logo caroline red
menu

Rest Area Arah Bandung yang Ramai dan Strategis

author-image
Caroline.id | 4 Mar 2026
Share
share-mobil
Detail Article

Rest Area KM 72A, KM 88A, dan KM 147A merupakan titik peristirahatan yang paling ramai dan strategis di jalur menuju Bandung. KM 72A menjadi titik transisi penting sebelum memasuki jalur menanjak Cipularang, KM 88A terkenal dengan Masjid Al-Safar yang ikonik. 

Perjalanan dari Jakarta menuju Bandung memang tidak terlalu jauh secara jarak, namun medannya didominasi tanjakan terjal, turunan curam, dan tikungan tajam. Berhenti di rest area merupakan strategi untuk mendinginkan komponen mesin dan rem setelah bekerja keras melibas perbukitan Jawa Barat. 

Daftar Rest Area Arah Bandung (Ruas Purbaleunyi)

Bagi kamu yang berangkat dari Jakarta melalui Tol Jakarta-Cikampek dan berlanjut ke Tol Purbaleunyi, berikut adalah urutan rest area yang paling direkomendasikan:

1. Rest Area KM 72A (Tipe A)

Ini adalah gerbang pembuka menuju petualangan di Bumi Pasundan.

  • Mengapa Strategis? Lokasinya berada tepat setelah percabangan Cipali dan Purbaleunyi. Di sini adalah kesempatan terakhir untuk mengecek kecukupan bahan bakar dan tekanan ban sebelum menghadapi tanjakan Cipularang yang panjang.
  • Fasilitas: SPBU 24 jam, area kuliner yang sangat luas (dari sate maranggi hingga kopi kekinian), dan masjid yang nyaman.

2. Rest Area KM 88A (Tipe A)

Ini adalah rest area paling ikonik di seluruh jalur Jakarta-Bandung.

  • Highlight: Di sini terdapat Masjid Al-Safar, masjid dengan arsitektur futuristik hasil karya Ridwan Kamil yang sangat megah.
  • Fasilitas: Pusat oleh-oleh yang lengkap, area parkir sangat luas, dan beragam gerai makanan cepat saji. Banyak pengendara sengaja berhenti di sini hanya untuk berfoto dengan latar belakang masjid yang estetik.

3. Rest Area KM 147A (Tipe A)

Titik ini adalah "pelabuhan terakhir" bagi pengemudi yang akan menuju daerah Buah Batu, Cileunyi, atau Sumedang.

  • Kelebihan: Suasananya sudah terasa sejuk karena lokasinya yang mendekati dataran tinggi Bandung. Fasilitas SPBU dan pujaseranya sangat terawat, menjadikannya tempat yang pas untuk merapikan penampilan sebelum bertemu kerabat atau memulai urusan bisnis di Bandung.

Oleh-oleh Bandung Di Rest Area Berapa?

Biasanya, aktivitas berburu oleh-oleh dilakukan saat perjalanan pulang (jalur B arah Jakarta). Namun, bagi Sobi Caroline yang ingin mencuri start atau sekadar ingin membawa buah tangan saat berkunjung ke rumah kerabat, berikut adalah titik lokasinya:

1. Rest Area KM 88B (Arah Jakarta)

Ini adalah "Rajanya Oleh-Oleh". Di sini terdapat pusat belanja besar yang menyediakan segala macam penganan khas Bandung mulai dari Peuyeum (Tape Singkong), Kerupuk Miskin, hingga gerai resmi Kartika Sari dan Amanda Brownies.

2. Rest Area KM 125B (Arah Jakarta)

Terkenal dengan sentra UMKM-nya yang sangat kuat. Kamu bisa menemukan berbagai jenis keripik, wajit Cililin, hingga produk kerajinan tangan lokal Jawa Barat.

3. Rest Area KM 72A & 88A (Arah Bandung)

Meski tidak selengkap jalur pulang, di sini Sobi Caroline sudah bisa menemukan kios-kios kecil yang menjual tahu Sumedang panas, gemblong, dan beberapa jenis manisan buah yang segar.

Apa Perbedaan Rest Area Tipe A dan B?

Sebelum menepi, ada baiknya Sobi Caroline tahu apa yang akan didapatkan di dalam sana. Pemerintah membagi Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) menjadi tiga kategori berdasarkan luas dan kelengkapan fasilitasnya:

  • Rest Area Tipe A: Ini adalah tipe yang paling luas (minimal 6 hektare). Fasilitasnya super lengkap, wajib memiliki SPBU, ATM center, toilet bersih, masjid, pujasera, minimarket, lahan parkir luas, ruang terbuka hijau, bengkel, hingga klinik kesehatan. Sangat cocok untuk istirahat panjang.
  • Rest Area Tipe B: Memiliki luas yang lebih kecil (minimal 3 hektare). Fasilitasnya meliputi parkir, toilet, mushola, dan gerai makanan. Pembeda utamanya adalah Tipe B tidak menyediakan SPBU. Jadi, jangan masuk ke sini jika indikator bensinmu sudah berkedip!

Berapa Bayar Tol Jakarta-Bandung?

Merencanakan anggaran perjalanan ke Bandung tidak lengkap tanpa menghitung tarif tol. Di tahun 2026, sistem tarif terintegrasi masih berlaku untuk kenyamanan transaksi.

Berikut adalah estimasi rincian tarif Tol Jakarta-Bandung untuk Golongan I (Mobil Pribadi):

Ruas Jalan Tol

Estimasi Tarif (Golongan I)

Jakarta - Cikampek (Japek)

Rp27.000

Cipularang (SS Sadang - SS Padalarang)

Rp45.000

Padaleunyi (SS Padalarang - Pasteur/Buah Batu)

Rp10.000 - Rp12.000

Total Estimasi Sekali Jalan

Rp82.000 - Rp85.000

 

Pastikan saldo e-toll Sobi Caroline minimal berisi Rp200.000 untuk perjalanan pulang-pergi demi menghindari drama saldo kurang yang bisa merusak suasana liburanmu.

Healing ke Bandung Makin Seru Tanpa Khawatir Mobil Rewel

Sobi Caroline, jalan-jalan ke Bandung seharusnya menjadi momen untuk melepas penat, bukan malah menambah stres karena mobil tiba-tiba "ngos-ngosan" saat menanjak atau temperatur mesin naik drastis di tengah kemacetan Cipularang yang terik. 

Jangan biarkan rencana liburanmu berakhir di bahu jalan dengan kap mesin berasap. Cari mobil idaman yang sudah terjamin kualitasnya di Caroline.id. Kami memastikan setiap unit yang masuk ke katalog kami telah melalui inspeksi profesional di 150 titik. Kami memeriksa secara detail mulai dari sistem pendingin mesin (radiator), kesehatan transmisi, hingga ketebalan kampas rem agar siap menghadapi medan berat menuju Bandung.

Ketenangan pikiranmu makin lengkap dengan Garansi 7G+ selama satu tahun penuh. Garansi ini mencakup iaya perbaikan mendadak pada komponen vital seperti blok mesin, transmisi, rem, hingga AC. 

Siap melibas tanjakan Bandung dengan mobil yang paling prima? Hubungi tim kami via WhatsApp sekarang juga, dan biarkan tim Caroline.id mencarikan unit dengan rekam jejak paling sempurna untukmu!

Maksimalkan juga kemudahan bertransaksi lewat layanan unggulan kami:

4.png

AUTHOR
author-image