
Suzuki Jimny vs Suzuki Katana, tangguh yang mana kalau dipakai off-road? Suzuki Jimny (SJ410 4x4) punya kemampuan traksi empat roda untuk melibas lumpur, tanjakan berbatu, atau medan ekstrem. Sedangkan Suzuki Katana (SJ410 4x2) tampil dengan gaya gagah ala Jip dengan harga yang jauh lebih masuk akal dan biaya perawatan setara motor. Katana sejatinya adalah versi "hemat" dari Jimny.
Di tahun 2026 ini, fenomena "Jimny Mania" belum surut, terutama setelah kesuksesan Suzuki Jimny 5-Pintu (JB74) terbaru. Namun, pesona Jimny "Kotak" dan Katana lawas tetap tak tergantikan. Keduanya berbagi basis mesin, sasis, dan bodi yang 90% sama. Seringkali, orang awam sulit membedakan mana Jimny asli dan mana Katana yang sudah dimodifikasi.
Ini adalah perbedaan paling fundamental yang menentukan "kasta" keduanya.
Terlahir sebagai 4x4 (Four Wheel Drive). Memiliki Transfer Case (TC) dan gardan depan yang hidup (ada as roda). Di kabin, terdapat dua tuas dimana satu tuas persneling utama dan satu tuas kecil (transfer case) untuk memindahkan mode ke 4H (4 High) atau 4L (4 Low).
Kemampuannya di medan off-road tak perlu diragukan. Bobotnya yang ringan membuatnya bisa "menari" di atas lumpur di mana mobil besar seringkali ambles.
Terlahir sebagai 4x2 (Rear Wheel Drive). Hanya roda belakang yang berputar. Tidak memiliki Transfer Case dan gardan depan hanyalah "balok" kosong tanpa as roda atau beam axle biasa. Di kabin hanya ada satu tuas persneling.
Catatan: Banyak Katana yang sudah dimodifikasi menjadi 4x4 menggunakan komponen copotan Jimny. Pastikan Sobi Caroline mengecek kolong mobil: apakah ada gardan depan yang terhubung ke transmisi?
Baca juga: Supra MK5, Mobil Sport Performa Maksimal dan Desain Menawan
Secara visual, atap adalah identitas utama.
Mayoritas Jimny klasik (terutama tahun tua 80-an) memiliki atap rata atau Trepes. Desain atap trepes ini sangat dicari kolektor karena memberikan proporsi bodi yang compact dan vintage. Ada juga varian "Jimny Jangkrik" (LJ80) yang lebih tua, namun konteks kali ini adalah SJ410.
Mayoritas Katana memiliki atap tinggi atau High Roof (sering disebut "Jenong" atau "Punuk"). Tujuannya memberikan ruang kepala (headroom) lebih lega bagi penumpang belakang, mengingat Katana dipasarkan sebagai mobil keluarga kecil di zamannya.
Namun, varian Katana GX atau Blitz di akhir masa produksinya juga ada yang beratap "tanggung" (tidak terlalu jenong), dan banyak pemilik Katana yang memodifikasi atapnya menjadi trepes ala Jimny.
Jantung pacunya kembar identik.
Mesin ini sangat sederhana, tanpa komputer (ECU) dan sangat mudah diperbaiki. Suku cadangnya (seperti platina, busi, filter oli) sama dengan angkot Suzuki Carry 1.0, jadi harganya "murah kebangetan".
Tenaganya memang kecil untuk standar modern, tapi torsi putaran bawahnya cukup kuat untuk menggerakkan bodi ringan (sekitar 900 kg). Dan untuk BBM relatif irit, namun karena masih karburator, sangat bergantung pada setelan "spuyer" dan kondisi pengapian.
Siapkan fisik Sobi Caroline, karena ini bukan sedan. Keduanya menggunakan Rigid Axle dengan Per Daun (Leaf Spring) di keempat roda.
