logo caroline red
menu

Brio vs Ayla, Perbandingan Mobil Kompak Terbaik di Indonesia

author-image
Caroline.id | 14 Feb 2026
Share
share-mobil
Detail Article

Pertanyaan mendasar dalam memilih antara Brio vs Ayla sebenarnya bergantung pada prioritas Sobi Caroline: apakah kamu mengutamakan sensasi berkendara yang sporty dengan mesin halus, atau efisiensi biaya yang maksimal? Jawabannya sederhana: Pilihlah Honda Brio jika kamu menginginkan performa yang lebih bertenaga (90 PS) dan minim getaran. Sebaliknya, Pilihlah Daihatsu Ayla jika Sobi Caroline ingin punya mobil baru dengan konsumsi BBM yang sangat irit.

Brio secara konsisten menjadi mobil terlaris nasional berkat varian Satya (LCGC) dan RS (City Car), sementara Ayla adalah pilihan pertama bagi first-time buyer atau keluarga muda yang beralih dari sepeda motor. 

Performa Mesin: 4-Silinder vs 3-Silinder

Ini adalah perbedaan paling fundamental yang mempengaruhi rasa berkendara.

  • Honda Brio:
    • Mengandalkan mesin 1.2L L12B i-VTEC 4-Silinder.
    • Tenaga: 90 PS @ 6.000 RPM.
    • Torsi: 110 Nm @ 4.800 RPM.
    • Karakter: Mesin 4-silinder memiliki keseimbangan alami yang lebih baik, sehingga getaran mesin sangat minim dan suaranya lebih halus. Tenaganya paling besar di kelasnya, sangat enak untuk menyalip di jalan tol.
  • Daihatsu Ayla:
    • Tersedia dua opsi: 1.0L KR-VE (67 PS) dan 1.2L WA-VE 3-Silinder (Generasi baru).
    • Tenaga (1.2L): 88 PS @ 6.000 RPM.
    • Torsi (1.2L): 113 Nm @ 4.500 RPM.
    • Karakter: Mesin 3-silinder generasi baru memang efisien dan torsinya responsif di putaran bawah (enak untuk stop-and-go). Namun, secara alami mesin 3-silinder memiliki getaran yang lebih terasa dibandingkan 4-silinder, terutama saat idling (berhenti di lampu merah).

Transmisi dan Pengendalian (Handling)

Bagaimana rasanya saat diajak bermanuver?

  • Honda Brio:
    • Menggunakan CVT dengan Earth Dreams Technology. Sangat halus menyalurkan tenaga.
    • Handling Brio terkenal presisi dan minim limbung. Posisi duduknya rendah dan sporty. Sasisnya terasa solid saat menikung di kecepatan tinggi.
  • Daihatsu Ayla:
    • Menggunakan D-CVT (Dual Mode CVT). Transmisi ini unik karena menggabungkan sabuk baja (belt) dengan gigi planet (split gear). Hasilnya, akselerasi awal halus seperti CVT biasa, tapi saat kecepatan tinggi, gigi planet bekerja untuk efisiensi BBM dan mengurangi suara dengung mesin.
    • Berkat platform DNGA, sasis Ayla jauh lebih kaku dan stabil dibanding model lama. Namun, setirnya terasa sangat ringan (light), cocok untuk parkir tapi kurang berbobot di kecepatan tinggi dibanding Brio.

Baca juga: 7 Mobil Hybrid Paling Irit BBM untuk Pemakaian Harian

Desain Eksterior: Sporty vs Modern

Selera memang subjektif, tapi ada arah desain yang jelas berbeda.

  • Honda Brio:
    • Desainnya agresif, terutama varian RS dengan grille dark chrome dan diffuser belakang. Brio terlihat lebih lebar dan pipih, memberikan kesan mobil balap kecil.
    • Lampu depan LED (pada varian RS dan Satya facelift) memberikan tatapan tajam.
  • Daihatsu Ayla:
    • Generasi terbaru tampil lebih dewasa dan modern. Garis bodinya tegas dan kotak, meninggalkan kesan "mobil murah" yang dulu melekat.
    • Varian ADS (Astra Daihatsu Styling) dilengkapi kosmetik tambahan seperti LED DRL dan garnish bumper yang membuatnya terlihat mahal.

Interior dan Kepraktisan

Kabin mana yang lebih nyaman untuk harian?

