

Pernah terpikir siapa penemu mobil listrik di dunia, Sobi Caroline? Ternyata, mobil listrik bukan hasil karya satu orang saja, melainkan buah dari berbagai eksperimen sejak abad ke-19. Robert Anderson dikenal sebagai pelopor kendaraan listrik awal, sementara William Morrison berhasil mengembangkan mobil listrik praktis di Amerika Serikat pada 1890-an.
Keduanya menjadi bagian penting dari sejarah panjang teknologi yang kini semakin populer. Yuk, kenali sosok-sosok di balik penemuan mobil listrik dan bagaimana inovasi mereka mengubah dunia otomotif!
Menentukan penemu mobil listrik pertama tidak sesederhana menyebut satu nama. Sebab, kendaraan listrik lahir melalui serangkaian eksperimen yang dilakukan oleh beberapa penemu di negara berbeda.
Pada awal abad ke-19, para ilmuwan mulai mengeksplorasi penggunaan listrik sebagai sumber tenaga untuk menggerakkan kendaraan. Namun, teknologi baterai saat itu masih terbatas sehingga kendaraan listrik belum bisa digunakan secara praktis untuk perjalanan jauh.
Baca juga Artikel: Siapa Penemu Mobil? Inilah Sosok yang Mengubah Dunia Otomotif
Seiring perkembangan teknologi, beberapa tokoh mulai menghasilkan terobosan penting. Ada yang merancang kendaraan listrik sederhana, ada pula yang menyempurnakan baterai dan motor listrik agar kendaraan dapat bergerak dengan lebih baik.
Berikut beberapa tokoh penting yang berkontribusi dalam sejarah mobil listrik.
Ilustrasi peran awal dalam perkembangan teknologi listrik. Ányos Jedlik merupakan ilmuwan Hungaria yang dikenal karena eksperimennya dengan motor listrik pada 1820-an. Pada 1828, ia membuat perangkat yang menggunakan prinsip elektromagnetik untuk menghasilkan gerakan.
Walaupun temuannya bukan mobil listrik yang bisa digunakan di jalan raya, eksperimen Jedlik menjadi bagian dari perkembangan teknologi motor listrik. Prinsip tersebut kelak berperan penting dalam pembuatan kendaraan yang digerakkan oleh tenaga listrik.
Robert Anderson, seorang penemu asal Skotlandia, sering disebut dalam catatan sejarah sebagai salah satu perintis kendaraan listrik pertama.
Pada sekitar 1830-an hingga 1840-an, Anderson dikaitkan dengan pembuatan kereta atau kendaraan sederhana yang digerakkan oleh listrik. Kendaraan tersebut menggunakan baterai yang belum dapat diisi ulang secara praktis.
Keterbatasan ini membuat kendaraan listrik generasi awal sulit digunakan secara luas. Meski begitu, eksperimennya menunjukkan bahwa energi listrik berpotensi menjadi sumber tenaga alternatif untuk transportasi.
Thomas Davenport adalah pandai besi dan penemu asal Amerika Serikat yang mengembangkan motor listrik pada 1830-an. Pada 1837, ia memperoleh paten Amerika Serikat untuk desain motor elektromagnetik.
Davenport kemudian menggunakan teknologi tersebut untuk menggerakkan perangkat kecil, termasuk kendaraan eksperimental di atas lintasan. Kontribusinya membantu membuka jalan bagi pemanfaatan motor listrik dalam berbagai aplikasi, termasuk transportasi.
Namun, kendaraan listrik pada masa itu masih menghadapi kendala yang sama, yaitu baterai yang berat, kapasitas energi terbatas, serta biaya produksi yang tinggi.
Kalau kendaraan listrik membutuhkan listrik untuk bergerak, bagaimana cara menyimpan energinya agar bisa digunakan saat berkendara? Di sinilah kontribusi Gaston Planté menjadi penting.
Pada 1859, fisikawan asal Prancis ini mengembangkan baterai timbal-asam yang dapat diisi ulang. Penemuan tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah kendaraan listrik karena memungkinkan energi listrik disimpan dan digunakan kembali.
