Pencipta Mobil Listrik Indonesia, Siapa Sosok di Baliknya?

author-image
Dany M. Ridwan | 26 Okt 2026
Share
share-mobil
Detail Article

Siapa pencipta mobil listrik Indonesia? Ada beberapa tokoh yang berperan dalam pengembangan mobil listrik nasional, di antaranya Danet Suryatama, Ricky Elson, dan Dasep Ahmadi. 

Mereka mengembangkan kendaraan listrik dengan bentuk dan fungsi berbeda, mulai dari mobil sport Tucuxi dan Selo hingga kendaraan listrik untuk kebutuhan penumpang. Perjalanan mereka menjadi bagian penting dari sejarah inovasi otomotif Tanah Air, meski tidak semua karyanya berlanjut ke produksi massal. 

Yuk, kenali sosok di balik mobil listrik buatan Indonesia sekaligus berbagai karya yang pernah mereka kembangkan!

Baca juga Artikel: Mobil Listrik Pertama di Indonesia, Ini Sejarah Lengkapnya

Siapa Pencipta Mobil Listrik Indonesia?

Tidak ada satu nama yang bisa mewakili seluruh sejarah mobil listrik Indonesia. Pengembangannya melibatkan sejumlah insinyur, peneliti, pelaku industri, serta dukungan berbagai pihak. 

Beberapa nama berikut cukup dikenal karena berkontribusi dalam proyek kendaraan listrik nasional.

1. Danet Suryatama, Perancang Mobil Listrik Tucuxi

Nama Danet Suryatama dikenal melalui Tucuxi, mobil listrik bergaya sport yang diperkenalkan kepada publik pada Desember 2012. Ia merupakan insinyur otomotif lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang juga pernah menempuh pendidikan di University of Michigan, Amerika Serikat.

Tucuxi dirancang sebagai mobil sport bertenaga listrik dengan desain aerodinamis yang mengingatkan orang pada mobil sport premium. Proyek ini mendapat perhatian besar setelah didukung oleh Dahlan Iskan, yang saat itu menjabat sebagai Menteri BUMN.

Namun, perjalanan Tucuxi tidak berjalan mulus. Pada Januari 2013, mobil tersebut mengalami kecelakaan ketika menjalani uji coba di Magetan, Jawa Timur. Peristiwa ini menjadi salah satu catatan penting dalam pengembangan prototipe mobil listrik nasional.

2. Ricky Elson, Ahli Motor Listrik Dibalik Selo dan Gendhis

Jika membahas pencipta mobil listrik Indonesia, nama Ricky Elson juga tidak boleh dilewatkan. Insinyur asal Padang, Sumatera Barat, ini dikenal memiliki keahlian dalam teknologi motor penggerak listrik. Sebelum kembali ke Indonesia, ia bekerja di Jepang dan mengembangkan teknologi motor listrik yang menghasilkan sejumlah paten.

Pada 2012, Ricky kembali ke Tanah Air untuk berkontribusi dalam pengembangan kendaraan listrik nasional. Ia kemudian terlibat dalam proyek mobil listrik bersama tim yang dikenal sebagai Putra Petir.

Dua karya yang lekat dengan namanya adalah Selo dan Gendhis. Selo dikembangkan sebagai mobil sport listrik, sedangkan Gendhis dirancang sebagai kendaraan penumpang berukuran besar dengan karakter MPV.

Kontribusi Ricky memperlihatkan bahwa pengembangan mobil listrik tidak hanya berkaitan dengan desain kendaraan. Teknologi motor penggerak, sistem kelistrikan, baterai, dan integrasi komponen juga memegang peranan penting.

3. Dasep Ahmadi, Pengembang Kendaraan Listrik Lokal

Dasep Ahmadi merupakan tokoh lain yang berkontribusi dalam pengembangan kendaraan listrik Indonesia. Ia dikenal sebagai pendiri perusahaan manufaktur mesin dan pengembang kendaraan listrik yang berbasis di Depok, Jawa Barat.

Karya yang dikaitkan dengan namanya antara lain mobil listrik Ahmadi. Pengembangan kendaraan tersebut menunjukkan upaya memanfaatkan kemampuan rekayasa dan manufaktur dalam negeri untuk menciptakan alternatif kendaraan yang menggunakan tenaga listrik.