Suspensinya keras (stiff). Didesain agar tidak amblas saat menghajar batu atau landing setelah melompat gundukan. Di jalan aspal, rasanya seperti naik gerobak. Guncangan sangat terasa.
Suzuki berusaha membuat Katana lebih empuk dengan mengurangi jumlah lembar per daun atau menggunakan per yang lebih lentur. Hasilnya sedikit lebih manusiawi dibanding Jimny, tapi tetap saja karakter aslinya adalah jip yang keras dan membal-membal. Gejala limbung cukup terasa karena bodinya yang tinggi dan ramping.
Baca juga: Subaru BRZ vs Toyota 86, Perbandingan Mobil Sport Jepang
Jangan harap kemewahan, ini mobil hobi.
Interior sangat spartan. Dashboard besi (pada tahun tua), tidak ada power steering (setir berat, disebut "power sharing" alias pakai otot), AC seringkali optional atau tambahan. Jendela masih engkol (manual window).
Varian tertinggi (Katana GX) sudah dilengkapi fitur "mewah" pada zamannya: Power Steering, AC Dingin, Radio Tape, dan Tachometer (RPM). Jok belakang Katana biasanya menghadap depan, sedangkan Jimny (terutama tipe Sierra/Canvas Top) seringkali berhadapan atau bahkan kosong.
Baca juga: BMW vs Mercedes, Perbandingan Mobil Mewah Performa Tinggi
Membeli mobil tua seperti Jimny atau Katana penuh risiko. Sasis yang keropos tertutup dempul, mesin yang overheat saat macet, atau gardan yang rontok adalah mimpi buruk pembeli mobil klasik. Namun, jika Sobi Caroline memutuskan untuk beralih mencari mobil bekas yang lebih muda, modern, dan bebas masalah untuk kebutuhan harian, Caroline.id adalah tempatnya.
Kami mungkin tidak banyak menyetok mobil tahun 80-an, tetapi kami menyediakan berbagai pilihan SUV modern dengan kualitas terjamin. Setiap unit yang kami jual telah melewati inspeksi ketat di 150 titik. Ada juga Garansi 7G+ yang melindungi tujuh komponen utama selama satu tahun penuh.
Hubungi kami sekarang juga untuk konsultasi dan temukan mobil impianmu!
Layanan kami siap membantu kebutuhan Sobi Caroline:

Sejarah Maruti Suzuki, Merek Otomotif Terbesar di India dan Dunia
24 Feb 2026
Baleno vs Fronx, Pilih Mobil Suzuki yang Lebih Ideal untuk Anda
24 Feb 2026
City Hatchback vs WRV, Perbandingan Dua Mobil Kompak Honda
24 Feb 2026
Datsun GO vs GO+ , Mana yang Lebih Baik untuk Keluarga?
24 Feb 2026
Datsun GO vs Wagon R, Pilih Mobil Hemat BBM dan Fungsional
24 Feb 2026
Datsun GO vs Ayla, Mobil Kompak Terbaik dengan Harga Terjangkau
24 Feb 2026Ikuti Kami
Terpopuler

Sejarah Maruti Suzuki, Merek Otomotif Terbesar di India dan Dunia
Bedah Mobil | 24 Feb 2026
Baleno vs Fronx, Pilih Mobil Suzuki yang Lebih Ideal untuk Anda
Bedah Mobil | 24 Feb 2026
City Hatchback vs WRV, Perbandingan Dua Mobil Kompak Honda
Bedah Mobil | 24 Feb 2026
Datsun GO vs GO+ , Mana yang Lebih Baik untuk Keluarga?
Bedah Mobil | 24 Feb 2026
Datsun GO vs Wagon R, Pilih Mobil Hemat BBM dan Fungsional
Bedah Mobil | 24 Feb 2026Jual Beli Bergaransi!
Proses serba cepat dan transparan. Inspeksi cepat 30 menit dan gratis kemudian team kami akan memberikan penawaran harga sesuai hasil inspeksi. Jika sepakat jual, pembayaran akan langsung ditransfer ke rekening Anda kurang dari 1 jam.