Baterai ini kemudian disempurnakan oleh Camille Alphonse Faure pada 1881 agar kapasitas dan kinerjanya meningkat. Perkembangan tersebut membantu membuat kendaraan listrik semakin memungkinkan untuk digunakan di luar laboratorium.
Tokoh penting dalam perkembangan mobil listrik pada akhir abad ke-19. Nama William Morrison sering muncul ketika membahas mobil listrik pertama yang berhasil dikembangkan di Amerika Serikat. Sekitar 1890, ahli kimia asal Des Moines, Iowa, ini membuat kendaraan listrik yang bentuknya masih menyerupai kereta kuda.
Kendaraan tersebut mampu mengangkut enam penumpang dan mencapai kecepatan sekitar 14 mil per jam atau 22,5 km/jam. Angka ini mungkin terasa lambat dibandingkan mobil saat ini, tetapi merupakan pencapaian penting pada zamannya.
Menurut catatan sejarah Departemen Energi Amerika Serikat, kendaraan Morrison membantu menarik perhatian publik terhadap potensi mobil listrik. Karena itulah, ia kerap disebut sebagai salah satu tokoh penting dalam pengembangan mobil listrik praktis, bukan satu-satunya penemu kendaraan listrik pertama.
Setelah berbagai eksperimen awal berhasil dilakukan, teknologi mobil listrik terus berkembang. Perubahan besar terjadi ketika baterai semakin baik dan kendaraan mulai dirancang untuk kebutuhan transportasi sehari-hari.
Berikut perjalanan singkat perkembangan mobil listrik dari abad ke-19 hingga era modern.
Sumber: rangkuman sejarah kendaraan listrik dari Departemen Energi Amerika Serikat dan National Motor Museum Inggris.
Baca juga Artikel: Mobil Listrik Pertama di Indonesia, Ini Sejarah Lengkapnya
Mungkin kamu bertanya-tanya, jika mobil listrik sudah ditemukan sejak abad ke-19, mengapa penggunaannya baru berkembang pesat lagi dalam beberapa dekade terakhir?
Ada beberapa alasan yang membuat mobil listrik sempat kehilangan popularitas pada awal abad ke-20.
Mobil bensin semakin terjangkau. Produksi massal, terutama setelah Ford Model T diperkenalkan pada 1908, membuat mobil berbahan bakar bensin lebih mudah diakses masyarakat.
Jarak tempuh mobil listrik terbatas. Teknologi baterai saat itu belum mampu menyimpan energi sebanyak baterai modern.
Infrastruktur pengisian belum memadai. Akses listrik untuk mengisi kendaraan belum tersedia secara merata, terutama di luar perkotaan.
Mobil bensin semakin mudah dioperasikan. Kehadiran starter elektrik pada 1912 mengurangi kebutuhan memutar engkol secara manual, salah satu kekurangan mobil bensin pada masa itu.
Kombinasi faktor tersebut membuat mobil bensin semakin dominan, sedangkan mobil listrik perlahan kehilangan tempat di pasar otomotif.
Perkembangan mobil listrik tidak berhenti pada penemuan awal. Memasuki era modern, peningkatan teknologi baterai, sistem kontrol elektronik, dan efisiensi motor listrik membuat kendaraan ini kembali menarik perhatian.
Tokoh seperti Elon Musk ikut mempopulerkan mobil listrik modern melalui perkembangan dan pemasaran kendaraan listrik dari Tesla. Namun, ia bukan penemu mobil listrik pertama karena teknologi tersebut telah dikembangkan hampir dua abad sebelumnya.
Begitu juga Ferdinand Porsche, yang merancang kendaraan listrik P1 pada 1898 dan mengembangkan mobil hibrida Lohner-Porsche Mixte pada awal 1900-an. Kontribusinya menunjukkan bahwa gagasan menggabungkan tenaga listrik dan mesin bensin juga sudah muncul sejak awal sejarah otomotif.
Pada akhirnya, mobil listrik modern merupakan hasil perkembangan teknologi lintas generasi, bukan karya satu orang saja.