Dalam proyek mobil listrik nasional pada awal 2010-an, Dasep menjadi salah satu pelaku yang terlibat bersama para insinyur dan tim pengembangan lainnya. Artinya, sejarah mobil listrik Indonesia bukan hanya cerita satu penemu, melainkan hasil kontribusi sejumlah orang dengan keahlian berbeda.

Deretan Mobil Listrik Buatan Indonesia dari Masa ke Masa

Selain mengenal para perancangnya, Sobi Caroline juga perlu tahu bahwa karya mobil listrik Indonesia hadir dalam beragam bentuk. Ada mobil sport, city car, MPV, sedan, hingga bus listrik yang dikembangkan untuk kebutuhan berbeda.

Nama Kendaraan

Pengembang atau Pihak Terkait

Jenis Kendaraan

Tucuxi

Danet Suryatama

Mobil sport

Selo

Ricky Elson dan tim

Mobil sport

Gendhis

Ricky Elson dan tim

MPV premium

Ahmadi

Dasep Ahmadi dan tim

City car dan bus

Evina

Dasep Ahmadi dan tim

City car

Hevina

LIPI

Sedan dan bus listrik

Si Elang

Mahasiswa Universitas Tidar

Kendaraan listrik eksperimental

Berikut beberapa karya yang menarik untuk diketahui lebih lanjut.

1. Tucuxi dan Selo

Kedua mobil ini menjadi contoh upaya menciptakan kendaraan listrik dengan desain sporty. Tucuxi lebih dulu diperkenalkan pada 2012, kemudian Selo dikembangkan pada 2013 sebagai proyek lanjutan.

Keduanya menarik perhatian karena memperlihatkan bahwa insinyur Indonesia juga mampu mengembangkan konsep mobil listrik berperforma tinggi. Meski begitu, keduanya tidak berkembang menjadi produk yang dipasarkan secara massal.

2. Gendhis

Berbeda dengan mobil sport, Gendhis dirancang untuk kebutuhan penumpang dengan kabin luas. Kendaraan ini memiliki karakter MPV premium dan sempat diperkenalkan dalam rangkaian pengembangan mobil listrik nasional pada 2013.

Konsepnya cukup menarik karena menunjukkan bahwa kendaraan listrik tidak harus berbentuk mobil kecil atau sedan. Teknologi ini juga dapat diterapkan pada kendaraan keluarga yang membutuhkan ruang lebih besar.

Baca juga Artikel: Siapa Penemu Mobil? Inilah Sosok yang Mengubah Dunia Otomotif

3. Evina dan Mobil Listrik Ahmadi

Dasep Ahmadi mengembangkan kendaraan listrik dengan pendekatan yang lebih praktis. Evina dirancang sebagai city car lima pintu untuk mobilitas perkotaan, sementara proyek Ahmadi juga mencakup kendaraan berukuran lebih besar, termasuk bus listrik.

Kendaraan-kendaraan ini menjadi bagian dari percobaan membangun kemampuan produksi otomotif dalam negeri. Namun, prototipe yang berhasil dibuat belum tentu otomatis memenuhi seluruh persyaratan untuk diproduksi dan dipasarkan secara luas.

4. Hevina dan Si Elang

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), yang kini menjadi bagian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), turut mengembangkan prototipe kendaraan listrik bernama Hevina. Bentuknya mencakup sedan dan bus listrik.

Sementara itu, Si Elang merupakan proyek kendaraan listrik yang dikembangkan mahasiswa Universitas Tidar. Karya tersebut memperlihatkan bahwa inovasi kendaraan listrik juga tumbuh di lingkungan perguruan tinggi.

Mengapa Mobil Listrik Buatan Indonesia belum Semuanya Diproduksi Massal?

Membuat satu mobil prototipe berbeda dengan membangun industri otomotif. Sebuah kendaraan perlu melalui pengujian teknis, pemenuhan standar keselamatan, proses homologasi, serta berbagai tahapan sebelum dapat dipasarkan secara legal.

Selain itu, produsen membutuhkan modal besar, rantai pasok komponen, fasilitas produksi, layanan purnajual, dan ketersediaan suku cadang. Teknologi baterai dan motor listrik juga harus dikembangkan agar produk mampu memenuhi kebutuhan konsumen.