  • Honda Brio:
    • Material plastik di dashboard terasa solid dan rapi.
    • Ruang kaki belakang cukup lega. Bagasi Brio sangat dalam ke bawah, bisa memuat galon air mineral berdiri atau koper ukuran sedang dengan mudah.
    • Jok depan model semi-bucket dengan headrest menyatu (model pocong) yang suportif tapi tidak bisa diatur ketinggian headrest-nya.
  • Daihatsu Ayla:
    • Desain dashboard lebih modern dengan floating head unit (layar melayang).
    • Pengaturan AC sudah digital (pada varian tertentu), terlihat lebih canggih dibanding Brio Satya yang masih kompor putar (meski Brio RS juga sudah digital).
    • Jok depan kini memiliki headrest terpisah (adjustable), fitur yang sederhana tapi penting untuk kenyamanan pengemudi berpostur tinggi.

Baca juga: 10 Mobil SUV Terbaik dengan Performa dan Kenyamanan Unggul

Fitur Keselamatan

Di segmen mobil murah, fitur keselamatan sering dipangkas. Siapa yang lebih peduli nyawa?

  • Honda Brio:
    • Dual SRS Airbags, ABS, EBD adalah standar.
    • Rangka G-CON + ACE terkenal kuat menahan benturan.
    • Belum ada fitur keselamatan aktif canggih (seperti Honda Sensing) bahkan di tipe RS.
  • Daihatsu Ayla:
    • Varian tertinggi (1.2 R CVT ADS) sudah dilengkapi HSA (Hill Start Assist) agar tidak mundur di tanjakan, dan VSC (Vehicle Stability Control) agar tidak tergelincir saat menikung licin.
    • Fitur HSA dan VSC ini adalah game changer karena Brio Satya (kompetitor harga setara) belum memilikinya.

Konsumsi BBM

Siapa rajanya irit?

  • Honda Brio:
    • Dalam kota: 14-16 km/liter.
    • Luar kota/Tol: 20-22 km/liter. (Sangat irit berkat indikator ECO).
  • Daihatsu Ayla:
    • Dalam kota: 16-18 km/liter.
    • Luar kota/Tol: 22-25 km/liter (Terutama varian 1.0L).
    • Mesin 3-silinder dan bodi yang lebih ringan membuat Ayla sedikit lebih unggul dalam efisiensi bahan bakar murni.

Harga dan Value for Money

  • Daihatsu Ayla menang telak di harga. Varian tertingginya pun masih lebih murah atau setara dengan varian menengah Brio Satya. Jika anggaran Sobi Caroline terbatas di angka Rp 150-180 juta, Ayla memberikan fitur lebih banyak (VSC, HSA, Keyless Entry, Start/Stop Button).
  • Honda Brio (terutama RS) harganya sudah menyentuh ranah Rp 240-250 juta, bersinggungan dengan mobil Low MPV. Namun, kamu membayar untuk build quality, mesin 4-silinder, dan citra merek Honda yang kuat.

Baca juga: 7 Mobil MPV Bekas di Bawah 100 Juta yang Paling Dicari

Solusi Mobil Kompak Berkualitas di Caroline.id

Bingung memilih antara Brio bekas atau Ayla bekas? Kekhawatiran terbesar membeli mobil di segmen ini adalah riwayat pemakaiannya. Mobil kompak seringkali digunakan sebagai taksi online, atau mobil belajar bagi pemula yang berpotensi memiliki kopling aus, kaki-kaki lelah, atau mesin yang kurang terawat. Untuk menghindari risiko mendapatkan unit "capek" tersebut, Caroline.id hadir sebagai platform jual beli mobil bekas yang mengutamakan kualitas. 

Inspektor profesional kami melakukan pengecekan mendalam di 150 titik, mencakup kondisi mesin, respons transmisi CVT/Manual, kesehatan sistem pendingin (AC), hingga integritas struktur rangka. Tidak hanya itu, kami memberikan perlindungan nyata melalui layanan Garansi 7G+. Garansi ini meng-cover perbaikan komponen vital seperti mesin dan transmisi selama satu tahun penuh. 

Hubungi kami sekarang juga untuk konsultasi dan dapatkan penawaran terbaik!

Layanan kami siap membantu kebutuhan Sobi Caroline:

5.png

AUTHOR
author-image