logo caroline red
menu

Mitsubishi vs Toyota, Perbandingan Dua Raksasa Otomotif Jepang

author-image
Caroline.id | 16 Feb 2026
Share
share-mobil
Detail Article

Mitsubishi vs Toyota, mana pilihan terbaik untukmu? Toyota adalah pilihan "aman" yang tidak akan pernah salah sedangkan Mitsubishi menawarkan desain eksterior yang lebih berani dan futuristik. Mitsubishi seringkali memberikan fitur kemewahan ekstra (seperti Electronic Parking Brake atau interior soft touch) pada rentang harga yang bersaing dengan Toyota.

Membeli mobil bekas dari kedua merek ini adalah keputusan investasi yang sangat baik. Namun, perbedaan karakter produk mereka cukup signifikan. Toyota cenderung konservatif dan fungsional, sedangkan Mitsubishi cenderung agresif.

Konservatif vs Agresif

Perbedaan visual adalah hal pertama yang membedakan keduanya.

  • Toyota (Keen Look / Hammerhead):

Desain Toyota dirancang untuk diterima oleh semua kalangan. Tidak terlalu aneh, elegan, dan timeless. Pada model terbaru (seperti Prius atau bZ4X), Toyota mulai berani dengan desain "Hammerhead" (hiu martil), namun pada model volume maker seperti Avanza atau Calya, desainnya tetap main aman agar tidak mengasingkan pembeli konservatif.

  • Mitsubishi (Dynamic Shield):

Desain Mitsubishi sangat berkarakter. Wajah depan "X" besar dengan lampu menyipit (Dynamic Shield) membuat mobil terlihat garang dan futuristik. Xpander adalah contoh sukses bagaimana MPV keluarga bisa terlihat seperti SUV crossover. Pajero Sport dengan lampu belakang "menangis" juga menjadi ikon.

Baca juga: Daihatsu vs Toyota, Perbandingan Mobil Populer di Indonesia

Kenyamanan Suspensi dan Pengendalian

Di sektor ini, Mitsubishi seringkali unggul tipis.

  • Mitsubishi:

Insinyur Mitsubishi sangat serius soal suspensi. Xpander, misalnya, menggunakan katup peredam kejut (shock absorber valve) yang diadopsi dari Lancer Evolution X. Hasilnya, bantingan Xpander terasa sangat empuk menyerap lubang tapi stabil di kecepatan tinggi.

  • Pajero Sport juga dikenal lebih empuk dibanding Fortuner, membuatnya lebih nyaman untuk penumpang dalam kota.
  • Toyota:
    • Suspensi Toyota disetel untuk durabilitas dan beban. Pada Avanza lama (RWD), suspensinya mental-mentul saat kosong tapi kuat saat diisi 7 orang + barang.
    • Pada model baru (DNGA/TNGA), kenyamanan Toyota membaik drastis, namun karakter setirnya masih terasa sangat ringan (light) dan kurang berbobot dibanding Mitsubishi yang lebih communicative.

Pertarungan Segmen LMPV: Avanza/Veloz vs Xpander

Ini adalah medan perang terbesar di Indonesia.

  • Toyota Avanza/Veloz:
    • Menang di fitur keselamatan canggih (Toyota Safety Sense / TSS) yang sudah tersedia bahkan di kelas LMPV.
    • Menang di efisiensi bahan bakar dan radius putar yang sangat kecil, memudahkan parkir.
    • Pilihan mesin 1.3L dan 1.5L memberikan fleksibilitas harga.
  • Mitsubishi Xpander:
    • Menang di kekedapan kabin (quietness) dan kualitas material interior yang terasa lebih premium (soft touch di dashboard).
    • Desain interior lebih mewah dan modern.
    • Transmisi CVT Xpander dirasa lebih halus dan responsif dalam menyalurkan tenaga dibanding CVT Avanza.

Baca juga: Honda vs Toyota, Perbandingan Dua Raksasa Otomotif Dunia

Pertarungan Segmen SUV: Fortuner vs Pajero Sport

  • Toyota Fortuner:
    • Menang di varian mesin besar (2.8L 1GD) yang tenaganya buas (200+ PS).
    • Fitur T-Intouch (konektivitas HP ke mobil) dan jaringan bengkel yang masif menjadi nilai plus untuk penjelajah daerah terpencil.
  • Mitsubishi Pajero Sport:
    • Menang di fitur gaya hidup seperti Sunroof (yang absen di Fortuner CKD) dan 8-Speed Automatic Transmission yang sangat halus.
    • Fitur Mitsubishi Remote Control (buka bagasi pakai HP) sangat disukai kaum urban.

Teknologi Hybrid vs PHEV

  • Toyota: Fokus pada Hybrid (HEV). Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid sukses besar karena tidak butuh charging station (cas sendiri saat jalan). Sangat cocok untuk infrastruktur Indonesia saat ini.
  • Mitsubishi: Fokus pada Plug-in Hybrid (PHEV) dan Listrik Murni (BEV). Outlander PHEV adalah teknologi canggih, namun harganya masih mahal. Mitsubishi baru mulai mengejar ketertinggalan di segmen Hybrid massal (Xpander HEV).

Solusi Mobil Bekas Berkualitas di Caroline.id

Reputasi merek saja tidak menjamin kondisi unit bekasnya. Mobil Toyota yang terkenal badak pun bisa hancur jika pemilik sebelumnya tidak pernah ganti oli atau bekas tabrakan, dan mobil Mitsubishi yang stylish bisa saja memiliki masalah pada rack steer atau modul elektrikal jika bekas banjir.

Untuk itulah Caroline.id hadir. Setiap unit yang kami jual telah melewati proses inspeksi super ketat di 150 titik. Tim ahli kami memeriksa kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, hingga kelistrikan dengan standar profesional.

Kami juga ada Garansi 7G+ komponen vital seperti mesin, transmisi, rem, AC, hingga sistem kemudi selama satu tahun penuh. Jika mobil mengalami masalah di jalan, kami siap menanggungnya. Lebih dari itu, kami menyediakan fitur 100% buyback jika kondisi mobil tidak sesuai inspeksi. 

Hubungi kami dan bawa pulang mobil incaranmu dengan layanan cepat dan aman!

Layanan kami siap membantu kebutuhan Sobi Caroline:

2.png

AUTHOR
author-image