
Dirangkum dari sejumlah sumber, ada beberapa ciri mobil bekas banjir. Calon pembeli mobil bekas patut waspada jika menemui salah satunya.
Sudah bukan rahasia banjir menjadi salah satu bencana alam yang kerap menyapa di Indonesia. Bukan hanya di Ibukota Jakarta, namun banjir juga sering diberitakan muncul di sejumlah daerah, terutama ketika memasuki musim hujan.
Banjir yang terjadi tak jarang ikut merendam kendaraan. Kerusakan yang ditimbulkan memang bervariasi, tergantung dari kondisi banjir itu sendiri. Bisa jadi kerusakannya minor, namun tak jarang justru sebaliknya.
Bagaimana pun juga pastinya calon pembeli mobil bekas tak ingin mendapatkan mobil yang pernah terendam banjir. Meski perlu usaha untuk memastikannya, berikut adalah sejumlah cara untuk mengeceknya.
Mengutip artikel Edmunds.com, cara pertama yang perlu dilakukan adalah mencari aroma janggal di dalam kabin mobil. Calon pembeli mobil bekas patut waspada jika kabin mobil memiliki bauk apek.
Untuk melakukannya cobalah masuk ke dalam kabin. Kemudian tutup semua pintu dan jendela. Jika bau apek tersebut memang ada maka tak perlu waktu lama untuk sampai ke indra penciuman.
Sejumlah bagian di interior mobil, seperti bagian dalam pintu, area tuas perseneling, bahkan hingga bagasi memiliki pelapis yang disebut upholstery. Ada yang terbuat dari fabric atau kulit.
Mobil yang pernah tergenang air, apalagi dalam waktu lama akan memiliki bekas di upholstery yang letaknya relatif rendah. Coba saja bandingkan warna atau kondisinya dengan upholstery yang berada di atas. Jika ada perbedaan yang mencurigakan maka calon pembeli mobil bekas patut waspada.
Untuk melakukannya calon pembeli mobil bekas bisa meraba besi yang terdapat di bawah jok. Salah satu ciri mobil bekas banjir ialah ada tanah atau lumpur kering yang bersarang di sana.
Perlu diingat, jika mobil sudah masuk salon setelah kebanjiran besar kemungkinan tak ditemukan bukti yang dimaksud karena sudah dibersihkan. Meski demikian tak ada salahnya untuk dicoba.
>>> Kunjungi: Beli Mobil Bebas Banjir di CAROLINE.id
Banjir yang merendam sebuah mobil bisa meninggalkan bekas di eksteriornya. Misalnya di dalam rumah lampu depan atau lampu belakang. Genangan air juga bisa meninggalkan bekas di dinding-dinding kap mesin. Karena itu pembeli mobil bekas juga perlu melakukan pemeriksaan di sana.
Seiring usia kendaraan maka munculnya karat merupakan hal wajar. Namun jika lokasinya berada di bagian yang tak umum maka bisa jadi mobil pernah terendam banjir.
Contoh bagian yang tak umum adalah di bawah kap mesin atau bagian dalam pintu. Mengutip TheCarConnection.com, lokasi karat lain yang bisa jadi pertanda mobil pernah kebanjiran adalah lantai bagasi dan di baut-batu pengikat jok ke lantai mobil.
Di luar yang telah disebutkan, bagian lain yang tak kalah penting untuk dicek adalah mesin kendaraan. Langkah ini bisa dilakukan dengan melakukan test drive mobil yang hendak dibeli. Tak ada salahnya juga untuk membawa mobil ke bengkel profesional untuk dilakukan pengecekan.

Mobil Baru vs Mobil Bekas, Masyarakat Lebih Banyak Pilih Bekas!
23 Sep 2026
Pertamina Dex untuk Mobil Apa Saja? Cek Daftar Mesin Diesel yang Cocok
19 Agu 2026
Ketahui Harga Tol Serpong–Cinere untuk Semua Golongan Kendaraan
14 Agu 2026
Mau Lewat Tol Jombang–Mojokerto? Segini Tarif yang Perlu Disiapkan
13 Agu 2026
Banyak yang Lewat, Tapi Tahukah Anda Kepanjangan Tol Bocimi?
13 Agu 2026
Sitemap Model Kota Caroline
3 Agu 2026Ikuti Kami
Terpopuler
Jual Beli Bergaransi!
Proses serba cepat dan transparan. Inspeksi cepat 30 menit dan gratis kemudian team kami akan memberikan penawaran harga sesuai hasil inspeksi. Jika sepakat jual, pembayaran akan langsung ditransfer ke rekening Anda kurang dari 1 jam.

Brand Mobil China di Indonesia, Ini Daftar Merek Populer
26 Okt 2026
Pencipta Mobil Listrik Indonesia, Siapa Sosok di Baliknya?
26 Okt 2026
Mobil Listrik Tidak Kena Ganjil Genap? Cek Aturan Terbaru
26 Okt 2026
Berapa Biaya Pasang PLN 7.700 Watt untuk Mobil Listrik?
26 Okt 2026
Mobil Listrik Kena Pajak? Ini Aturan dan Biaya Terbarunya
26 Okt 2026