Baca juga Artikel: Tips Memilih Mobil Listrik agar Tidak Salah Pilih & Rugi
Tidak ada satu nama yang disepakati sebagai penemu tunggal mobil listrik. Robert Anderson dari Skotlandia mengembangkan kendaraan listrik sederhana sekitar 1832, sedangkan Ányos Jedlik membuat model mobil bertenaga motor listrik pada 1828.
Ricky Elson dikenal sebagai salah satu tokoh pelopor pengembangan mobil listrik di Indonesia. Ia terlibat dalam pengembangan mobil listrik nasional, termasuk prototipe Selo. Namun, pengembangan mobil listrik di Indonesia melibatkan banyak pihak.
BYD dari China menjadi produsen dengan penjualan mobil listrik berbasis baterai (BEV) tertinggi pada 2025, mengungguli Tesla. Namun, peringkat dapat berbeda jika kategori kendaraan listrik yang dihitung juga mencakup mobil hybrid plug-in (PHEV).
Mobil listrik tidak berasal dari satu negara saja. Teknologi awalnya dikembangkan oleh sejumlah penemu di Hungaria, Skotlandia, Belanda, dan Amerika Serikat pada abad ke-19, sebelum berkembang di berbagai negara.
Sejarah penemuan mobil listrik membuktikan bahwa inovasi otomotif terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman. Kini, selain kendaraan listrik, kamu juga bisa mempertimbangkan mobil bensin yang irit atau mobil hybrid sesuai anggaran.
Sobi Caroline, kalau kamu sedang merencanakan membeli mobil, pertimbangkan Caroline.id! Di Caroline.id, kamu bisa menemukan berbagai pilihan mobil untuk mendukung mobilitas sehari-hari.
Agar makin tenang saat memilih, setiap unit dilengkapi Garansi 7G+ selama satu tahun yang mencakup tujuh komponen penting, yaitu mesin, transmisi, AC, sistem pengereman, kelistrikan, kemudi, dan kaki-kaki, sesuai ketentuan garansi yang berlaku.
Ada pula Buyback Warranty sebagai perlindungan tambahan. Jika setelah pembelian terbukti mobil mengalami riwayat tabrakan hebat atau pernah terendam banjir bandang sesuai ketentuan yang berlaku, kamu berhak mendapatkan pengembalian uang 100%.
Masih punya pertanyaan tentang pilihan mobil atau layanan yang tersedia? Jangan ragu untuk hubungi kami via WhatsApp.
Yuk, manfaatkan layanan Caroline.id berikut untuk merencanakan pembelian atau pergantian kendaraan dengan lebih mudah.


Merk Ban Mobil Listrik: Tips Memilih yang Tepat dan Awet
27 Okt 2026
Cara Hitung Biaya Charge Mobil Listrik di Rumah dengan Tepat
27 Okt 2026
Tips Memilih Mobil Listrik agar Tidak Salah Pilih & Rugi
27 Okt 2026
Mobil Listrik dengan Cruise Control, Ini Pilihan Menariknya
27 Okt 2026
Brand Mobil China di Indonesia, Ini Daftar Merek Populer
26 Okt 2026
Pencipta Mobil Listrik Indonesia, Siapa Sosok di Baliknya?
26 Okt 2026Ikuti Kami
Terpopuler
Jual Beli Bergaransi!
Proses serba cepat dan transparan. Inspeksi cepat 30 menit dan gratis kemudian team kami akan memberikan penawaran harga sesuai hasil inspeksi. Jika sepakat jual, pembayaran akan langsung ditransfer ke rekening Anda kurang dari 1 jam.

Merk Ban Mobil Listrik: Tips Memilih yang Tepat dan Awet
27 Okt 2026
Cara Hitung Biaya Charge Mobil Listrik di Rumah dengan Tepat
27 Okt 2026
Penemu Mobil Listrik di Dunia, Siapa Sosok di Baliknya?
27 Okt 2026
Tips Memilih Mobil Listrik agar Tidak Salah Pilih & Rugi
27 Okt 2026
Mobil Listrik dengan Cruise Control, Ini Pilihan Menariknya
27 Okt 2026