logo caroline red
menu

Jimny vs Katana, Mobil Off-Road Mana yang Lebih Tangguh?

author-image
Caroline.id | 16 Feb 2026
Share
share-mobil
Detail Article

Suzuki Jimny vs Suzuki Katana, tangguh yang mana kalau dipakai off-road? Suzuki Jimny (SJ410 4x4) punya kemampuan traksi empat roda untuk melibas lumpur, tanjakan berbatu, atau medan ekstrem. Sedangkan Suzuki Katana (SJ410 4x2) tampil dengan gaya gagah ala Jip dengan harga yang jauh lebih masuk akal dan biaya perawatan setara motor. Katana sejatinya adalah versi "hemat" dari Jimny. 

Di tahun 2026 ini, fenomena "Jimny Mania" belum surut, terutama setelah kesuksesan Suzuki Jimny 5-Pintu (JB74) terbaru. Namun, pesona Jimny "Kotak" dan Katana lawas tetap tak tergantikan. Keduanya berbagi basis mesin, sasis, dan bodi yang 90% sama. Seringkali, orang awam sulit membedakan mana Jimny asli dan mana Katana yang sudah dimodifikasi.

Sistem Penggerak: 4x4 vs 4x2

Ini adalah perbedaan paling fundamental yang menentukan "kasta" keduanya.

  • Suzuki Jimny (SJ410):

Terlahir sebagai 4x4 (Four Wheel Drive). Memiliki Transfer Case (TC) dan gardan depan yang hidup (ada as roda). Di kabin, terdapat dua tuas dimana satu tuas persneling utama dan satu tuas kecil (transfer case) untuk memindahkan mode ke 4H (4 High) atau 4L (4 Low).

Kemampuannya di medan off-road tak perlu diragukan. Bobotnya yang ringan membuatnya bisa "menari" di atas lumpur di mana mobil besar seringkali ambles.

  • Suzuki Katana:

Terlahir sebagai 4x2 (Rear Wheel Drive). Hanya roda belakang yang berputar. Tidak memiliki Transfer Case dan gardan depan hanyalah "balok" kosong tanpa as roda atau beam axle biasa. Di kabin hanya ada satu tuas persneling.

Catatan: Banyak Katana yang sudah dimodifikasi menjadi 4x4 menggunakan komponen copotan Jimny. Pastikan Sobi Caroline mengecek kolong mobil: apakah ada gardan depan yang terhubung ke transmisi?

Baca juga: Supra MK5, Mobil Sport Performa Maksimal dan Desain Menawan

Desain Atap

Secara visual, atap adalah identitas utama.

  • Suzuki Jimny:

Mayoritas Jimny klasik (terutama tahun tua 80-an) memiliki atap rata atau Trepes. Desain atap trepes ini sangat dicari kolektor karena memberikan proporsi bodi yang compact dan vintage. Ada juga varian "Jimny Jangkrik" (LJ80) yang lebih tua, namun konteks kali ini adalah SJ410.

  • Suzuki Katana:

Mayoritas Katana memiliki atap tinggi atau High Roof (sering disebut "Jenong" atau "Punuk"). Tujuannya memberikan ruang kepala (headroom) lebih lega bagi penumpang belakang, mengingat Katana dipasarkan sebagai mobil keluarga kecil di zamannya.

Namun, varian Katana GX atau Blitz di akhir masa produksinya juga ada yang beratap "tanggung" (tidak terlalu jenong), dan banyak pemilik Katana yang memodifikasi atapnya menjadi trepes ala Jimny.

Performa Mesin: F10A yang Legendaris

Jantung pacunya kembar identik.

  • Spesifikasi: Mesin F10A 1.0L (970cc) 4-Silinder SOHC Karburator.
  • Tenaga: Sekitar 45 PS @ 5.500 RPM.
  • Torsi: 73.5 Nm @ 3.000 RPM.

Mesin ini sangat sederhana, tanpa komputer (ECU) dan sangat mudah diperbaiki. Suku cadangnya (seperti platina, busi, filter oli) sama dengan angkot Suzuki Carry 1.0, jadi harganya "murah kebangetan".

Tenaganya memang kecil untuk standar modern, tapi torsi putaran bawahnya cukup kuat untuk menggerakkan bodi ringan (sekitar 900 kg). Dan untuk BBM relatif irit, namun karena masih karburator, sangat bergantung pada setelan "spuyer" dan kondisi pengapian.

Suspensi dan Kenyamanan

Siapkan fisik Sobi Caroline, karena ini bukan sedan. Keduanya menggunakan Rigid Axle dengan Per Daun (Leaf Spring) di keempat roda.

  • Suzuki Jimny:

Suspensinya keras (stiff). Didesain agar tidak amblas saat menghajar batu atau landing setelah melompat gundukan. Di jalan aspal, rasanya seperti naik gerobak. Guncangan sangat terasa.

  • Suzuki Katana:

Suzuki berusaha membuat Katana lebih empuk dengan mengurangi jumlah lembar per daun atau menggunakan per yang lebih lentur. Hasilnya sedikit lebih manusiawi dibanding Jimny, tapi tetap saja karakter aslinya adalah jip yang keras dan membal-membal. Gejala limbung cukup terasa karena bodinya yang tinggi dan ramping.

Baca juga: Subaru BRZ vs Toyota 86, Perbandingan Mobil Sport Jepang

Interior dan Fitur

Jangan harap kemewahan, ini mobil hobi.

  • Suzuki Jimny:

Interior sangat spartan. Dashboard besi (pada tahun tua), tidak ada power steering (setir berat, disebut "power sharing" alias pakai otot), AC seringkali optional atau tambahan. Jendela masih engkol (manual window).

  • Suzuki Katana:

Varian tertinggi (Katana GX) sudah dilengkapi fitur "mewah" pada zamannya: Power Steering, AC Dingin, Radio Tape, dan Tachometer (RPM). Jok belakang Katana biasanya menghadap depan, sedangkan Jimny (terutama tipe Sierra/Canvas Top) seringkali berhadapan atau bahkan kosong.

Kesimpulan: Jip Asli atau Jip Kota?

  • Pilih Jimny jika Sobi Caroline punya budget lebih, ingin investasi aset yang harganya naik terus, dan hobi masuk berpetualang di akhir pekan.
  • Pilih Katana jika Sobi Caroline ingin mobil unik untuk daily driver ke kampus/kantor, budget terbatas, dan hanya butuh tampilan gagah tanpa perlu gardan depan.

Baca juga: BMW vs Mercedes, Perbandingan Mobil Mewah Performa Tinggi

Cari Mobil Hobi atau Harian yang Sehat? Cek di Caroline.id

Membeli mobil tua seperti Jimny atau Katana penuh risiko. Sasis yang keropos tertutup dempul, mesin yang overheat saat macet, atau gardan yang rontok adalah mimpi buruk pembeli mobil klasik. Namun, jika Sobi Caroline memutuskan untuk beralih mencari mobil bekas yang lebih muda, modern, dan bebas masalah untuk kebutuhan harian, Caroline.id adalah tempatnya.

Kami mungkin tidak banyak menyetok mobil tahun 80-an, tetapi kami menyediakan berbagai pilihan SUV modern dengan kualitas terjamin. Setiap unit yang kami jual telah melewati inspeksi ketat di 150 titik. Ada juga Garansi 7G+ yang melindungi tujuh komponen utama selama satu tahun penuh. 

Hubungi kami sekarang juga untuk konsultasi dan temukan mobil impianmu!

Layanan kami siap membantu kebutuhan Sobi Caroline:

3.png

AUTHOR
author-image