhan Sobi Caroline:
Ikuti Kami
Terpopuler

Baleno vs Yaris, Mana yang Lebih Irit untuk Perjalanan Sehari-hari?
Bedah Mobil | 24 Feb 2026
Denza vs Alphard, Perbandingan Mobil Mewah dengan Fitur Premium
Bedah Mobil | 24 Feb 2026
Sejarah Maruti Suzuki, Merek Otomotif Terbesar di India dan Dunia
Bedah Mobil | 24 Feb 2026
Baleno vs Fronx, Pilih Mobil Suzuki yang Lebih Ideal untuk Anda
Bedah Mobil | 24 Feb 2026
City Hatchback vs WRV, Perbandingan Dua Mobil Kompak Honda
Bedah Mobil | 24 Feb 2026Jual Beli Bergaransi!
Proses serba cepat dan transparan. Inspeksi cepat 30 menit dan gratis kemudian team kami akan memberikan penawaran harga sesuai hasil inspeksi. Jika sepakat jual, pembayaran akan langsung ditransfer ke rekening Anda kurang dari 1 jam.