Perkembangan kendaraan listrik Indonesia kini tidak berhenti pada prototipe. Industri nasional juga mulai memperkuat kemampuan produksi dan perakitan kendaraan listrik, terutama untuk bus dan kendaraan komersial. Namun, perkembangan ini perlu dibedakan dari proyek mobil listrik yang sepenuhnya dirancang dan dikembangkan oleh satu tokoh Indonesia. Kantor Staf Presiden juga melaporkan perkembangan kemampuan produksi kendaraan komersial listrik di dalam negeri pada April 2026.

Jadi, keberhasilan pengembangan mobil listrik tidak cukup diukur dari kemampuan membuat prototipe. Keberlanjutan produksi, kualitas, keselamatan, dan kemudahan perawatan juga menentukan apakah sebuah kendaraan bisa digunakan masyarakat secara luas.

Baca juga Artikel: Mobil Listrik Tidak Kena Ganjil Genap? Cek Aturan Terbaru

FAQ

1. Ricky Elson di mana sekarang?

Ricky Elson dikenal mengembangkan teknologi motor listrik melalui Yayasan Lentera Bumi Nusantara di Ciheras, Tasikmalaya, Jawa Barat. Ia juga dikenal berkontribusi dalam pengembangan energi terbarukan, termasuk tenaga angin.

2. Siapa pencipta mobil listrik pertama?

Tidak ada satu pencipta tunggal yang disepakati secara universal. Robert Anderson mengembangkan kendaraan listrik awal sekitar 1830-an, sedangkan Andreas Flocken membuat Flocken Elektrowagen pada 1888 yang dikenal sebagai salah satu mobil listrik produksi pertama.

3. Apakah ada mobil listrik buatan Indonesia?

Ada. Indonesia pernah mengembangkan prototipe mobil listrik seperti Tucuxi, Selo, Gendhis, dan Evina. Namun, kendaraan tersebut tidak semuanya diproduksi massal. Saat ini, Indonesia juga memiliki industri perakitan kendaraan listrik, termasuk bus listrik.

4. Siapa saja produsen mobil listrik di Indonesia?

Beberapa merek yang memasarkan mobil listrik di Indonesia antara lain BYD, Wuling, Hyundai, Chery, dan MG. Sebagian merek juga melakukan produksi atau perakitan lokal. Perlu dibedakan antara merek yang menjual mobil listrik di Indonesia dan perusahaan yang benar-benar memproduksinya di dalam negeri.

Kalau Ingin Membeli Mobil untuk Kebutuhan Harian, Apa yang Perlu Dipertimbangkan?

Jika kamu sedang mencari kendaraan untuk digunakan sehari-hari, pilihan mobil sebaiknya tetap disesuaikan dengan kebutuhan, anggaran, dan kemudahan perawatan. Mobil listrik bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang memiliki akses pengisian daya memadai. 

Sementara itu, mobil berbahan bakar bensin yang irit atau mobil hybrid dapat dipertimbangkan jika kamu membutuhkan fleksibilitas perjalanan tanpa bergantung sepenuhnya pada fasilitas pengisian daya.

Di Caroline.id, kamu bisa mengeksplorasi pilihan mobil sesuai kebutuhan, termasuk mobil keluarga dan kendaraan hemat bahan bakar. Setiap unit juga dilengkapi perlindungan Garansi 7G+ selama satu tahun untuk komponen yang tercakup, seperti mesin, transmisi, AC, rem, kelistrikan, penggerak, kemudi, dan kaki-kaki, sesuai ketentuan garansi.

Ada pula Buyback Warranty yang memberikan pengembalian 100% uang pembelian apabila terbukti mobil mengalami tabrakan besar atau banjir berat, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Dengan begitu, kamu bisa mempertimbangkan kendaraan dengan lebih tenang.

Masih punya pertanyaan atau ingin berkonsultasi mengenai kebutuhan mobilmu? Yuk, hubungi kami via WhatsApp!

Temukan layanan Caroline.id sesuai kebutuhanmu

cicilan-2-juta.webp

AUTHOR
author-image

Ikuti Kami

Jual Beli Bergaransi!

Proses serba cepat dan transparan. Inspeksi cepat 30 menit dan gratis kemudian team kami akan memberikan penawaran harga sesuai hasil inspeksi. Jika sepakat jual, pembayaran akan langsung ditransfer ke rekening Anda kurang dari 1 jam.

Pencipta Mobil Listrik Indonesia, Siapa Sosok di Baliknya?